Manusia Menyukai Kenangan: Review Reply 1988

bokeh-light-memories-photography-quote-Favim.com-128290

Hanya sebuah foto yang saya ambil di Google

Manusia itu menyukai kenangan. Bukankah hanya kenangan yang bisa membuat peristiwa sedih menjadi indah nantinya dan bisa dinikmati, bahkan bisa dijadikan cerita? Saat sendiri dan merasa kesepian, memanggil kembali kenangan, suasana bisa menjadi lebih dramatis bisa sedikit menghibur hati yang kesepian. Potensi manusia yang menyukai kenangan inilah, membuat produser drama korea membikin drama yang mengajak pemirsanya memanggil kembali kenangan-kenangan pada periode waktu tertentu. Sudah tiga drama yang telah diproduksi, yaitu Reply 1994, Reply 1997, dan reply 1988. Ketiga seri Reply tersebut sangat disukai masyarakat korea dan penikmat drama korea. Konon katanya Reply seri terbaru yaitu Reply 1988 lah yang mendapat sambutan paling meriah, sangat dicintai dinegaranya dan bikin baper penikmat drama korea di luar Korea, termasuk Indonesia, terutama SAYAH!!

Saya, sebagai brand ambassador tidak resmi Tv-N (stasiun televisi yang menayangkan drama ini) cabang Indonesia, mengajak dan mengundang anda semua untuk menonton drama ini. Dan sebagai penikmat drama korea tingkat veteran, saya menobatkan drama ini sebagai Drama of The Year 2015 and 2016 (yah, nanti kalau ada drama yang lebih bagus di tahun ini akan saya revisi. Wkk).

Entah drama atau film yang saya review di blog ini pastinya “lain” dari drama-drama lainnya – yang saya ikuti. Sesuatu yang lain itulah yang ingin saya bagikan. Saya perlu mengeluarkannya biar gak bosok di dalam.

Anda tidak terlalu suka drama percintaan? Jangan khawatir… karena drama ini ber-genre Drama Family Comedy. Bercerita tentang 5 keluarga koplak yang tinggal di gang yang sama pada tahun 1988. Yup, drama ini mengajak kita bernostalgia ke tahun 1988. Anda belum lahir atau masih orok ditahun segitu? Sama, saya juga. Hahahaha. Jangan khawatir juga, karena Korea tahun 1988 sama dengan Indonesia tahun 1998, paling tidak itulah yang saya rasakan. Wakakaka. Gile, Indonesia ketinggalan 10 tahun dari korea, Bo’. Wakakak. Anda tipe orang yang mudah bosan dengan banyaknya episode? Jangan khawatir karena drama ini mengandung humor tingkat parah. Setiap episodenya pasti ada adegan yang LOL banget sampe bikin ngakakak.

Attention to detail

Drama yang sangat attention to detail banget. Saya yakin persiapan pembuatan drama ini lebih lama dari drama-drama lainnya. Dibutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk melakukan riset tentang apa saja yang terjadi 27 tahun silam. Peristiwa-peristiwa bersejarah, peristiwa politik yang kontroversial, fenomena masyarakat yang terjadi pada waktu itu, budaya masyarakat yang masih dilakukan pada waktu itu dan mungkin sudah hilang saat ini, fashion, hair style, make up, lagu, film, tayangan berita, bahkan Iklan-iklan jaman jadul ditayangkan kembali! Belum lagi mengumpulkan benda-benda yang lagi nge-trend dan merepresentasikan tahun tersebut. Seperti, televisi, tape recorder, telepon, kulkas, mobil, bus, komik, kaset, walkman, piringan hitam, bahkan snack-nya pun kemasannya dibikin persis seperti 27 tahun silam. Sumpah niat banget pokoknya, beda jauh sama, ehhem, sinetron endonesah.

Saya baru tahu kalau Olimpiade 1988 dilaksanakan di Seoul Korea Selatan. Di tahun 1988 di korea, budaya memberikan atau bertukar makanan ke tetangga masih berlangsung. Di Indonesia, sampai sekarang masih berlangsung. Wakaka. Pisang dan Nanas adalah makanan mahal dan langkah di korea pada tahun tersebut. Satu biji pisang (biji loh yah, bukan satu curung) harganya lebih mahal daripada satu bungkus rokok. Di Indonesia, segala macam pisang dan Nanas mudah dicari dan harganya murah pula. Wakakak… Ah, Endonesia kau sungguh sesuatu… :-*

Mendobrak standar cerita fairy tale

Fairy Tale???? Iyes… Fairy Tale tidak bisa lepas dengan cerita tjinta dan menemukan tjinta sejati. Uhuk. Entah apapun itu, novel, film, drama, sinetron yang bergenre romance, tema utamanya tidak jauh-jauh dari itu. Menemukan Tjintah Sejatih, #preett!

Jika drama lainnya hanya dan terus memamerkan kisah tjinta antara dua insan manusia yang penuh cobaan dan ujian, dan mendoktrin permisanya dengan pemikiran jika kamu percaya tjinta, maka tjinta akan menolongmu dari segala macam bahaya dan hidupmu akan bahagia selamanya. #Astaghfirullah.. Oke, itu tidak salah tapi saya wes enek dengan yang seperti itu. Dan nyatanya juga tidak seperti itu. Jauuhh seperti itu.

Drama ini seperti ingin mendobrak standar cerita drama per-tjintaan selama ini. Bahwa, tjinta antara dua insan yang dimabuk asmara adalah golongan terendah dari tingkat kasih sayang antar manusia. Di atas itu, masih ada cinta orang tuamu, kakak adikmu yang berada dalam satu institusi yang disebut keluarga. “Pada akhirnya yang menolongmu dari masalah bukanlah otak, tetapi seseorang yang akan terus mengandeng tanganmu dan tidak akan melepasmu, dia adalah keluarga.”.

Selain keluarga, masih ada hubungan antar sahabat yang lebih intim daripada patjaran dan biasanya dianggap sepele,  “Mencintai seseorang bukan cuma berarti kau harus senang bisa ada didekat mereka tapi artinya kau mau menyesuaikan dirimu dengan mereka. Lalu, mencintai seseorang berarti sebesar apapun rasa sakit dan penderitaan yang disebabkan oleh orang itu dan meski kau ingin sekali membenci mereka tapi, pada akhirnya, kau tidak akan bisa membencinya. Mencintai seseorang, bukan berarti kau tidak membenci mereka. Melainkan kau tidak bisa membencinya”. Dan itu semua hanya bisa dilakukan oleh keluarga dan sahabatmu, bukan pacarmu, mungkin juga suamimu. Hehe :p

Btw, itu yang digaris miring bukan quote bikinan saya. Itu saya nyadur dari drama ini. Mana mungkin saya bisa bikin kata-kata yang super sekali seperti Golden Fish Ways kayak gitu, ya kan?? wkakaka :v :p

Deep Messages

Menurutku, ini adalah Drama Satir. Dibalik skenario yang penuh dengan kekocakan, setiap episodenya mengandung pesan yang sangat mendalam. Yes, setiap episodenya. Drama yang penuh dengan muatan pesan mendalam tapi dibalut dengan sangat ringan dan menghibur. Dan realistis!

Bikin Baper berkepanjangan

Ini yang paling bikin gregetan. Meskipun tema utamanya adalah keluarga dan sahabat, entah kenapa romancenya bikin baper berkepanjangan. Padahal yah, cuma gitu-gitu doang. Ini adalah drama dengan ending yang menyedihkan. Menyedihkan bagi saya lah…! Mana mungkin ada cerita romance comedy yang berakhir menyedihkan? Ya kan?

Karena sad ending bagi saya itulah, saya menaruh kebencian yang luar biasa pada penulisnya. Dasar bajingan tengik! Saya dibikin ketawa, nangis, terharu, belum habis terharunya dibikin ketawa lagi, terharu lagi, nangis lagi, BAHKAN PATAH HATI!! Siapa mereka berani-beraninya membuat wanita kuat dan tegar seperti saya bisa rapuh dan patah hati hanya dengan cerita fiksi romantisme picisan anak remaja. Cih!!!

Bagi yang sudah menonton drama ini, atau akan menonton drama ini, saya titip salam buat Mas tjakep, tinggi yang tangganya ganteng dan punggungnya menggoda. Dia yang bikin saya patah hati. T__T

Mblo… Mblo… Seharusnya hidupmu itu dibikin patah hati karena hubungan asmara, bukan patah hati karena lihat drama. Dasar Jomblo…

Mewarnai Bibir

IMG_4299

Hello… It’s me…. Hehe *nyanyi ala Adele*

Santai saja, kali ini saya tidak akan membahas drama koriyah. Belum-belum sudah skeptis saja sama saya??! Iyah, janji deh pokoknya gak bahas drama koriyah. Saya mau bicara yang lagi kekinian-kekinian pokoknya. Apakah itu??

Berdandan. Hoooo…. Cewe mana yang hare genee tidak tergoda untuk tidak berdandan??? Oh, tentunya saya yakin, masih banyak cewe-cewe di luar sana yang nyaman dengan penampilan polos apa adanya. Tapi, coba deh perhatikan ketika jalan-jalan di Mall misalnya, hampir semua cewe berdandan bukan? Jangankan di Mall deh, waktu saya ke kolam renang, mbak-mbak atau bahkan adek-adek yang pada renang disitu mereka pakai make up loh. Jadi, boleh dong saya katakan berdandan saat ini adalah aktivitas kekinian, sama seperti naik gunung yang cuma ingin berfoto dan fotonya di upload di sosmed. Sosial media sungguh luar biyasa berpengaruh kepada gaya hidup sehat orang zaman sekarang. Saat ini, orang-orang mulai memperhatikan kesehatan mereka dan mulai berolahraga. Naik gunung, berenang, jogging, yoga dan masih banyak lagi. Meskipun, niatnya bukan olahraga tapi cuma buat foto-foto gak papa lahh… Naik gunung jauh-jauh, capek, waktu sampai puncak cuma buat ber-selfie. Gak papa, toh dia juga sudah berolahraga waktu naik dan turun gunungnya. Ya kan?? Gak papa…

Butuh mijon nih.. sudah mulai kurang fokus

Jadi, berkat sosial media juga, cewe yang tidak bisa berdandan-dan- kepingin-bisa-berdandan, bisa cari tutorial make up gratis. Gak perlu belajar skill kecantikan dan bayar mahal. Bahkan lewat sosial media pula, kita bisa cari dan beli secara online produk-produk make up import yang dijual dengan harga lebih murah daripada di konter aslinya. Tidak hanya itu, macamnya pun lebih banyak daripada yang dijual di tok-toko terdekat. Luar biyasa toh dedikasi sosial media pada kehidupan kita?? Tepuk tangan dong..!

Saya termasuk cewe yang suka berdandan. Tapi bukan berdandan yang gimana-gimana gitu. Gimana-gimana maksudnya gimana? Yaahh.. yang sampe pake foundation tebal dan bulu mata anti badai hanya untuk sehari-hari atau dipakai waktu mau jogging. Untuk sehari-hari saya hanya pakai make up yang seperlunya saja. Itupun kalau gak lagi kumat penyakit mbabesnya. Make up saya hanya bedak, eyebrow powder, eyeliner dan yang paling penting LIPSTIK!!!

Setahun ini saya gila beli lipstick, sodarah-sodarah. Setiap kali lihat-lihat di konter make up, yang saya cari pertama kali adalah lipstick, yang selalu saya coba juga lipstick. Di belanja online pun, yang hanya di pikiran saya “Beli lisptik…. Beli lisptik…”. Kenapa lipstick? Mungkin karena hidup saya hanya hitam, putih saja, jadi saya butuh lipstick untuk menambah warna. Eh curcol… :p

By the way, saya lebih suka dengan lipstick matte daripada yang glossy. Khususon lipstick matte dengan warna yang menyala dan menggoda. Seperti, warna orange ngejreng, merah menyala, merah gelap tapi masih kelihatan menyala, dan warna fucia yang terang dan seger banget itu.

Bagi saya yang pekerjaannya bukan dibidang yang mengharuskan selalu terlihat cantik bermake up, membeli banyak lipstick hanya karena godaan iman adalah sesuatu yang berlebihan memang. Pernah, suatu hari saya di marahin sahabat karena kegilaan terhadap lipstick ini dan dia menyuruh saya pergi ke gunung untuk bertaubat -_- . Awalnya saya tidak terlalu khawatir dengan kegilaan ini, karena paling nanti juga bosen-bosen sendiri. Dan memang beberapa bulan kemarin saya puasa beli lipstick. Yeeaahh!!!

Tetapi satu bulan ini kumat lagi. Haiisshhh!!

Kalau dulu saya suka berburu dan menggunakan lipstick matte denga warna yang ngejreng, saat ini, lebih suka pake lip lint. Warnanya masih benderang sih, tapi tidak terlalu terlihat ihwaww karena bahan dasarnya lip tint adalah air. Enaknya pake lip tint dia juga lebih ringan kalau dipakai, beda sama lipstick. Jadi, kaya gak pakai pewarna bibir, lebih terlihat natural gitu deehh..

Meskipun mempunyai cukup banyak lipstick dengan berbagai warna, saya masih sering bosan dengan warna-wana yang saya punya *dasar!*. Karena bosan dengan warna yang itu-itu saja saya coba mencampurkan lipstick satu dengan yang lain untuk menghasilkan warna yang saya cari. Dan Yureekaaah, berhasil!! Saya pernah kepingin banget punya lipstick warna Coral. Tapi berhubung waktu itu sudah beli 4 lip tint dalam waktu satu bulan (segera bertaubatlah anak muda!!!), akhirnya saya urungkan niat beli lipstick baru. Alih-alih, beli yang baru, saya mencoba bereksperimen dengan mengoplos lipstick yang ada. Dan TARAAAAA, warna koral yang saya inginkan bisa di dapatkan. Tentunya tidak perlu membeli yang baru. Keren kan?? Keren dooong. Tepuk tangan lagi, yuk…!

B612_20151110_090948

Warna Coral

Suatu hari, sepupu saya terpana melihat saya. Hahahaha. Enggak ding, dia terpana dengan warna lipstick yang kupakai. Kata dia, saya gak punya lipstick dengan warna seperti itu. Dia tanya apakah saya beli lipstick baru lagi? Kemudian saya ceritakan hobi baru itu. Keesokan harinya, pagi-pagi sekali dia kerumah, hanya untuk minta diajari ngoplos warna lipstick seperti yang kemarin saya pakai (niat banget tu anak). Setelah saya praktekan ke bibir dia, lantas si sepupu berkomentar, “ Ini mah namanya bukan pake lipstick, tapi mewarnai bibir”.

B612_20151202_082821

Warna lipstick yang berhasil membuat sepupu terpana

B612_20151113_082218

Bimsalabim… jadilah warna ungu

Mewarnai?? Kayak anak TK saja… haha. Tapi memang lebih seperti mewarnai sih… Warna yang digunakan lebih dari satu. Tidak sekali poles langsung jadi warna yang diinginkan, tetapi harus beberapa kali. Seperti teknik mewarnai juga, ada bagian bibir yang diberi warna terang bagian bibir lainnya diberi warna gelap. Ribet yah? Emang… :p

Saya seneng banget dengan hobi baru ini. Selain alasan lebih ekonomis, hobi baru ini juga penyelamat saya. Koq bisa? Waktu itu saya lagi jalan-jalan, kemudian ketemulah dengan kawan lama. Pasti uda bisa nebak dong apa yang ditanyakan kawan lamamu ketika kalian bertemu lagi? Yup, betul sekali, KAPAN NIKAH. Adegan yang biasa terjadi seperti ini:   “Hey Mora, yokpo kabar e? Sudah nikah belum? Anakku sudah dua loh, kamu kapan?”. Sedih gak sih? Sedih banget!! Tapi semenjak ngoplos lipstick, adegan yang terjadi: “Hey Mora, yokpo kabar e? Hey, lipstickmu koq bagus? Beli dimana? Apa mereknya? Nomer berapa?”. Ajaib kan?? Serius, ini benar-benar terjadi pemirsah…! Terima Kasih Lipstick, sejak mengoplos kalian, saya tidak lagi ditanya Kapan Nikah.

Jadi, jika pemirsah-permisah sekalian ingin orang-orang berhenti bertanya kepada anda Kapan Nikah, mulailah memakai lipstick sekarang juga! Apa hubungannya? Emang gak gak ada

 

 

Ulang Tahun? Lupakan Saja

Saat umurku menginjak satu tahun, orang yang paling bahagia adalah orang tuaku. Layaknya orang tua lainnya, hari ulang tahun pertama harus dirayakan. Jika tidak ada kue tart paling tidak seleleme nasi tumpeng. Seperti umumnya pesta perayaan ulang tahun, diulang tahun pertamaku juga mengundang anak-anak tetangga seusiaku untuk datang kerumah, makan kue tart, menyanyikan lagu selamat ulang tahun, dan berfoto bersama. Tapi aku tidak ingat momen ulang tahun pertamaku. Siapa orang di dunia ini yang ingat dengan momen ulang tahun pertama mereka?

Saat ulang tahun ke-7, aku mungkin sudah mengerti apa itu ulang tahun. Setelah melihat teman sebayaku merayakan ulang tahun, aku juga ingin merayakan ulang tahunku. Mengundang teman-teman sekolah, dibuatkan kue ulang tahun, dan tentunya mendapatkan hadiah.

Saat berumur 10 tahun aku ingin waktu berjalan cepat dan usiaku bertambah. Menurutku menajadi dewasa itu keren.

Saat umurku 17 tahun, dimana umumnya seorang ABG merayakan besar-besaran masa akhir remaja menuju masa dewasa dengan perayaan ulang tahun yang tak terlupakan, aku sendiri sudah tidak ingat apa yang kulakukan dulu saat merayakan sweet seventeen. Mungkin juga tidak dirayakan. Entahlah, sepertinya tidak terlalu spesial karena saat ini aku sudah tidak mengingatnya lagi.

Saat berumur 19,  aku ingin segera berumur 20 tahun. Saat berumur 20 tahun aku mungkin sedikit berbangga bahwa aku sudah diakui sebagai orang dewasa. Saat berumur 21 tahun, dimana dulu kupikir  masa yang membanggakan menjadi orang dewasa, tapi ternyata tidak terlalu berjalan dengan baik. Saat berumur 23, aku mulai tidak tertarik dengan momen ulang tahun. Saat umurku 25, aku mulai khawatir, dengan usia yang semakin bertambah tapi tidak banyak yang sudah kulakukan sebagai orang dewasa.

Saat usiaku 26 tahun, aku mulai membenci momen ulang tahun. Momen ulang tahun bagiku tidak menyenangkan lagi. Jika orang lain bahagia ketika ada yang mengingat hari ulang tahun mereka dan mengucapkan “selamat ulang tahun”, tidak bagiku. Setiap hari ulang tahun, aku berharap tidak ada orang didekatku yang mengingatnya. Kalau bisa aku juga tidak mengingatnya.

Make a wish, salah satu poin penting pada momen ulang tahun, bagiku sesuatu yang paling menjengkelkan daripada ulang tahun itu sendiri. Jangan dikira saya ini atheis yang tidak percaya pada do’a. Menurut saya berdoa itu tidak harus berupa make a wish, dan berdoa itu tidak harus meminta.  Make a wish, disejarah kehidupan saya tidak pernah berjalan dengan menyenangkan.

Terakhir,  saya ingin mengutip kata-kata keren dari drama korea yang pernah saya tonton, “Harapan? Berikan saja itu pada anjing.” Ulang tahun? Lupakan saja. :D :D :D

The Beauty Inside: Love Has Many Faces

poster the beauty inside

Sebenarnya saya bukan fanatik korea. Maksudnya, apa-apa harus berbau korea. Yang dilihat harus drama atau film korea, musik harus musik korea, make up hanya mau pakai made in korea biar berasa seperti artis-artis korea. Saya gak se-ABG itu laah. Tapi entah kenapa yang sering saya resensi disini drama korea. Nah sekarang ini saya mau resensi film korea. Hehe. Laaaahh… mau gimana lagi, saya taunya link untuk download drama dan film korea. Saya pernah coba download film-film holiwud tetapi selalu gagal. Akhirnya untuk urusan film-film holiwud saya serahkan pada kakak, temen, dan kakaknya temen. Tapiiii, karena jadwal nonton drama korea sangat padat akhirnya film-film holiwud pun juga gak sempet dilihat juga sih. Hahahaha…

Oke, minum Aqua dulu biar fokus…

Jadi, ada sebuah film yang membuat saya gak bisa move on. Hehe… Ya Tuhaannn ada apa dengan saya?? Judulnya The Beauty Inside. Meskipun dari judulnya terlihat sekali kalau ini cerita-cerita klise yang garing, tapi tidak se-garing  yang anda kira sodarah-sodarah. Setelah sekian lama ini adalah film percintaan yang bisa membuat saya susah move on! Hari ini saya sentimental sekali yah?? *kipas-kipas*

Singkat cerita, seorang laki-laki bernama Woo Jin, dia akan berubah menjadi orang yang berbeda setiap kali bangun tidur, tanpa memandang jenis kelamin, usia dan ras. Setiap hari dia menjalani kehidupan baru dengan wajah baru. Woo Jin berubah wujud sejak usia 18 tahun. Setelah itu dan sampai sekarang. Meskipun setiap hari dia adalah orang yang berbeda, entah laki-laki atau perempuan, manula atau anak-anak, orang korea atau bule, di dalam dia tetap Woo Jin dengan segala sifat dan kepribadian yang sama. Pada suatu hari, ditempat yang sering dikunjungi, dia bertemu dengan Yi Soo, perempuan yang membuatnya jatuh cinta. Setiap hari dengan wajah yang berbeda dia mengunjungi tempat tersebut hanya untuk bertemu dengan gadis itu. Singkat cerita Woo Jin berhasil mendapatkan gadis pujaannya. Dan Yi Soo akhirnya mengetahui siapa sebenarnya Woo Jin. Tidak mungkin tanpa konflik, Yi Soo yang awalnya merasa dipermainkan akhirnya bisa menerima Woo Jin apa adanya.

Film ini mungkin ingin menyampaikan sesuatu dengan pertanyaan sederhana tapi dengan konflik yang rumit. Pertanyaannya bukan lagi, “Apakah kamu suka pada seseorang karena penampilan atau karena hatinya? Tetapi, Apakah kamu sanggup kencan dan mencintai seseorang yang berubah wujud setiap hari? Kita tidak usah mengelak kalau seringnya kita suka sama seseorang itu karena fisiknya. Entah itu wajahnya, matanya, senyumnya, tinggi badannya. Awalnya suka karena fisik kemudian berkembang menyukai sifat atau kepribadian setelah cukup lama mengenalnya. Nah, gimana kalau orang yang kita sukai itu setiap hari berubah wujud kayak Woo Jin. Wajahnya berubah, sorot matanya berubah, senyumnya berubah. Apakah kamu masih menganggap orang itu adalah orang yang sama?

Meskipun agak lebay, bisa dibilang saya suka semua hal tentang film ini. Plot yang menarik, sinematografi atau pengambilan gambar dan editing yang bagus. Saya gak tau kenapa bisa ada efek glowing-glowingnya gitu dan kesannya romantis gitu deehh. Soundtrack! Saya suka sekali lagu-lagunya. Salah satu yang membuat saya susah move on adalah lagu-lagunya. Bukan lagu-lagu ballad khas drama korea yang liriknya pasti ada kata saranghae… saranghae, dengan suara penyanyinya yang kayak orang mau nangis. Tapi semua lagunya adalah instrumental piano dan gitar yang lembut. Sutradara dan aktornya juga pada pinter-pinter. Mungkin ada 100 orang yang dikerahkan untuk memerankan karakter Woo Jin. Dan 100 orang itu bisa memerankan satu karakter seorang Woo Jin. Ekpresi wajah yang sama, emosinya sama dan suasana hati yang sama. Sehingga bisa membuat penonton merasakan meskipun Woo Jin selalu berupa wujud tapi dia tetap Woo Jin. Tuuhh kan, saya sentimental sekali hari ini…

Saya kasih tepuk tangan pada bagian casting. Gilakk, pinter kali dia merekrut aktor-aktor ganteng korea dengan image yang sesuai dengan karakter Woo Jin. Misalnya, saat Woo Jin PDKT dengan Yi Soo, wajah yang muncul di pagi hari adalah wajah manis, ganteng dan tingginya Park Seo Joon. Siapa yang bakal menolak wajah ganteng dan loveable seperti itu ketika PDKT??? Kemudian, saat jalan-jalan santai di sore hari wajah yang muncul adalah brondong imut nan ngemesinnya Lee Hyun Woo. Saat ada acara pesta kantor wajah yang muncul laki-laki macho, gagah, penuh pesona dan enak kalau diajak bubuk bareng, Lee Jin Wook . Yang pastinya bikin iri semua wanita-wanita di acara pesta. Kemudian, saat Yi Soo dilamar Woo Jin, wajah yang muncul adalah wajah cool, sabar, romantis dan gantengnya, Lee Dong Wook. Saat mutusin Yi Soo, wajah yang muncul, laki-laki matang, mapan dan ngayomi gituu, Kim Ju Hyeok, dengan latar bersalju yang romatis diputusin ,men….! Duh, saya ikutan sakit hati waktu nontonya… hahahaha. Saat balikan pun, eehh wajah yang muncul wajah bad boynya Yoo Yeon Seok. Wajah-wajah yang bikin wanita betah bersamanya meskipun beberapa kali disakiti. Halaaahhh… hahahaha. Tapi tidak semua wajah Woo Jin yang muncul adalah wajah-wajah tampan. Ada juga wajah Om-om botak dengan kumis dan jenggot. Pendek pula. So faar gak terlalu kartun banget lah.

Well, film ini recommended untuk di tonton. Bagi yang suka cinta-cintaan harus nonton lah yahh. Kalau gak suka korea, sekali-sekali boleh lah nonton film korea. Toh, gak tiap hari kayak saya. Kalau gak suka cinta-cintaan, masak gak bosen lihat film eksyen superhero terus? :D

NB: soundtrack The Beauty Inside bisa diunduh disini

It’s All About Money… Money… Money

 

-Late post-

Dan pertandingan yang katanya akan menjadi pertandingan tinju paling seru abad ini, diakhiri dengan kekecewaan para penggemar-penggemarnya. Paling tidak itu yang terjadi pada Bapak saya dan penggemar-penggemar tinju seluruh dunia-yang-pada-ngomel-ngomel-di- twitter. Setelah pertandingan selesai para komentator di stasiun tv yang menanyangkan pertandingan tersebut terkejut dengan hasil pertandingan yang diumumkan wasit. Menurut pengamatan mereka, seharusnya Manny Pacquiao menjadi pemenang. Karena Pacquiao lebih sering melancarkan serangan dan berhasil mendaratkan tinju di wajah dan perut Floyd Mayweather. Yang saya lihat sih juga seperti itu, Si Paquaiao lebih agresif melancarkan pukulan sedangkan si Mayweather sibuk mundur-mundur cantik. Maaf jika ulasan saya berantakan. Maklum saya bukan reporter olahraga. Hehe. Tapi semoga mengerti maksud saya. Jadi, intinya si Mayweather menang dengan angka mutlak.

Oke, saya disini tidak akan memperdebatkan siapa seharusnya menang dan siapa yang kalah dan jurinya jujur atau tidak. Karena bukan bidang saya. Namun, meskipun saya awam terhadap olahraga ini seringkali saya nimbrung ketika bapak nonton tinju, dan sering juga bertanya bagaiman aturan permainan dalam tinju, jadi sedikit saya tahu lah tentang olahraga ini. Yang menarik perhatian saya sejak awal adalah ketika sebelum pertandingan dimulai , para komentator olahraga tersebut ribut mendiskusikan berapa banyak biaya yang keluar untuk menyelenggarakan pertandingan tersebut. Mulai harga tiket yang paling murah seharga 1.5 Miliar rupiah, si Mayweater yang menjadi atlit dengan bayaran paling mahal sedunia sampai sabuk kemenangan yang katanya dihiasi banyak batu mulia bernilai miliaran rupiah! Kemudian katanya lagi, si pemenang, selain mendapatkan sabuk kemenangan miliaran rupiah itu, dia juga akan mendapatkan bagian keuntungan dari penjualan tiket seharga miliaran rupiah itu juga. Yang kemudian secara spontan terlintas di fikiran saya ketika mendengar hal tersebut adalah,  jadi, ini semua tentang uang? Bukan pertandingannya?? Jadi, ini bisnis.

Oke, fenomena “jual beli” atlit dan membandrolnya dengan harga mahal sudah menjadi hal lumrah didunia bisnis olahraga. Saya juga tidak terlalu peduli dengan fenomena tersebut. Tapi, etah kenapa, pikiran saya sedikit usil mengenai pertandingan tinju kemarin itu. Bapak saya adalah seorang penggemar berat olahraga tinju. Beliau mengatakan pertandingan tinju kemarin itu “gak bener”. Kata beliau lagi, rugi banget orang yang membeli tiket mahal-mahal tapi disuguhi pertandingan gak seru dan gak se-spektakuler biaya triliunan rupiah yang dihabiskan untuk menggelar pertandingan tersebut. Menurutku, kok mubazir banget gitu. Kok hedonis banget orang-orang ini. Hehe. Atau karena saya masih terpengaruh oleh bacaan yang saya baca?

Iya, jadi ceritanya begini. Sabtu sore saya baca-baca literatur Cak Nun, yang kira-kira isinya seperti ini: Ada orang kuat, orang pintar, orang berkuasa, orang kaya dan orang baik (mulia). Kita harus bisa menentukan urutan-urutan strata ini sesuai dengan derajat yang tertinggi, apabila kita berhasil mengurutkannya maka kita akan sangat jelas melihat apa yang terjadi di Indonesia saat ini. Di Indonesia saat ini Orang Kaya adalah posisi yang paling atas dan yang paling diidam-idamkan oleh semua orang. Orang Pintar menggunakan kepintarannya agar dia menjadi kaya. Orang Kuasa menggunakan kekuasaannya untuk memperkaya dirinya. Orang Kuat menggunakan kekuatannya untuk memperkaya diri. Bahkan orang baik (mulia) pun menggunakan apa yang dimilikinya untuk menjadi orang kaya. Maka kita melihat fenomena ustadz-ustadz yang muncul di televisi saat ini adalah produk dari kegagalan manusia Indonesia dalam menempatkan dirinya. Dalam sejarah berkembangnya Islam di Indonesia. Pada abad ke 7 Islam sudah masuk ke Indonesia dibawa oleh pedagang, namun tidak dipercaya oleh masyarakat di Nusantara karena mereka tidak percaya kepada orang kaya, namun ketika Walisongo yang memperkenalkan Islam kepada masyarakat Nusantara, Islam dapat diterima dan menyebar luas karena masyarakat sangat percaya kepada orang mulia. Namun yang terjadi sekarang justru terbalik, kita lebih menginginkan menjadi orang kaya, bukan menjadi orang baik. Karena orang kaya menjadi tujuan utama, maka yang terjadi adalah orang kuat, orang pintar, orang kuasa semua berlomba-lomba menjadi orang kaya.

Masih dengan pemikiran Cak Nun:

Sekarang, apa saja dibikin “barang dagangan”. Apa yang bukan barang dagangan di Indonesia. Petani makmur menjadi “barang dagangan” untuk mengimpor pupuk. Kemudian para petani kesusahan karena biaya pupuk lebih tinggi daripada hasil panen, sehingga ketika para petani terpuruk, mereka tetap dijadikan “barang dagangan” untuk mengimpor beras. Rakyat kaya dijadikan barang dagangan, rakyat miskin dijadikan barang dagangan.

Hmmm… jadi sekarang ini It’s all about money.  Semua orang sepertinya ingin menjadi kaya. Karena semua orang ingin menjadi kaya, semua jadi barang dagangan, semua dibisniskan. Saya bukannya anti bisnis atau anti uang, Lah wong saya kerjanya juga membantu orang dengan bisnis mereka. Saya anti uang? Ya gak mungkin lahhh! Saya masih butuh uang. Gimana gak butuh uang, lah wong sekarang beli air mineral saja butuh uang kan? Air yang dilimpahkan Tuhan segitu banyaknya untuk manusia, gratis, nyatanya dikuasai beberapa orang dan dibisniskan. hehe. Kesehatan dan Jiwa pun juga dibisniskan melalui asuransi. Hehe

Ah, ya sudalah……

 

sumber: disini dan disini

Longgor’s Love

Waktunya meresensi drama koreaaa….. hahayyy…!

Sebenarnya ada banyak drama korea yang ingin saya ceritakan. Tapi saya males mau meresensi semuanya. Banyak banget soalnya. Ada Kill Me Heal Me, tentang kepribadian ganda. Temanya serius. Hyde Jekyll Me, tentang kepribadian ganda juga dan serius juga. Ada Heart to heart, tentang wanita yang menderita fobia sosial yang kemudian jatuh cinta dengan psikiaternya. Yang ini lumayan serius. Ada lagi, Dr. Frost, drama thriller psikologi, yang ini serius banget. Kenapa akhir-akhir ini drama korea demen banget mengangkat tema psikologi yah? Masih ada satu drama lagi. Yang terakhir ini judulnya Ho Goo’s Love / Fool’s Love, nah yang satu ini yang ingin saya ceritakan. Karena dari semua yang saya sebutkan tadi, ini satu-satunya drama yang gak serius, ringan dan sangat menghibur bagi saya.

Sebenarnya drama ini dari segi temanya biasa banget. Cerita klasik percintaan gitu deh. Cerita tentang seorang laki-laki baik hati, naif dan mau dibodoh-bodoh i oleh cinta yang mempunyai cinta pertama dan cinta pertamanya ini ternyata juga mencintai dia dan ternyata cinta pertama si cewe ini adalah laki-laki tersebut. Gitu deh… Biasa banget kan?? Di episode awal drama ini,  saya males lihatnya, karena biasa banget, geje gak jelas dan sedikit membosankan. Tapi, begitu memasuki episode lima, permainan dimulai. hahaha

Jadi apa yang membuat drama ini berbeda? Gak ada yang berbeda juga. Hahaha.. Yang berbeda adalah plot alur ceritanya yang membuat saya tidak berfikir drama ini sebenarnya cerita cinta klasik yang sudah sering saya lihat dan cerita cinta yang saya benci. Saya benar-benar terbawa oleh cerita yang mengalir. Dan drama ini berhasil membuat tebakan-tebakan yang saya buat meleset jauh. Itu yang membuat saya misuh-misuh! Yang dari awal episode saya sudah punya rencana mau menulis resensi begini begitu ternyata di episode pertengahan dugaan saya meleset sampai episode terakhirnya. Dan saat saya mau menulis resensi ini saya jadi bingung apa yang ingin saya tulis. Hahahahasyeemmm tenan!!!

b7hacrcooz9n7qlvzrba

pemain utama urut dari no 1-4 Kang Go Hoo – Do Do Hee – Byun Kang Chul – Kang Ho Kyung

Oke, jadi singkat cerita begini, ada empat pemeran utama dalam drama ini. Urut dari nomor 1 sampai 4 : Kang Ho Goo, Do Do Hee,  Byul Kang Chul, dan Kang Ho Kyung. Di awal cerita saya mengira begini, Kang Ho Goo suka sama Do Do Hee, sedangkan Do Do hee suka sama Byun Kang Chul kemudian karena kecelakaan mereka mempunyai anak di luar nikah, tetapi si Byun Kang Chul tidak mau bertanggung jawab. Kenapa Byun Kang Chul tidak mau tanggung jawab? Karena Byun Kang Chul sebenarnya menyukai orang lain. Oke dari sini ceritanya standat sekali, bukan? Lalu siapa orang yang disukai Byun Kang Chul? Dia adalah Kang Ho Goo. Hahahaha. Lalu siapa Kang Ho Kyung? Kang Ho Kyung adalah saudara kembar Kang Ho Goo yang suka sama Byun Kang Chul. Hahahaha. Nah looh!!

Terus bagaimana kelajutan ceritanya? Apakah Byun Kang Chul adalah ayah anak yang dikandung Do Do Hee? Bagaimana, sudah mulai tertarik dan penasaran dengan drama ini? Hehe. Nonton sendiri ajah deh… Kalau gak mau nonton dan ingin saya menceritakan, boleh request koq. hahaha

Terakhir!!! Yang membuat drama ini begitu menghibur adalah banyak adegan-adegan lebay, konyol dan longgor dengan effek yang dibikin lebay dan konyol juga yang bikin saya tertawa sampai nangis-nangis dan guling-guling saat melihatnya. Serius, saya beneran ngakak sampai nangis dan guling-guling diatas kasur.

Semua artis yang main di drama ini aktingnya luar biasa menurut saya. Akting konyolnya maksudnya. Hahahaha. Dari pemain utama samapai pemain pendukungnya semua lebay!!! Khususnya si Byun Kang Chul, dia benar-benar berhasil akting menjadi gay yang konyol. Tiap kali adegan Byun Kang Chul yang hatinya berdebar-debar saat melihat Kang Ho Goo, atau ketika dia memikirkan Kang Ho Goo, yang bikin geli itu soundtracknya selalu lagu-lagu melankolis seperti The Power of Love atau Romance!!Pokoknya menghibur sekali. hahaha. Jadi, karena itulah saya memberi judul tulisan ini dengan “Longgor Love”. Kalau ada yang belum tau, longgor itu sama artinya dengan bodoh. Bodoh-bodoh lucu koplak gitu deh. Sedangkan Ho Goo dalam bahasa korea artinya juga bodoh. Terus jadilah judul seperti diatas.

Di bawah ini saya kasih beberapa adegan-adegan konyol yang saya ambil dari google.

screen-shot-2015-02-21-at-1-30-51-am

Keluarga Kang Ho Goo yang super konyol.. Longgor tapi kreatif

 

fools-love

Wkwkwkwkw… saya suka sekali ekpresinya Byun Kang Chul

ep11_0

Sumpah ni orang!! Wkwkwkwkwk

tumblr_nk60oh0fh51s3dngxo3_500

Ngapain bang?? Selfie sampe ngesot-ngesot. seumur hidup saya aja gak pernah selfie kayak gitu. wkwkwk

Terakhir lagi. Yang ini beneran terakhir, hehe. Poin plus dari drama ini menurut selera pribadi adalah drama ini tidak melulu mengambarkan pemeran utama pria sebagai  sosok pria idaman sempurna. Pria keren, ganteng, metroseksual, licin, bajunya bagus, mobilnya keren, warisannya banyak yang kaya raya. Pokoknya pria idaman yang hanya ada di dunia fiktif tapi dicari-cari di dunia nyata oleh semua wanita. Itu!!!

“Kau tau kenapa putri duyung berakhir menyedihkan? Karena putri duyung mencintai pangeran. Karena dia mencintai pria yang sangat SEMPURNA, makanya akhirnya menyedihkan. Aku bukanlah seorang pangeran, tapi seekor cumi-cumi.” Kang Ho Goo

Baluran Lagi. Lagi-lagi Baluran

Holla…

Saya mau cerita tentang vacasyiong dua minggu lalu ke Baluran, lagi. Yah, Baluran lagi, lagi-lagi Baluran. Sebenarnya sebelum ini saya sudah beberapa kali ke Baluran, tapi sengaja tidak bercerita disini karena pengalamannya sama seperti pengalaman pertama waktu itu. Nah, kali ini meskipun kegiatannya sama kayak sebelum-sebelumnya (senorkeling, lari-lari, lompat-lompat di savanna dan poto-poto), kali ini ada pengalaman baru. Apakah itu?? Check this one out baby yeahh~~

Jadi, saya berangkat hari Sabtu naik kereta api dari stasiun Malang ke stasiun Banyuwangi Baru dengan tiket seharga 30.000 rupiah sajah! Murah bingits kan?? Karena waktu itu ada promo sih. Emang Cuma pesawat terbang aja ada promo, kereta api juga ada lohh…! Dari stasiun Malang kereta berangkat pukul 3 sore dan sampai kira-kira pukul 11 malam. Saya ke Baluran kali ini bersama para sepupu-sepupu. Cuma empat orang termasuk saya. Sampai hari sabtu malam dan besoknya hari minggu kita tidak langsung ke Baluran. Karena masih ramai sekali katanya dan pada waktu itu Baluran cuacanya sangat panas (bagi saya). Belum turun hujan beberapa hari, langit cerah, dan sinar mataharinya sangat mengingit, jadilah si supir (kakak saya) memutuskan untuk berangkat sore.

Pada sore hari berangkatlah kita masuk ke hutan Baluran. Padahal sore hari loh itu, tapi Baluran panas gilak! Mataharinya kereng (re: galak) banget! Ini bukan musin kemarau, masih di musim hujan dan savananya masih hijau, tapi uda panas sumuk gitu cuacanya. Gimana kalau waktu musim kemarau yah??? *kipas-kipas*

Tujuan kita langsung ke pantai Bama dan kita akan bermalam di sana. Yess!!  Bermalam di Bama baru pertama kali ini, sebelumnya pernah bermalam di Bekol. Bekol itu yang ada savananya itu lohh.. Jadi, apa spesialnya bermalam di tepi pantai? Sebenarnya spesial bagi saya ajah. Hehe. Bagi saya anak gunung, ke pantai dan lihat sunrise itu sudah special hehe. FYI, di bama ataupun di bekol terdapat guest house bagi para wisatawan yang ingin bermalam.

Sampai di bama sebenarnya saya mau langsung slulup. Tapi ternyata lautnya sedang surut sodarah-sodarah!! Kecewa sekali! Sepupu saya yang baru pertama kali ke sana juga sempat kecawa. Kenapa kecewa, kan masih bisa besok? Iya, masih bisa besok. Tapi saya ketagihan senorkeling di sana. Selain karena pemadangan underwaternya, yang bikin saya ketagihan adalah, saat dua bulan lalu saya senorkeling dua hari berturut-turut dan kemudian apa yang terjadi? Berat badan saya turun 1 kg dan tidak nambah sampai sekarang. Itu yang membuat saya ketagihan. Hahaha. Ada yang Tanya kok bisa berat badan saya turun Cuma gara-gara senorkeling?? Jawabannya ada dicerita selanjutnya. Hahaha

FYI, ketika masuk di Taman Nasional baluran ini, terutama bagian dalam hutan, listrik dan sinyal sangat terbatas. Di bekol masih ada sinyal. Tetapi kalau sudah masuk Bama, sinyal tidak ada sama sekali. Sinyal telefon biasa saja tidak ada apalagi sinyal 3G. Jadi tidak ada koneksi internet, tidak ada facebook, tidak ada twitter, intagram dan kawan-kawannya itu. So, welcome to jungle ~~ hahahaha

Untuk menghabiskan waktu tanpa ada listrik dan sinyal saya sudah prepare kartu UNO dan beberapa drama korea yang sudah saya masukkan ke ponsel. hahaha. Malam harinya kita habiskan waktu dengan bakar-bakar ikan laut dan main UNO. Ikan lautnya mancing dulu ke laut? Yah gak lahh… kita bawa dari rumah dan belinya di pasar ikan. Hehe.

Pagi hari saat sunrise yang ditunggu-tunggu, ternyata tidak muncul dan tidak kelihatan karena mendung. Tetapi tidak apa-apa, pemandangan sunrise saat mendung tidak kalah indahnya. ini buktinya:

Bama Sunrise saat Mendung

sunrise saat mendung. ciamik!!

Bama Sunrise saat Mendung

dengan model yang berbeda. haha

Ceritanya liburan kali ini, saya ditunjuk sebagai tukang foto, sodarah-sodarah. Karena apa? Karena saya sudah sering dan foto-foto disini katanya. Aigoo~~ Jadinya tidak ada satupun foto saya disini. Semua model adalah sepupu-sepupu saya. Syediihh sekali… Jadi, semua foto yang ada disini asli hasil jepretan sediri dan tidak ambil dari google yah…

Rencananya, pagi-pagi kalau tidak sedang surut saya mau langsung senorkeling. Tapi lautnya masih surut jadi kita sarapan dulu. Sekitar pukul 9 pagi barulah kita senorkeling. Masih pagi, masih seger, Alhamdulillah mataharinya juga tertutup awan, tapi gak mendung. Kali ini serunya saya bawa kamera underwater. Mau nyoba potret pemandangan bawah laut ceritanya. Tapi ternyata memfoto bawah laut itu tidak mudah sodarah-sodarah. Badan kita goyang-goyang terus karena ombak. Dan ketika ingin memfoto ikan-ikan cantik, ikannya gak bisa diam. Gerak mulu… kan syusah jadinya. hehe. Sebenarnya cara yang tepat adalah, nyelem dulu baru poto-poto, tetapi waktu itu saya pake pelampung jadi gak bisa nyelem. Saya sebenarnya bisa renang, gak takut tenggelam juga. Tapi, karena menuju spot senorkeling itu kita berenang dari bibir pantai. Dan Dari bibir pantai menuju spot yang dituju jaraknya 400 meter, kalau PP kan sudah 800 meter. Sedangkan spot yang indah itu gak cuma sepanjang 400 meter itu saja. Nah, kalau gak pake pelampung saya takutnya pas ditengah-tengah capek dan gak kuat megap-megap. hehe lebay! Nah, inilah jawabannya berat badan saya turun 1 kg sehabis senorkeling. Kalau kira-kira satu hari senorkeling, dengan renang sampai 1 km. Kalau dua hari kira-kira 2 km. Dan sejak saat itu, saya mempunyai keyakinan, semakin jauh jarak kamu berenang, semakin cepat menurunkan berat badan. Hahaha

Ini hasil mencoba memfoto pemandangan bawah laut di Bama. Kalau jelek jangan diketawain yah…

Bama Underwater

Tuh kan..! hasilnya gak jelas. Si Ikan gerak-geak mulu sih..!

Bama Underwater Mr. Nemo

Pak Nemo beserta Istri dan anaknya

Pak Nemo beserta keluarga adalah ikan yang paling ramah dari semua ikan. Kalau ketemu orang gak lari. ketika kita dadah-dadah mereka malah ngliatin. Ketika di ajak foto mereka juga bersedia. Pinter banget kalau di ajak foto, anteng, gak gerak-gerak terus. Thanks to Pak Nemo. I Love You..Senorkeling Bama Beach Senorkeling Bama Beach

Sebenarnya saya juga kepengen poto kayak gitu. Tapi berhubung gak ada yang motoin saya, jadinya saya coba selfie ajah. Dan hasilnys JENG JENG JEENGG..!

IMG_3575

Dendam Nyi Blorong~~~!

Jelek banget yak?!! hahahaha. Makanya waktu ketemu penyu, si penyu langsung lari sembunyi. Lah wong yang ada penampakan kayak gini. wakakakaka

Tubir underwater Tubir underwater

Itu sebenarnya di Tubir, perbatasan dengan palung. Cantik banget pokoknya. Dan ikannya juga banyak sebenarnya. Tapi hasil fotonya kayak gitu. Maklum, tukang poto amatir…

Perjalanan pulang ketemu sama si Patrick… hehe

Bintang Laut Pantai Bama

Patrick!! Kenapa kamu jadi biru?? Kamu semir seluruh tubuh??

FYI lagi, spot indah untuk menikmati pemandangan laut di pantai Bama namanya Tubir, itu semacam perbatasan dengan palung. Jadi  tebing tapi dipenuhi dengan karang-karang yang indah. Dan semakin dalam ikan-ikanya semakin bagus. Kalau mau ke sini ada dua cara itu tadi, 1. Sewa kapal dengan harga yang lumayan mahal atau, 2. Berenang dari bibir pantai kayak saya. Hehe

Ada info yang mau saya bagi kepada sodarah-sodarah yang ingin senorkeling ke Baluran tapi tanpa bantuan kapal yang mengantar. Ada saat ketika laut yang surut kembali pasang. Lah, saat pasang itu (bukan pasang maksimum yah) waktu yang tepat berangkat senorkeling. Karena gak perlu renang mulai bibir pantai, tapi jalan sampai tengah-tengah. Sampai di tengah-tengah baru renang ke Tubir deh.

Bama Beach

Pas sepi banget kamu bisa gaya apa saja tanpa malu-maluin

Dan terakhir ini foto-foto ababil sepupu saya ketika di Savana. Meskipun cuaca panas dan mataharinya terik, tapi kalau buat foto-foto hasilnya bagus banget. hehe

Savana Bekol Baluran National Park

Salah satu wajah savana bekol. Koq kayak wallpaper windows yah?? hehe

Savana Bekol Taman Nasional Baluran

Photo Studio di Savana Bekol. Kalau pas weekend photo studio ini ramai banget. haha

Savana Bekol Taman Nasional Baluran

Perpaduan yang sangat cantik, langit biru, awan putih dan hijaunya savana. Abaikan model yang ababil itu. hahaha

Savana Bekol Baluran National Park

Rumputnya juga lagi bagus. Lebih lebat dan hijau dari yang terakhir saya kesini

Savana Bekol Taman Nasional Baluran

Si Bocil Lala gak mau kalah sama yang gedhe. “iki loh gaya terbaru selfie, ngenyot jempol” kata Lala

Last but not the least, bagi saya waktu yang pas ke Baluran dan mungkin kemana saja adalah saat sepi. Jadi hindari weekend dan liburan panjang. Kenapa? Karena saat weekend atau saat ramai banyak pengunjung, hewan-hewan liar yang ada disini sulit ditemui. Karena hewan liar kalau ketemu manusia pasti menghindar. Yang banyak keluar malah si Makaka. Bagi si Makaka semakin banyak orang, semakin banyak makanan yang bisa dicuri. hehe. Tapi, kalau saat sepi seperti hari senin waktu saya kesana itu, hewan liar lebih mudah dijumpai.

Sekian. Bye…. !

It’s Not All About Love

Ternyata tidak semua bercerita tentang cinta. Umumnya, cinta memang menjadi tokoh utama disetiap unsur kehidupan dan hiburan. Musik, film, novel, drama, sinetron sampai status facebook, semua pasti tentang cinta. Tapi tidak dengan drama yang satu ini. Drama lagi??? Ya, drama lagi. Drama korea tentunya, karena saya masih gemar-gemarnya nonton drama korea.

Drama korea terkenal dengan cerita cinta yang bikin meleleh dan bikin syirik para jomblo (termasuk saya :v ). Bagi peminat drama korea pasti tahu tentang hal-hal berikut: Drama korea pasti bercerita tentang perebutan harta, cerita tentang si miskin yang menikah dengan si kaya. Orang korea memang menyukai cerita-cerita seperti itu. Cerita fantasy seperti manusia yang jatuh cinta tentang alien juga digemari masyrakat korea. Perkembangan drama korea sangat beragam, menurut saya. (ceilehhh kayak apa aja ngomong kayak gini). Sekarang-sekarang ini produser drama korea sedang suka-sukanya membikin cerita tentang konspirasi. Hampir semua drama korea di berbagai stasiun televisi nasional maupun TV kabel, bercerita tentang konspirasi, tentang cinta juga pastinya.

Berbicara tentanga drama romantis—yang akan saya ceritakan ini, Drama ini tidak memakai cinta sebagai tokoh utamanya, hanya sebagai bumbunya saja. Biar sedap lahh… Drama apakah itu? Check this one out baby yeah~~

Pinocchio

Penggemar drama korea pasti lagi anget-angetnya dengan drama ini. Karena drama ini baru selesai tayang di korea. Drama ini bercerita tentang kehidupan para reporter. Bagaimana mereka mencari berita, menyelidiki sebuah kasus agar layak diberitakan, tidak mudahnya mencari berita untuk konsumsi masyarakat, semua digambarkan sangat epic di drama ini. Overall, drama ini meceritakan seluk beluk dunia reporting di negara korea. Saya tidak tahu apakah di indonesia dan negara lain juga sama seperti itu. Salah satu yang saya sukai dari drama korea adalah, ketika mereka mengakat sesuatu untuk dijadikan tema cerita, mereka akan sungguh-sungguh dalam menyajikannya. Salah satunya ya tentang reporter ini. Menurut saya, sang sutradara dan penulis skenario berhasil menyajikan dualisme dunia reporting. Dua sisi koin berbeda, yang menimbulkan dampak yang berbeda pula. Reporter bisa menghancurkan hidup seseorang hanya dengan satu dua kalimat yang dia beritakan. Tetapi, dunia juga membutuhkan reporter untuk mengungkapkan kebenaran. Di sinilah yang saya katakan tadi. Drama ini bukan cinta lakon utamanya. Cerita cinta, ada, pastinya, tetapi menurut saya yang menonjol bukan cinta-citaan. Dalam 20 episode, kita akan disajikan pertarungan antara reporter jahat dengan repoter baik. Reporter jahat dalam konspirasinya berusaha memanipulasi fakta untuk menutupi kejahatan seorang penguasa di negara tersebut. Mereka dengan mudah memutar balikkan fakta untuk kepentingan mereka. Dan mereka juga mudah membuat cerita lain untuk menutupi berita besar dengan tujuan mengalihkan perhatian masyarakat (sepertinya ini hal yang lumrah terjadi di negara manapun. Hehe) Sedangkan reporter baik berusaha membuka semua kedok yang dilakukan oleh reporter jahat dan sekutunya, dan mempunyai tujuan mulia yaitu hanya akan menyajikan kebenaran kepada seluruh dunia. Agak naif sih menurut saya. Hehee…

Kabar baik untuk anda semua, tidak ada lagi cerita si jahat selalu menang dan pintar dan si baik hati selalu tertindas, seperti yang sering kita jumpai di drama-drama dahulu dan sinetron di negeri kita. Malahan, si baik disini beberapa kali menang melawan si jahat. Ini adalah pertarungan seimbang. Meskipun tentu saja, pada akhirnya si jahat mendapat hukuman utuk membayar semua kejahatannya.  Selain itu, menurut saya, drama ini seperti ingin mempromosikan profesi reporter, agar banyak anak muda yang berminat di bidang tersebut.

Tentu saja, semua yang saya katakan hanya inti cerita saja. Siapa saja aktor dan aktrisnya, bagaimana karakter mereka dan bagaimana cerita selengkapnya, silahkan lihat sendiri.

 

Misaeng

misaeng-character-posters

Dalam drama yang satu ini anda tidak akan menemukan percintaan antara lak-laki dan perempuan. Tidak ada adegan mesra-mesraan, lari-lari di taman apalagi adegan ciuman. Keseluruhan drama ini hanya fokus menceritakan kehidupan para karyawan kantoran dan hubungan pertemanan dengan rekan-rekan kerjanya. Ini adalah salah satu drama favorit saya. Karena sangat realistis. Serius! Ini drama paling realistis yang pernah ada. Saya suka judulnya, Misaeng, yang dalam bahasa inggris artinya Incompletely life. Hidup yang tidak lengkap. Setiap orang pasti miliki kehidupan yang tidak lengkap. Setiap orang berjuang untuk hidup mereka masing-masing. Mengisi kekosongan demi kekosongan. Mencapai harapan demi harapan. Kira-kira itu yang di sampaikan dalam drama ini. Namun, lebih di representasikan pada kehidupan para karyawan.

Seperti yang saya katakan tadi, drama ini sangat nyata. Semua kejadian yang di ceritakan di drama ini, hampir semua karyawan kantoran merasakannya. Sulitnya mendapat pekerjaan karena persaingan yang ketat dan kerasnya kehidupan kantoran adalah yang di tampilkan dalam drama ini. Tidak hanya satu atau dua pemeran utama di sini, namun ada beberapa. Ada yang berusaha mendapatkan pengakuan , ada yang berusaha membuktikan dirinya sendiri, ada yang berusaha bertahan. Banyak konflik yang di tampilkan dalam drama ini. Beda dengan Pinnochio yang menampilkan konflik anatara si jahat dan si baik, dalam drama ini konflik yang terjadi adalah konflik diri sendiri, konflik internal. Bagaimana faktor eksternal seperti, rekan kerja dan atasan sangat mempengaruhi faktor internal mereka. Apakah mereka harus mendengarkan hati nurani atau mengacuhkan kebenaran. Apakah mereka harus membuang ego dan menyelamatkan bawahan atau mengacuhkannya. Ada kutipan yang saya sukai di drama ini, “Kau hanya bagian kecil dari keseluruhan. Bukan keseluruhan itu sendiri.”

Tidak saya sangka, drama ini sangat sukses di negaranya. Ratingnya pun tinggi di korea. Saya juga heran, kenapa bisa orang-orang korea yang biasanya menyukai cerita perebutan harta dan cinderella bisa menyukai cerita seperti ini. Usut punya usut, karena drama ini di tujukan untuk semua karyawan kantoran di Korea. Semua pendukung acara ini mendedikasikan drama ini untuk para karyawan. Dan juga untuk memberi semangat agar bisa tetap bertahan di kerasnya kota Seoul sebagai karyawan biasa. Tsaaahhh!

Misaeng, Incompletely life. Complete without romance.

2014 in review

Barusan dapat email dari wordpress. Isinya tentang laporan blog saya selama satu tahun. Yang mengejutkan dan bikin malu itu, selama satu tahun ini saya cuma dua kali ngepost tulisan! Ya Tuhaannn…. Huakakakaka.. Bikin malu khan?

Uda ah… Saya sudahtidak bisa bisa berkata-kata lagi. Goodbye 2014, Welcome 2015… Semoga tahun depan saya lebih rajin nulisdi blog.

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2014 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Satu kereta gantung di San Francisco mengangkut 60 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 3.400 kali di 2014. Jika itu adalah kereta gantung, dibutuhkan sekitar 57 perjalanan untuk mengangkut orang sebanyak itu.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Liebster Award

Hallo…. Hallo… Apa kabar semua. Hehehe

Sepertinya suda lama saya tidak nge-blog. Saking lamanya, tetangga blog sebelah, iwed sampai kangen setengah mati katanya. Hahaha I miss you too iwedd. Dia komen di postingan terakhir seperti ini “Ahjumma I miss you. Where have you been? Udah bersarang nih blog gak disatronin”. Gak hanya bersarang wed, tapi banyak gelandangan yang tidur di sini juga. hehehe

Beberapa minggu yang lalu saya dapat award dari Fasya Aulia. Nama awardnya, The Liebster Award. Saya kaget loh dapet award ini. Kenapa blogger tidak niat seperti saya dapat award?? Hehe. Tapi, saya harus berterima kasih pada fasya aulia, karena dia,saya jadi punya bahan buat nulis di blog lagi. Hehehe. Karena selama ini memang tidak ada yang bisa saya bagikan lewat blog.

Tulisan tentang award ini bisa di baca disini. Untuk mendapatkan award ini, ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu:

  1. Post award ini ke blog kalian
  2. Sampaikan terimakasih kepada blogger yang mengenalkan award ini dan link back ke blognya
  3. Share 11 hal tentang diri anda
  4. Jawab 11 pertanyaan yang diberikan kepada anda
  5. Pilih 11 blogger lainnya dan berikan mereka 11 pertanyaan yang anda inginkan

Point pertama dan kedua sudah, berarti tinggal point kertiga dan seterusnya.

Share 11 hal tentang diri saya.

11 hal tentang diri saya adalah saya wanita 24 tahun single dan sedang cari jodoh (huehehehehe). Saya lebih suka di rumah daripada harus kelayapan di luar. Sampai sekarang saya tidak bisa setir sepeda motor karena takut nyetir di jalan raya. Tapi kalo kemana-mana saya lebih suka naik sepeda motor daripada mobil karena suka motion sickness alias mabok darat kalo naik mobil (tapi kalau mobilnya bagus biasanya enggak :v). Kadang saya suka “autis” kemana-mana sendiri dan biasanya jalan kaki. Saya jago bikin cake dan brownies, bukan karena saya hobi bikin kue, tetapi karena pertama kali bikin brownies langsung disuruh bikin 15 loyang (gimana gak langsung hapal tuh??) ketika membantu ibu bikin pesanan brownis, dan ternyata saya punya bakat bikin kue dan memasak. Saya suka ke toko buku, selain saya memang hobi membaca, saya juga suka beli bolpoint-bolpoint lucu, note-note lucu atau semua stationary yang lucu-lucu meskipun nantinya gak kepakai. Ketika sakit ada dua hal yang ku benci, minum obat dan gak boleh mandi.

Selanjutnya, saya harus menjawab 11 pertanyaan yang di berikan.

  1. Apa yang kamu tulis di blog dan kenapa kamu menulis blog? Yang saya tulis di blog adalah sesuatu yang ingin saya bagikan. Bisa curhatan saya, bisa pemikiran saya, resensi film atau drama yang baru saya tonton. Mungkin resensi novel juga nantinya. Pokoknya ketika saya ingin sharing sesuatu lewat blog. Kenapa saya menulis blog? Sebenarnya dulu saya gak sengaja loh bikin blog. Hehehe (kelihatan kalo tidak niat). Saya anggap blog adalah tempat sampah saya ketika saya ingin menyalurkan uneg-uneg saya.
  2. Apa manfaat dari nge-blog menurut kamu? Saya jadi nambah teman. Bisa mendapatkan info menarik dari membaca blog orang lain. Bisa buat katarsis juga saat sedang stress. Hehe
  3. Siapa teman pertama kamu di dunia blog? Dia adalah Empok juminah raradee  karena dia yang dulu memaksa saya bikin blog dan mengancam tidak mau berteman lagi kalau saya tidak segera bikin blog!! hahaha :p
  4. Apa buku yang bisa kamu rekomendasikan untuk orang lain?
    1. Pulang karya Leila S. Khudori. Novel ini baguuss binggittss sodara-sodara… Selain diksinya yang ringan renyah, isinya juga oke. Pokoknya recomended banget lah.
    2. Spiritual Journey of Emha Ainun Nadjib karya prayogi R. Saputra.  Kenapa buku ini recommended? Karena anda akan menemukan banyak informasi menarik di sana.
    3. Ketika Hujan Menyembuhkanmu oleh Wahyu Bramasto. Buku tentang psikologi spiritual. Buku ini mengajak kita mengenal diri sendiri lebih mendalam. Dan memberi tahu bagaimana menyembuhkan diri dari luka-luka emosi.
  5. Apa pencapaian yang ingin kamu dapatkan di tahun ini? Yang pertama terlintas adalah KAWINN!! Hahahaha… yaaa meskipun saya belum ada pasangan dan sedang cari pasangan, boleh lahh berharap dan berdoa, hehe. Toh , Jodoh gak kemana (tapi saingan yang dimana-mana. huhuhuhu).
  6. Kapan terakhir kamu menangis, dan apakah alasan nya? *mikir lama* kapan yahh?? Lupa. Kayaknya waktu liat drama atau film deehh. Tapi lupa juga kapan itu. hehehe
  7. Kapan terakhir kamu tertawa bahagia, dan siapakah orang yang ada sampingmu? (Jangan jawab sendiri ya, karena menurut buku psikologi positif yang saya baca, saat tertawa bahagia biasanya kita sedang bersama orang lain). Ada dua momen membahagiakan, beberapa minggu lalu saat sahabat saya berkunjung dan menginap di rumah, dan kita menggila bersama. Karena sudah lama kita tidak bertemu. Dan ketika minggu lalu berkunjung ke rumah kakak di Bogor, waktu bercanda sama ponakan-ponakan yang masih unyu-unyu, dan lihat tingkah laku mereka yang kadang suka aneh-aneh. Kumpul keluarga, meskipun gak lengkap karena kakak saya yang lain dan keluargaya gak ikut.
  8. Siapa orang yang menjadi inspirasi kamu? Ibuk, untuk kerja keras dan semangat beliau sampai sekarang. Untuk bimbingan dan pola asuh beliau yang mengajarkan saya banyak hal. Bapak, untuk keuletan, kreatifitas yang beliau punya. Selalu memberikan yang terbaik untuk setiap pekerjaan yang dikerjakan. Dan keistiqomahan beliau dalam melakukan Qiyamu Lail (kapan saya bisa rajin sholat malam kayak beliau?) Kakak pertama saya, untuk manner, sikap, perilaku, kepatuhan terhadap bapak dan ibu yang luaaar biasa. Mungkin saya gak akan bisa sepatuh kayak kakak saya ini. Dia tidak pernah membantah, apalagi membentak dan marah-marah pada bapak dan ibuk, sopan dan baik terhadap semua orang. Idola para ibu-ibu dan anak-anak. Kakak kedua saya, untuk kecerdasan dan kebijaksanaan yang dia punya. Meskipun kadang keliatannya mbabes dan mbladus. Tapi di balik kembladusan  dia, sebenarnya tersirat kebijaksanaan. Saya tahu, dia punya pandangan dan pemikiran yang berbeda dengan kakak pertama saya, tetapi kakak kedua saya ini sangat menghormati kakak pertama. Keduanya, kakak-kakak saya ini menurut saya adalah orang sukses. Karena mereka bekerja di bidang yang mereka suka, mereka bermanfaat bagi banyak orang, mereka berkarya dan karya mereka di apresiasi banyak orang. Hobi mereka adalah pekerjaan mereka. Melakukan hobi tapi dapat bayaran. Ini yang mungkin belum saya capai, dan mereka adalah inspirasi saya untuk mencapainya. Bagi saya semua orang bisa menjadi inspirasi buat saya. Apalagi saya ini mudah kagum pada kelebihan dan kebaikan orang lain. Jadi, saya mudah mendapat banyak pelajaran dari orang lain.
  9. Apa hal terindah dan terburuk dalam hidup kamu? Hal terindah, ketika saya bersyukur. Ketika saya menyadari nikmat-nikmat yang Tuhan berikan pada saya. Bukannya saya mau sok spiritualis atau sok bijaksana loh yaa. Untuk hal terburuk, hmmm~ saya teringat kata-katanya Cak Nun (Emha Ainun Nadjib), “Tidak ada peristiwa buruk di dunia, yang ada adalah orang memaknainya atau tidak.” .Peristiwa buruk pasti pernah saya alami, tapi sedikit demi sedikit peristiwa-peristiwa yang pernah mengecewakan, saya berusaha untuk memaknainya.
  10. Bagaimana saat kamu menggunakan gaji pertama mu dan berapakah itu? Hehehe Lupa juga.
  11. Tuliskan kalimat yang paling sering kamu ucapkan saat orang lain bersedih. Tergantung kepada siapa saya mengucapkannya. Kalo pada sahabat saya biasanya, puk puk juminah, juminah selalu di hati. Hahahahaha. Tapi memang tergantung pada siapa saya berbicara, dan masalah apa yang sedang dia hadapi. Biasanya saya hanya mendengarkan saja, karena terkadang mereka lebih suka di dengarkan karena hanya didengar saja sudah cukup terhibur.

Terakhir, saya harus memilih 11 teman blog untuk diikutertakan dalam award ini. Agak susah sebenarnya, karena saya tidak yakin akan menemukan 11 orang. Buat teman-teman yang saya tunjuk, maaf ya kalau tidak berkenan :D

  1. Raradee
  2. Hazmi Fuaddila
  3. Endah Wijayanti
  4. Dewi Indriyani
  5. ClassieVIP
  6. Sakuranoona
  7. Interest
  8. Mbak Fascha
  9. Mita
  10. Riana Adzkiya
  11. Teguh Puja

Untuk teman-teman di atas kalo masih bingug, ikutin apa yang dibawah ini,

  1. Post award ini ke blog kalian
  2. Sampaikan terimakasih kepada blogger yang mengenalkan award ini dan link back ke blognya
  3. Share 11 hal tentang diri anda
  4. Jawab 11 pertanyaan yang diberikan kepada anda
  5. Pilih 11 blogger lainnya dan berikan mereka 11 pertanyaan yang anda inginkan

Dan pertanyaan yang saya berikan untuk teman-teman di atas adalah :

  1. Sejak kapan kamu menulis blog?
  2. Apa yang kamu tulis di blog?
  3. Tempat favorit untuk mendapat inspirasi menulis?
  4. Siapa inspirasi kamu untuk menulis?
  5. Pernah dong terserang block writer? Apa yang kamu lakukan ketika terserang block writer?
  6. Buku atau film yang bisa kamu rekomendasikan.
  7. Tempat/Kota yang paling berkesan yang pernah di kunjungi
  8. Lagu favorit sepanjang masa. Dan ada cerita apa di balik lagu itu?
  9. Seseorang yang paling ingin kamu temui. Dan apa saja yang akan kamu lakukan ketika bertemu dengan dia.
  10. Ketika sedang stres, atau banyak pikiran apa yang akan kamu lakukan?
  11. Quote atau kutipan terfavorit dari tokoh terkenal atau dari buku atau dari film. Kenapa?