DIY Cleansing Oil

Pimple
Sumber

Ada banyak faktor muculnya jerawat. Apalagi bagi wanita. Mulai dari stress, patah hati, salah makan, salah pakai produk kecantikan, PMS, sampai masalah kebersihan. Well, Stres, patah hati dan salah makan, mungkin tidak semua orang akan langsung berjerawat karena faktor tersebut. Salah memilih produk kecantikan bisa fatal memang, tapi siapa yang gak pernah zonk salah beli kosmetik? Apalagi yang suka coba-coba atau belum menemukan produk yang tepat. PMS, kalau gara-gara hormon kita bisa apa yah cyynn?? Mulut gak berubah jadi gilingan rusak aja uda Alhamdulillah.

Namun, faktor penting yang paling disadari tapi malas dilakukan adalah membersihkan wajah dengan benar. Malas membersihkan wajah justru faktor utama munculnya jerawat. Kheuseusnya bagi sista-sista yang suka pake make up tebal dan high coverage. Saya dulunya berjerawat. Selalu berjerawat. Jarang sekali wajah saya bersih dari jerawat-jerawat nakal. Kukira jerawat muncul karena tipe kulit berminyak. Pemahaman stereotip, kalau tipe wajah berminyak pasti berjerawat. Ternyata saya berjerawat karena malas membersihkan wajah.

FullSizeRender (13)
Sumber

Iyes, saya, dulu, pemalas sekali kalau disuruh pake lotion pembersih terus masih disuruh cuci muka ke kamar mandi. Tidur dengan make up masih nempel diwajah adalah hal yang sering saya lakukan. hehe ūüėõ Tapi setelah saya tahu betapa pentingnya membersihkan wajah dengan benar, dan menerapkannya, wajah saya bebas jerawat. Sampai sekarang. Meskipun sedang PMS atau setres. Alhamdulillah yah~ ūüėĄ

Aku gak suka pake make up tebal koq. Cuma pake BB krim atau foundation dan bedak padat saja untuk sehari-sehari.

Itu termasuk make up high coverage keless cyynn….! Produk-produk seperti foundation, bb krim, bedak padat dan sebangsanya itu menutup pori-pori. Kalau dibersihkan cuma pake sabun wajah doang gak cukuuup.

Jadi ibu-ibu sekalian, membersihkan wajah itu penting! Minimal pakai make up remover atau cleansing oil sebelum mencuci muka dengan sabun wajah.

skincare-blogpost
Sumber

Biasanya saya memulai membersihkan wajah dengan cleansing oil, kemudian dilanjut dengan memakai lotion pembersih, baru mencuci wajah menggunakan sabun wajah dan terakhir masih pakai toner. Toner menurut saya penting, karena dia berfungsi untuk membersihkan sisa kotoran yang  masih menempel di wajah. Selain itu, wajah biasanya kan kering banget setelah memakai sabun wajah. Nah si toner ini fungsinya juga untuk melembabkan dan menaikkan ph kulit. Karena apa?

Karena tidak hanya kulit beminyak saja yang rentan terhadap jerawat. Kulit kering juga bisa berjerawat loh! Koq bisa? Minyak akan berproduksi lebih banyak ketika kelembapan dalam kulit turun. Jadi, ketika kulit kering produksi minyak akan meningkat, kemudian pori-pori yang sudah tertutup minyak tadi tertutup make up tebal, oh jangan lupa tertutup juga dengan debu atau polusi! Dan kamu masih malas membersihkan wajah?!! Kalau begitu ucapkan selamat datang kepada jerawat-jerawat unyuk yang akan menghiasai wajah kalian. Welcome beibeh~ Come to mama~

Oke, kembali ke judul. hahahaha

Sebenarnya saya mau share DIY bikin cleansing oil, tapi kenapa jadi panjang begini yah? Uda ah biarin saja, saya malas ngeditnya. haha. Yoaiii, kita bisa bikin cleansing oil sendiri daripada membeli. Mayan kan bisa lebih ngirit pengeluaran??

IMG-20170310-WA0023
Extra Virgin Olive Oil

Apa saja yang dibutuhkan untuk DIY cleansing oil?

Cuma dua sayang. Minyak zaitun dan shampoo bayi. Mudah kan? Untuk minyak zaitun, kalau bisa jangan yang dibuat untuk masak. Biasanya ada dua tipe minyak zaitun: untuk masak dan bisa diminum. Pilihlah minyak zaitun yang bisa diminum. Belinya dimana? Di toko kosmetik atau di toko-toko arab (?) gitu pasti ada. Namun saya tidak menyarankan minyak zaitun yang untuk pijat (massage) yah cyyn… No.. No.. No… Contohnya, minyak zaitun merk Mustika Ratu, itu untuk body dan baunya harum bingits. Biasanya minyak zaitun asli tidak berbau.

Untuk shampoo bayi, saya lebih suka pake merk Zwitsal yang original, karena baunya tidak menyengat. Tapi kalau kekawan ada yang pengen pakai shamphoo bayi edisi incess dengan harum permen karet atau stoberi, yah monggo aja sih. Biar harum wajahnya. wkkk. FYI, minyak zaitun sebotol kecil itu harganya 60.000 rupiah,  cukup saya pakai selama satu tahun loh. Itupun biasanya juga saya pakai saat pijat. Hehe. So, ekonomis banget kan?

Cara bikinnya gimana?

Yang ini lebih gampang lagi, tinggal dicampurin aja. Cari botol bekas make up yang sudah tidak terpakai, lalu kawinkan mereka beruda. Pebandingannya, lebih banyakin minyak zaitun daripada shampoonya. Jangan lupa kocok dulu sebelum memakai.

Aman gak? Ada efek sampingnya gak?

Selama dua tahun terakhir saya pemakai setia DIY cleansing oil ini dan alhamdulillah sejauh ini aman. Efek samping juga tidak ada.

Tapi ribet ah, yang lebih simpel ada gak? Yang tinggal pakai gitu?

Gampang Nyonya, tinggal beli saja ditoko terdekat.

Ada rekomendasi make up remover atau cleansing oil yang bagus gak?

Saya pernah coba, lebih tepatnya minta sih, Innisfree Apple Seed Cleansing Oil, Precious Essential Brightening Cleansing Oil dan Garnier Make Up Remover Water. Eh tapi ini kan tulisan tentang DIY make up remover bukan review produk. Udah ah…

Selamat mencoba.

Yuuukk mari~ bye~

Review Drama Korea Goblin: 6 Pesan Moral dan Spiritual Dalam Drama Korea Goblin

Karena sudah bikin First Impression-nya, awalnya saya tidak berniat membuat review. Tapi setelah beberapa episode tayang, saya semangat 45 pengen bikin reviewnya nanti. Apalagi saat nonton episode 13, semangat bikin review saya umep (red: mendidih). Episode 13 adalah episode paling daebak menurut saya. Ekpektasi ending yang sedih tapi keren itu yah seperti itu. Pas, gak berlebihan. Penyeselesaian ada , pesannya apik, dan memberikan perasaan yg kontradiktif- ini yang paling saya suka. Hehehe.

Perpisahan antara malaikat maut dan adiknya goblin yang sedih tapi manis dan lucu. Goodbye, Phea. Awawawawaw!! Kisah persahabatan malaikat maut dan goblin juga memberikan kesan kontradiktif. Disatu sisi, si goblin marah dan benci sama malaikat maut, tapi disisi lain malaikat maut adalah partner in crime yang bikin hidupnya lebih hahaha hihihi, setelah sekian lama sendiri dan kesepian. Juga, akhir cerita tjinta si goblin dan pengantinnya yang dramatis, menguras air mata tapi kereeen. Apalagi adegan cabut pedang dengan tangannya sendiri dan si goblin jadi abu di depan mata pengantin goblin. Kemudian ditutup sempurna dengan lagu ballad yang mellow banget. Itu kerennya bikin saya misuh-misuh.

debu1
Ngaku! siapa yang nangis lihat adegan ini? hahaha

Andai saja ending drama ini di episod 13, saya yakin drama ini bakalan menjadi drama yang tak terlupakan. Bagaimana tidak, karena pasti penggemar Goblin gak akan bisa move on dari drama ini. Ya to? Masih ingat dengan endingnya Jung Pal di Reply 1988? Saya yakin, penggemar Jung Pal, sampe sekarang masih ada aja yang belum bisa moven on. hehehe.

Kemudian tayanglah 3 episoe terakhir yang absurd dan merusak seluruh cerita sebelumnya yang sudah keren itu. Setelah nonton episode 13, saya sih sudah feeling gak enak dengan 3 episode terakhir. Tapi ternyata absurdnya melebihi ekspektasi saya. huehuehuehue. Goblin yang tiba-tiba ada di Padang Mahsyar sambil bawa kertas perjanjian. What?!! koq bisa-bisanya dia pegang kertas di alam barzah?!

Terlepas dari endingnya yang sangat absurd itu, drama ini masih layak dilihat. Pesan Goblin yang kesepian tersampaikan. Selain itu drama ini mengandung banyak pesan moral dan spiritual (abboottt!!), meskipun di beberapa penggambaran, saya kurang sreg gimana gitu karena berbeda dengan keyakinan dan yang saya yakini. Tapi menurut saya spiritualitas adalah hal yang universal, bukan? Meskipun simbol atau institusinya berbeda dengan setiap keyakinan, tapi inti pesannya universal.

dewa4
Salah satu penggambaran yang gimana gitu. Dewa yang merasuki tubuh manusia dan minum Beer di Pub!!

Daripada mbahas plot, karakter, klimaks yang sudah biasa, mending kita bahas pesan aja yuks. Siapkan secangkir kopi juga pikiran yang tenang…

Tidak ada atheis di dunia ini

Manusia adalah makhluk spiritual. Yupp, karena manusia butuh Tuhan. Kata teman saya yang seorang Dosen (Doi blogger baru loh, silahkan mampir-mampir diblog dia. Kenalan juga boleh), dia meyakini bahwa tidak ada atheis di dunia ini, karena tidak bisa manusia tidak percaya Tuhan. Karena fitrah manusia itu butuh Tuhan. Seatheis-atheis seseorang, disaat dia berada pada titik terendah, dia akan mencari Tuhannya. Karena manusia butuh semacam kekuatan Maha Besar yang menguasai jadag raya yang melebihi dirinya. Seperti Ji Eun Tak, se-enggak percayanya dia dengan Dewa dan kekuatan Doa/harapan, pada akhirnya toh dia tetap berdoa juga kan?

eun-tak3
Ji Eun Tak, akhirnya kamu bertobat, Nak?

Drama ini menurut saya dan temen saya, cukup memberikan pengetahuan kepada kita tentang pandangan orang korea terhadap  Tuhan/ Dewa, agama, takdir, doa/harapan. Kalau menurut wikipedia orang korea sebagian besar memilih tidak bergama, mungkin saja bukan berarti mereka tidak percaya Tuhan, tapi mereka menolak dengan komitmen agama. Mungkin mereka-mereka yang atheis juga seperti itu.

Kenapa Ada Penderitaan?

Dari beberapa tulisan seseorang atheis yang pernah saya baca, salah satu penyebab mereka menjadi atheis adalah pertanyaan itu. Kenapa ada penderitaan di dunia ini? Kenapa Tuhan menciptakan kesedihan? Dimana Tuhan ketika kebencian, penderitaan dan permusuhan merajalela di dunia? Kemudian sampailah pada pertanyaan yang agak ngeri, Benarkah Tuhan ada?

Manusia hidup itu tidak terlepas dari ujian atau cobaan,  yes? Bahkan Goblin pun diberi cobaan. hehe. Kehidupan manusia bersifat dinamis. Artinya selalu berproses, berjalan dan bersiklus. Bahagia dan sedih adalah siklus. Cobaan dan ujian juga siklus. Setelah selesai dengan ujian ini, akan berlanjut ke ujian berikutnya. Dan begitu seterusnya. Jadi kenapa Tuhan membuat kita hidup hanya untuk diberi cobaan dan disuruh menderita?

“Agar mereka mencari dan membutuhkan Tuhan”, jawab Dewa kepada Dewi yang bertanya, kenapa dari awal saja Dia tidak menciptakan dunia yang sempurna, dimana tidak ada dosa dalam dunia itu. Saya sangat setuju dengan jawaban Dewa tersebut. Meskipun gak setuju banget dengan penggambaran Dewa yang merasuki manusia terus ngobrol dengan dewi sambil minum Beer. Duh masak Tuhan minum beer sih?.

dewa1
Quote

Kalau diingat-ingat saya juga pernah atheis dan pernah bertanya kenapa ada penderitaan. Dan pada suatu malam saya mendapatkan kesadaran dan jawaban atas pertanyaan saya. Kenapa ada penderitaan? Karena kesenangan dan kebahagiaan tidak cukup membuat manusia mengingat Tuhannya. Tapi kesedihan dan penderitaan, selalu berhasil membuat manusia mencari dan membutuhkan Tuhannya. Konflik diperlukan agar manusia berevolusi, kata Paulo Coelho dalam bukunya yang berjudul Aleph. Tidak ada bayi yang lahir tanpa penderitaan Ibunya. Karena penderitaan itu manusia butuhkan untuk berkembang, kata Cak Nun.

Takdir

Salah satu yang membuat drama ini menarik bagi saya adalah pertanyaan tentang Takdir. Sepertinya orang korea sangat percaya pada takdir yah? Terutama takdir berupa bertemu-pasangan-yang-diidam-idamkan. wakakakaka. Tetapi kenapa mereka tidak percaya takdir buruk yang menimpa mereka? Saya menangkapnya seperti itu. Manusia cenderung menyalahkan Tuhan tentang takdir buruk yang menimpa mereka. Kemudian mempertanyakan keberadaan-Nya dan akhirnya meragukan Dia. Tapi saya suka sekali jawaban Dewa (saat minum beer itu) tentang Takdir, ” Takdir adalah pertanyaan yang kulempar pada kalian. Dan jawaban dari pertanyaan itu kalianlah yang harus mencari jawabannya”.

malikat-maut-nangis
Gambar tidak ada hubungannya sama tulisan. Cuma, saya suka aja lihat akting dia nangis. Cup.. cup..cup…

Menurut keyakinan saya Takdir adalah ketetapan Tuhan. Ada 3 takdir Tuhan yang tidak bisa dirubah oleh manusia: Kematian, Rezeki dan Jodoh. Bagi saya, umur gak melok duwe (Kematian rahasia Tuhan), Rezeki meskipun sudah diatur tapi kodrat manusia untuk terus berusaha. Dan rezeki itu tidak hanya berupa duit dan kekayaan. Tapi bisa juga teman, kenalan, kesadaran dan masih bayak lagi. Dan jodoh (diam sejenak) 100% saya yakin itu adalah misteri Tuhan. Hahahahaha… Woey!¬† curcol woey!!! curcooolll!!! ūüėĄ

Kodrat Manusia Adalah Berusaha

eps-4
Malaikat maut punya kenalan desain interior rupanya. Apik loh ruangan kerjanya. Coozy banget. #Salpok

Masih ingat dengan scene ini? Diceritakan, Goblin pernah menolong seorang anak. Dari salah banyak orang yang ditolong Goblin, anak ini adalah favoritnya. Karena, meskipun dia diberitahu jawaban tentang persoalannya, dia memilih untuk berusaha mencari jawaban sendiri, dan merubah hidupnya sendiri. Dari scene ini penulis berusaha menjelaskan bahwa setiap manusia pasti pernah mendapatkan keajaiban. Tapi kebanyakan orang hanya berdiam di momen keajaiban itu dan berharap keajaiban terjadi lagi padanya. Saya sematjam tertohok dengan scene ini.  Sepertinya kecenderungan semua orang yah seperti itu? Mengharapkan keajaiban datang disaat mereka terpuruk. Saya mengenal beberapa orang yang seperti itu. Mungkin saya juga termasuk.

Saya lupa dan kemudian sadar, bahwa kodrat manusia untuk tetap berusaha.¬† “Pekoro Gusti Allah arep ngekek i awakmu keajaiban opo enggak, iku guduk urusanmu. Tapi berusaha iku seng mesti kudu mbok lakoni.” Saya sangat ingat dengan kata-kata ini. Tapi saya lupa siapa yang bilang. hehe.

Pilihan dan Konsekuensi
konyol2
INI BUKAN HOAX. Dia mungkin satu-satunya manusia yang pernah numpang beol di toilet ruang kerja Malaikat maut. wkk
Seperti dibanyak drama yang sudah saya lihat, pesan yang sering muncul dan ingin disampaikan oleh penulis skenario adalah bahwa manusia mempunyai pilihan atas hidupnya sediri. Manusia punya pilihan dan kekuatan untuk merubah hidupnya jika dia melakukannya dengan gigih.¬† Tapi lagi-lagi penggambaran yang dilakukan penulis skenario ini kreatif sekali. Seorang yang bisa membuka pintu ruang kerja Malaikat Maut gara-gara kebelet beol! Cuuuuurrr… Wakakaka. Keputusasaan seorang manusia bisa membuka pintu apapun, katanya. Iya sih… Bener juga. Tapi manusia yang numpang beol di ruang kerja Malaikat Maut itu sesuatu sekali, tante penulis.¬† Malaikat maut punya toilet diruang kerjanya?? waakakaka
Goblin saat di padang barsyah (episode 15), memilih tetap menjadi goblin dan menunggu dipanggil ke alam manusia. Itu adalah pilihan bodoh yang dia ambil, kata Dewi. Karena setelah kembali ke alam manusia, ternyata tidak lama pengantinnya mati. Dan satu persatu orang terdekatnya mati dan meninggalkan dia. Kesepian adalah konsekuensi yang harus dia tanggung atas pilihannya sendiri.
Seperti yang pernah saya tulis direview Signal sebelumnya, manusia adalah makhluk paling sempurna karena dia bisa memilih. Tetapi terkadang memilih bukan perkara yang mudah. Karena setiap pilihan mengandung resiko. Seperti koin yang mempunyai dua sisi, segala hal di alam ini mempunyai sifat dualisme. Dua sifat yang berlawanan yang keduanya selalu seiring sejalan. Jika manusia diberi kebebasan memilih, maka dia juga harus menangung resiko dari pilihan tersebut.
Setiap orang membuat pilihan, yang sulit adalah hidup dengan pilihan itu.
Hal Baik Pasti Datang Terlambat
Hal baik pasti datang terlambat. Sebenarnya ini adalah bab yang ingin saya percayai saat ini. Ahahahaha… Sudah ah…
Gimana? Sudah enek membaca tulisan yang penuh golden fish ini? hehe

Suara Hati Seorang Mantan Holiwuder Ketika Menonton Kembali Film-Film Hollywood Setelah Sekian Lama Terlena Dengan Drama Korea

Jangan dikira saya ini¬† penikmat drama korea sejak dalam kandungan. Sebelum mengandrungi drama-drama dari negeri oppa-oppa itu, saya dulunya hobi nonton film holiwud. Hobi nonton film ini sepertinya copycat dari Bapak saya. Bapak saya, dulu, hampir setiap malam nonton film-film cina yang ditayangkan di televisi. Lah karena saya ini nginthil (red:lengket) sekali sama Bapak, setiap malam saya jadi ikut-ikutan nonton film. Kebiasaan nonton film berlanjut hingga saya dewasa. Saat jamannya nonton film lewat CD/DVD, saya rajin sekali pinjam CD film-film di rental film. Apalagi ketika tetangga sebelah rumah buka movie rental, behh…! setiap ada sisa uang saku pasti pinjam. Segala jenis genre film saya lihat: action, romance, animation (kartun), horor, thriller. Tapi yang paling saya suka film-film eksyen. Super Hero, tembak-tembakan, detektif-detektifan (?).

Singkat cerita akhirnya saya klepek-klepek dengan pesona Ahjussi dan oppa-oppa itu dan menjadi penikmat drama korea. Dulu sebelum saya bisa download drama korea sendiri dan sebelum mengikuti drama on going, saya masih sempat nonton film-film holiwud. Tapi setelah itu film-film holiwud tidak sempat ditonton. Bahkan film-film superhero yang lagi rame-ramenya pun, sampai sekarang ada beberapa yang belum saya tonton.

Nah, beberapa hari lalu, saya kembali nonton film-film holiwud lagi. Tentu saja bukan film yang lagi happening saat ini. Bahkan ada film yang sudah tayang lebih dari 1 tahun yang lalu. Yang saya tonton lumayan banyak lah, tapi yang mau saya curhatin disini ada tiga film. Dua film superhero dan satu film romance. Berikut suara hati (beneran suara hati) saya ketika melihat film-film tersebut.

Suicide Squad & Deadpole

Waktu film Deadpole lagi rame-ramenya, banyak yang bilang film ini kocak abis. Kalau film superhero lainnya menampilkan pesona pahlawan yang keren dan kharismatik, film ini lebih memuculkan sisi humoris si pahlawan. Tapi dari awal sampai akhir film ini berlangsung, wajah saya datar-datar saja. Gak tersenyum apalagi tertawa. Guyonannya gak bisa saya tangkap.¬†“Iki opo seh? Apane seng lucu seh?”¬†, begitulah kira-kira suara hati saya waktu nonton film Deadpole. Ini apa saya terlalu banyak nonton drama korea apa gimana ya? Koq saya lebih ngakak lihat malaikat maut mengupas bawang dan menjemur semvak daripada lihat superhero yang katanya kocak dan antimainstream itu?

Gegara Deadpole ini, saya sempet males lihat film superhero. Kemudian gak sengajalah saya lihat teaser Suicide Squad. Sepertinya seru. Penjahat jadi superhero. Drama korea juga ada yang seperti ini. Apalagi ada Tante Harley Quinn yang bitch-bitch unyu gitu, begitu pikir saya. Setelah dapat file grentongan, saya gak begitu antusias sih, tapi karena penasaran, saya tontonlah film ini. Diawali dengan adegan suasana bumi yang mencekam karena teror makhluk asing, batin saya menjerit (wkk), “Ini koq dari dulu film holiwud perang mulu yak? Kenapa gak ada damai-damainya bumi sih? Drama Korea aja udah sampai ke percintaan antara Gendruwo dan manusia, ini koq dari dulu perang terus gak selesai-selesai. Kapan bumi damai?!!”¬† Kalau bukan karena pesona tante Harley Quinn mungkin belum sampai habis sudah saya hentikan nontonnya. Saya gak tau kenapa, tapi sensasi nonton superhero jaman dulu sama jaman sekarang itu beda banget. Saya gak dapat sensai tegang, berdebar-debar, terpesona dengan efek digital atau apalah namanya itu atau dengan plot twist yang bikin misuh-misuh.

The Age Of Adeline

Dibandingkan dengan nonton film-film eksyen, saya lebih nyinyir ketika menonton film romance/drama. Apalagi hidup saya ini sudah terlalu banyak drama, Eh, maksudnya apalagi saya sudah banyak nonton drama, semakin nyinyirlah saya ketika mendapati adegan atau dialog yang menurut saya iyuuuhh banget.

Terlalu sering nonton drama korea menjadikan kita- para pecinta drama- ahli dalam menebak alur cerita, adegan bahkan dialog, tul gak?? Jangan dikira ketika nonton drama korea, yang dilakukan para cewe-cewe penggila drakor hanya memandang wajah tampan sang aktor sambil mesam-mesem gak jelas. Kita juga berpikir loh. Bagaimana endingnya, sampai bagaimana nasib pemeran utamanya, juga kita pikirin loh. wkkk.

Nah, tebak-menebak alur cerita, dialog dan ending ini secara otomatif saya lakukan ketika nonton film ini. Tebakan saya terhadap film ini bakalan sad ending. Lebih tepatnya, ekspektasi saya terhadap film ini bakalan sad ending. Karena ini film holiwud, harus beda dong yah. Harus keren! Gak boleh picisan!

Jadi cerita film berikut suara hati saya seperti ini:

Seorang wanita bernama Adeline Bowman, yang lahir di tahun 1908 mengalami kecelakaan mobil ketika akan menjemput anaknya di kampung halaman. Sebuah kecelakaan yang penuh dengan keajaiban. Kecelakaan itu membuat Adeline berhenti menua. Iyes, singkat cerita Adeline masih tetep muda, seksi, mempesona meskipun umurnya sudah lebih dari 100 tahun. Eh tapi si Adeline ini gak kena kutukan loh yah. hehe. Hanya saja proses penuaanya berhenti saat diusia 29 tahun. Namun karena itu, dia harus hidup berpindah-pindah dan selalu mengganti nama dan identitasnya. Dia, sebisa mungkin tidak menjalin hubungan dekat dengan seseorang, entah itu hubungan pertemanan atau hubungan asmara.

Dimalam pergantian tahun, saat menghadiri acara perayaan tahun baru, Adeline- yang saat itu bernama Jenny- bertemu dengan seorang laki-laki, mata mereka saling bertemu, dan tanpa disadari mereka saling jatuh cinta. Tapi Adeline tidak boleh jatuh cinta. Karena dia punya rahasia besar dan juga saatnya dia harus pindah ke tempat lain. Setelah acara hindar-menghindar, pada akhirnya Adeline takhluk juga pada pria brewokan itu. Adeline juga manusia keless, sekuat apapun dia, karena penderitaan hidup yang dia alami, dia juga manusia yang tidak bisa menghindar ketika cinta menyapa (yaoloh bahasaku!!). Apalagi ketika dia sedang rindu mencintai seseorang. Weenaakk.

Cinta itu membuat hidup Adeline berwarna lagi, penuh tawa dan bahagia. Ketika dia akhirnya bisa berbahagia lagi, kenangan masa lalu saat dia harus meninggalkan laki-laki yang dia cintai disaat si laki-laki hendak melamarnya, kembali mengusik pikirannya. Baper dan galaulah dia. Perasaannya semakin gak keruan ketika anjing kesayangannya mati. Diwaktu yang tidak tepat seperti ini, si pria brewok menyambangi Adeline ke rumahnya. Adeline marah dan mereka bertengkar. Dalam hati, saya sudah menebak-nebak adegan apa yang akan dilakukan Adeline ketika dia menyesal setelah mengusir si Pria brewokan. “Jangan bilang, habis ini si Adeline berlari ke arah pria brewok terus memeluknya dari belakang?!” Ternyata tidak. Syukurlah. Masa pilem holiwud memasukkan adegan mainstream dan cheesy seperti itu. Gak holiwud banget kan yah?? hhhh.

Singkat cerita Si Adeline dan pria brewokan kembali bersama. Kemudian pria brewokan mengajak Adeline mengunjungi dan menghadiri pesta universary pernikahan orang tua si pria. Dalam hati, saya menebak ” Ojo ngomong bapaknya si pria brewokan mantan pacarnya Adeline yang¬† dia tinggalkan saat mau melamarnya dulu?”¬†Tapi saya membantah dugaan saya sendiri itu. Gak mungkinlah ceritanya seperti itu. Inikan pilem holiwud, bukan drama korea.

Dan ternyata, bapaknya pria brewokan memang mantan si Adeline yang dulu ditinggal pergi saat mau melamar Adeline. hahahahaha. Si bapak ternyata masih belum bisa melupakan si Adeline ceritanya. Singkat cerita, akhirnya rahasia Adeline terbongkar oleh si mantan patjar. Si bapak yakin kalau Adeline adalah Adeline mantan patjarnya dulu yang pernah meninggalkannya. Karena takut, cemas, gelisah rahasianya akan terbongkar, Adeline pergi tanpa pamit dan hanya meninggalkan pesan.  Singkat cerita lagi, si pria brewok mengetahui Adeline pergi dan kemudian menyusulnya.

Diperjalanan melarikan diri itu tiba-tiba Adeline mendapatkan kesadaran. Dia harus berhenti lari dan sembunyi. Dia harus berani memberitahukan isi hati dan rahasianya kepada pria brewok. Saat Adeline akan kembali ke rumah orang tua pria brewok, dalam hati saya mbatin lagi, ” Ojo ngomong setelah ini si Adeline kecelakaan lagi.” Dan betul sekali sodara, bbbraaakkk! mobil yang dikendarai Adeline ditabrak truk.¬† Singkat cerita lagi, hehe, Adeline yang tekadnya sudah bulat, tetap memberitahu si pria brewok tentang rahasianya. Karena pria brewok wes kadung cinta mati sama Adeline, diapun bisa menerima Adeline apa adanya. Ya iyalah! meskipun usia sudah 108 tahun tapi body masih 29 tahun, kulit masih kenceng dan montok, siapa yang gak mau? hehe.

Mendekati akhir film, feeling saya mengatakan lagi “Hmm.. Ojo ngomong, gara-gara tabrakan ini “kutukan” Adeline yang tidak pernah menua itu¬† hilang? Dan cita-cita Adeline tumbuh tua bersama orang yang dia cintai akhirnya terkabulkan??”. Ya kan, logikanya ketika mengalami kecelakaan mobil proses penuaan Adeline berhenti. Kemudian ketika dia mendapatkan kecelakaan lagi, proses yang sempat terhenti berjalan normal kembali. Tapi saya masih berharap akhir cerita yang sedih dan kereeen.

Adegan terakhir menceritakan, Adeline dan pria brewok akan menghadiri pesta. Adeline yang bodynya bikin ngiri cewe-cewe itu berhenti didepan kaca untuk mengecek penampilannya. Tapi ada satu hal yang mengalihkan perhatiaanya. Ada uban yang terselip diantara rambut cokelatnya. Kemudian dia tersenyum bahagia. Gak jadi sad ending deh.

Ealaahhh… Entah itu drama amerika, drama rusia, drama cina, drama korea, drama tetaplah drama.

keep-calm-and-enjoy-drama-5
sumber

 

 

First Impression: Drama Korea Goblin

goblin-5
Siluman yang ganteng. Kalau papasan di jalan pasti sudah aku tembak. Dor!

Judul panjangnya, Goblin: The Lonely and The Greatest God. Weeenaakk… Silumannya kesepian. Sama kaya saya. Eh! :p

Drama ini adalah salah satu drama yang paling¬† ditunggu-tunggu pemirsa. Pasalnya, ini adalah drama terbaru Goong Yoo setelah 4 tahun gak main drama. Sopo kuwi Gong Yoo? Itu loh yang main Train to Busan. Belum nonton juga? Sama, sejujurnya saya juga belum nonton. hehe. Pokoknya Masnya kece lah. Wajahnya teduh, suaranya kayak diiklan hexos “Mama Pulang Yuk” yang bikin para cewe-cewe meleleh.

Kesan pertama kali ini begitu menggoda. Jujur, sebenarnya saya lebih terpikat sama Gong Yoo daripada sama ceritanya. Hahahahaha. Ceritanya cukup oke sih. Episode pertama saya lumayan ngerti ceritanya mau dibawa kemana.Emang mau dibawa kemana? Begini, Mas Gong Yoo ceritanya jadi jendral perang yang dikutuk. Sebuah kutukan yang romantis tapi tragis. Wenaakk… Dia dikutuk menjadi makhluk yang kekal abadi sampai menemukan pengantinnya.¬† Hanya pengantin silumanlah yang bisa menghapuskan kutukannya. Ketika si pengantin siluman mencabut pedang kutukan tersebut, maka si siluman seketika akan menjadi debu dan lenyap. Jadi, dia harus mencari pengantinnya hanya untuk mati. Tragis kan? Lebih tragis mana coba yang hanya dianggap butiran debu oleh si doi? Uhuk!

goblin-9
Om, mau gak jadi pacar aku? Teman Tapi Mesra juga boleh…

Menurut Wikipedia, hampir sebagian besar rakyat Korea Selatan memilih tidak beragama. Meskipun begitu mereka sangat menghormati orang-orang yang beragama, Loh. Dari drama-drama yang sudah saya lihat, sedikit-sedikit saya bisa menilai kalau masyarakat korea tidak terikat oleh norma agama. Atau mungkin disana memang tidak ada norma agama? Entahlah saya tidak tahu. Sehingga membuat mereka bebas berimajinasi tentang Tuhan atau Dewa. Seperti di Drama Another Oh Hae Young, dimana adegan Miss Oh yang sedang beol alias BAB sambil berdoa pada Tuhan. Itu kalau di Indonesia pasti sudah diboikot FPI dan difatwa haram dan sesat oleh MUI. kekeke

goblin-11
Perkenalkan Malikat Maut ala Korea. Tjakep kan?! Dia jomblo gak ya?

Lah lucunya di drama ini atau drama-drama serupa, Dewa, Siluman atau bahkan Malaikat Maut selalu di visualisasikankan dengan sosok yang sangat tampan,trendy dan tak lupa kaya-raya. Mau tahu gimana keseruan Malaikat Maut yang ngekos di rumah Siluman? Kemudian Siluman dan Malaikat Maut makan bersama, Malaikat Maut yang menjemur semfaknya,¬† atau Malaikat maut yang janjian dengan juniornya di Coffee Shop sambil ngopi-ngopi cantik? Silahkan lihat drama ini maka anda akan menemukannya. hahahhaha. Saya jadi ingat drama yang berjudul 49 Days. Di drama itu Malaikat Mautnya suka nge-band, punya hape, suka dengerin musik dan untuk mendapatkan jadwal kerjannya dia harus mendownload lewat hape. hahahahaha. Pokok e nyenengke tenan. Menyenangkan sekali. ūüėĄ

Pokoknya dua episode ini cukup membuat saya terkesan lah. Semoga 14 episode selanjutnya semakin seru yes? Jangan tiba-tiba menjadi drama korea rasa FTV Endonesah atau banyak adegan yang gak banget kayak Dots.

Pak sutradara dan Tante penulis skenario, plis jangan kasih terlalu banyak micin pada drama ini. Cukup Dots saja yang cheezy, eneg dan iyuuhh. Oke?!

First Impression: Drakor The Legend of The Blue Sea

lee-min-ho-and-jun-ji-hyun-star-in-the-sbs-drama-the-legend-of-the-blue-sea
Koq Bisa wanita yang baru melahirkan tubuhnya tetep langsin kayak gitu? hahaha Sumber

Iyes, sesuai dengan judul, tulisan ini hanya berisi tentang kesan pertama saya terhadap drama ini. Secara drama ini masih tayang dua episode, jadi untuk bikin reviewnya harus nunggu selesai tayang dong. Dan itu kelamaan beb. Sepertinya juga saya gak ada niatan  bikin review nantinya, jadi sekarang saya ganti dengan bikin kayak gini. hehe

Jadi, bagaimana kesan pertama terhadap drakor yang lagi heboh ini?

Buruk.

Pertama, karena lead actor-nya Lee Min Ho. Dulu ketika ada berita Jun Ji Hyun a.k.a Cheon Song Yi yo yo yo mau main drama lagi, saya lumayan tertarik, tetapi ketika tau bahwa lawan mainnya adalah Pangeran Selera Rakyat kita – yang kemudian sekarang diganti oleh Song Jong Ki – Lee Min Ho, ketertatikan saya secara tiba-tiba menghilang. Kenapa harus Lee Min Ho?!! Ganok wong lanang ganteng liyane po?. Maka dari itu saya putuskan untuk tidak akan mendonlot dan menonton drama ini – seperti halnya dengan drama-drama Lee Min Ho lainnya. Eeeehh lah koq kemudian saya gak sengaja lihat teaser-nya. Hehe. Dalam video singkat itu, mbak e Cheon Song Yi lah koq karakternya gokil, koplak dan mbladus gitu. Jadilah kemudian saya melanggar peraturan yang saya buat sendiri. Hahahahaha. *gak ngurus!*

Selain akting dan karakter Mbak e Jun Ji Hyun, yang membuat rasa penasaran saya muncul kembali adalah sutradara dan penulis skenarionya. Pak Sutradaranya¬† dulu pernah menggarap Master’s Sun, Doctor stranger dan Brillian Legacy. Sedangkan penulis skenarionya adalah penulis skenario My Love from another star dan The Producer. Alasan yang cukup kuat untuk berekspektasi drama ini bakalan bagus dan saya mencoba dengan sekuat tenaga utuk mengabaikan ada Lee Mih Ho disana. Hahahahahaha.

Akhirnya saat episode 1 dan 2 tayang, saya donlot dan saya lihatlah. Dan hasilnya teuteup mengecewakan. Plotnya aneh terutama di episode pertama. Episode pertama hanya fokus pada visual Jun Ji Hyun yang pake apapun bakalan terlihat cantik. Meskipun gak bisa ngomong cuma au au au saja juga bakalan terlihat cantik. Meskipun karakternya jadi orang polos bodoh dan primitif juga terlihat cantik. Selama 59 menit drama berlangsung yang diceritakan sebagian besar adalah si putri duyung yang primitif gak tau apa-apa, jalan-jalan di kota dengan cowo modern yang ganteng biasa saja. Uwes. Itu tok. Mungkin di episode pertama ini, ingin menarik perhatian dan hati pemirsa dengan adegan-adegan konyol sang putri duyung yang cantik itu. Tapi bagi saya koq malah too much. Seperti ketika kita sedang melihat pelawak yang sedang melawak dengan tema dan guyonan yang sama, berkali-kali. Jayus kan? Garing kan? Nah! Seperti ituuu…

Episode kedua sedikit mendingan daripada episode pertama. Tapi cuma sedikiittttt banget, karena diepisode kedua putri duyung sudah bisa bicara ceritanya. Sedikit ada hawa segar daripada harus lihat scene-nya Lee Min Ho terus. hehehe. Selebihnya gak ada bedanya di episode pertama. Bedanya kalau di episode ke dua, si putri duyung kencan sama brondong sambil dikejar-kejar preman. Sukanya diepisode kedua ini, dikejutkan dengan munculnya Ahn Jae Hong. Itu looh yang jadi Jung Bong Hyung di Reply 1988 kakaknya Jung Pal yang lucu ginuk-ginuk dan bikin gemesh. Rasanya seperti ada angin semilir-semilir gitu waktu Jung Bong Hyung muncul, meskipun cuma sebyentar. Kenapa gak dia aja sih yang jadi pemeran utamanya? Akting dia lebih keren dan natural daripada akting Lee Min Ho itu. *Siap-siap dikubur hidup-hidup sama fansnya Lee Min Ho* :p

Jadi begitulah kesan pertama saya terhadap drama yang hebohnya mengkalahkan Dots ini. Sejujurnya saya cukup lega dengan dua episode yang mengecewakan ini. Saya jadi tidak harus melanjutkan melihatnya. Huahahahaha. Tapi karena permintaan pelanggan sanak saudara dan teman-teman yang terus meningkat, sepertinya saya harus tetep mendonlotnya untuk kepentingan khalayak banyak.

Demikianlah beberapa sambutan dari saya selaku penikmat drama korea yang sudah mulai lelah dengan drama korea yang tidak ada habisnya ini. Sekiranya ada kata-kata yang tidak berkenan di hati LeeMinHoLover harap dimaklumi apa adanya.

Akhirul kalam, saya meramalkan, bau-baunya sih, drama ini akan menggantikan Dots sebagai drama selera rakyat pilihan pemirsa.

Atas perhatiannya saya ucapkan Terima kasih.

Sekian.

 

Aku Tidur Maka Aku Bermimpi

Pernah lihat video musiknya Coldplay yang Up & Up?

No…no…no… Saya tidak akan membahas tentang lagu. Itu bukan keahlian saya. Kalau bahas-bahas lagu itu keahlian Febri, mahasiswa tua yang masih aja galau dengan status jomblonya. hehe… Piss Feb :p *peyuukk febri*

Video musik yang mengusung tema surealis itu memanjakan penonton dengan fantasi tak terbatas. Surealisme, menurut berbagai sumber yang baca di mbah google, adalah suatu aliran seni yang menunjukkan kebebasan kreativitas sampai melampaui batas logika. Seringkali yang muncul adalah hal yang tidak mungkin terjadi. Nah, makanya di video musik coldplay Up & Up ada kura-kura yang berenang di stasiun kereta api, ada paus yang berenang di langit, ada balapan mobil di luar angkasa, ada personil coldplay yang lagi nge-drum di awan-awan, dan masih banyak lagi.

Karena keunikan tema tersebut, banyak yang suka dengan video musik coldplay ini. Sampai-sampai beberapa waktu lalu, saat video musik ini lagi booming tentunya, ada trend di media sosial foto-foto ala video musik coldplay. Seperti ini:

hipwee-9
Sumber

Jauh sebelum melihat video musiknya Coldplay yang Up & Up dan sebelum foto-foto sematjam itu lagi ngetrend, terlebih dahulu saya pernah menemukan foto-foto lukisan berlairan surealis di media sosial seperti ini:

surealis
Terbang di bawah laut dan menyelam ke langit. Sumber

Dan jauuhh lagi sebelum saya menemukan foto-foto lukisan-lukisan itu, saya pernah bermimpi dalam tidur saya. Sebuah mimpi yang begitu vivid, begitu nyata. Dimimpi itu ceritanya saya sedang belajar terbang. Asseekk… hahaha. Belajar terbang versi mimpi saya, sama halnya dengan belajar setir sepeda motor. Bagaimana ngegas dengan baik dan benar, bagaimana mengerem dengan lembut dan tidak ndadak dan bagaimana mengganti kopling dengan sempurna. hehe. Saat sedang asik belajar terbang, sampailah saya¬† melintasi laut. Laut yang luas dan biru dengan air yang jernih. Di atas laut, saya terbang dengan bebas dan banyak gaya. Kadang terbang kayak roket kemudan menukik terjun bebas kemudian menceburkan diri kelaut, menyelam dan berenang kemudian naik terbang lagi ke langit. Saya tau aneh memang dan gak masuk akal. Namanya juga mimpi. hehe. Nah, saat saya lagi menghayati dan menikmati kegiatan terbang-menyelam-kemudian terbang lagi, saat saya terbang tinggi diatas langit saya merasa sedang meyelam di lautan. Saat saya terjun bebas kemudian berenang dilaut, saya merasa sedang terbang dilangit. Persis seperti foto lukisan surealis yang saya temukan kayak diatas itu: Terbang di bawah laut dan menyelam ke langit.

Gak usah kaget dan syok gitu, saya bukan dukun yang bisa meramal masa depan lewat mimpi. hahaha… Cuma, saya adalah salah satu orang yang mimpinya kelewat imajinatif. huehuehue

Mimpi menurut wikipedia adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur. Setiap orang pasti pernah bermimi dalam tidurnya, tapi katanya hampir semua orang akan melupakan apa yang dimimpikanya ketika bangun tidur. Saya adalah orang yang suka tidur. hehe. Dan, iyes setiap kali tidur selalu bermimpi. Tapi tidak semua mimpi yang saya mimpikan saat terbangun saya akan melupakannya. Banyak mimpi-mimpi yang masih saya ingat jelas sampai hari ini.

Anehnya mimpi yang sampai sekarang saya masih ingat jelas jalan ceritanya adalah mimpi-mimpi yang imajinatif dan terkadang konyol dan tidak masuk akal seperti mimpi yang saya ceritakan diatas. Mimpi-mimpi yang terlalu imajinatif kalau diingat-ingat selalu berhubungan dengan alam. Saya pernah bermimpi berada di dunia serba merah dan gradasinya. Pohon berwarna merah, awan berwarna merah muda, daun berwarna merah maroon dsb.

Lucunya, mimpi-mimpi konyol selalu berhubungan dengan artis. Saya pernah mimpi bertunangan dengan Tulus. wakakakak. Iya, Tulus si penyanyi itu. Padahal saya tidak ngefans-ngefans banget sama Tulus. Lagunya bukan lagu yang harus ada di playlist yang setiap hari harus didengarkan. Padahal yah sebelum tidur saya tidak membaca berita tentang dia, tidak sedang mendengarkan lagunya, pokoknya sehari sebelum mimpi terjadi tidak ada wajah dan nama Tulus dalam otak saya. Kok bisa begitu? Namanya juga mimpi..wakaka

Saya juga pernah bermimpi, Kevin Viera anaknya Adi MS jualan buah dan manisan buah di Alun-alun Kota Batu tempat saya tinggal. Buahahahahha. Jangan bayangkan si Kevin adalah juragan buah import yang kece dan kayah rayah. Di mimpi itu dia hanyala abang-abang penjual buah keliling yang menjajakan jualannya dengan mengayuh sepeda. wakakakaka. Maafken daku jika kebetulan ada fansnya kevin yang baca ini. hehehehe

Ada mimpi yang lebih konyol lagi. Hahaha. Pernah nonton running man, variety show korea yang konyol itu loohh? Pasti tau Kim Jong Kook dong yah? Salah satu personil running man yang punya badan gedhe dan otot super keukeur dengan wajah yang tidak bisa dibilang tampan. hehehe. Nah, saya pernah ngipi lari-lari di pematang sawah sambil bergandengan tangan dengan Kim Jong Kook. Huakakakakakaka. Kok bisanya saya berlarian sambil bergandengan tangan sama orang keuker kayak gitu, di sawah pulak! Gak mbois blass! wakakaka.

12479421_444063462468611_2066968966_n
Bayangken saya berlarian disawah sambil bergandengan tangan dengan orang keukeur seperti ini. LOL. Sumber

Beberapa orang percaya mimpi hanyalah bunga tidur, namun beberapa lainnya percaya mimpi adalah sebuah pesan yang memiliki arti sehingga sangat tabu untuk menceritakan sebuah mimpi yang dialaminya. Bagi saya keduanya, mimpi bisa berarti sebuah pesan yang memiliki arti atau hanyalah bunga tidur. Ada mimpi-mimpi yang saya simpan untuk diri sendiri dan rasanya tabu untuk diceritakan, tapi banyak mimpi-mimpi saya yang terlewat konyol yang sayang untuk tidak diceritakan. Salah banyaknya yah yang diatas itu. hehehe

Yang baru bangun tidur, barusan mimpi apa? Adakah dari wan kawan disini yang mimpinya lebih konyol dari mimpi saya? boleh lah diceritakan.

 

Nitip Belanja Ke Korea

Ceritanya, adik sepupu saya awal bulan lalu ke Korea. Karena kita sama-sama penggemar kosmetik Korea, dua bulan sebelum keberangkatan, dia sudah woro-woro (mengumumkan) ke saya. Saya senang bukan main. Karena apa? Iyeess, karena saya bisa minta oleh-oleh dan sekalian nitip belanja kusmetik disana. Woahahahaha. Dia, jauh-jauh hari sudah menyuruh saya me-list barang apa saja yang mau dibeli. Selama Dua bulan tersebut saya sudah tabung-tabung duit biar bisa nitip banyak. hehehe.

Dua minggu berlalu, pulanglah si adik sepupu dari liburannya. Saya yang tidak sabar melihat barang-barang titipan langsung membobol masuk kamarnya dan membongkar kopernya! Gak ding. Gak segitunya. Hahahaha. Sambil mengobrak-abrik barang belanjaannya dan mencari barang titipan saya, si adik sepupun bercerita, betapa di Korea adalah surganya belanja kusmetik.

Menurut cerita dia, salah satu tempat murah untuk berbelanja kusmetik murah di Korea adalah Lotte Duty Free yang terletak di Kota Busan. Kusmetik disini harganya gila-gilaan murrraaah. Tapi belinya tidak boleh satu biji, minimal harus dua. Jadi sematjam sudah di satu paketkan gitu deehh. Seperti Bedak Skin Food Buckwhet Loose Powder yang saya nitip ini. Dua biji bedak harganya 10.000 won atau 10 USD. Kalau di kruskan ke rupiah harganya 65.000 an lah per-bijinya. Sedangkan saya beli di Indonesia harganya 95.000-125.000 rupiah. Nantik kapan-kapan saya kasih reviewnya (kalau tidak lupa dan malas hehe), karena bedak ini okeee bangeett cyynn… :-*

img-20161011-wa0036
Bedak Tabur dan Masker

Pun sama halnya dengan masker Skin Food Black Sugar Mask Wash ini. Disana dua biji harganya 10.000 won. Sedangkan kalau di Indonesia, harganya kurang lebih 130.000 rupiah per itemnya. Apalagi mask sheet-nya. Sebagai penggemar mask sheet, saya memang nitip beberapa mask sheet merk The Face Shop. Saya nitipnya dua atau tiga biji. Itupun sebelum berangkat si sepupu sudah saya wanti-wanti untuk beli yang lagi promo buy one get one, karena cerita dari temennya temen saya yang pernah ke Korea, mask sheet selalu ada promo beli satu dapat satu. Eehhhh gak taunya koq harganya lebih murah. Di Indonesia, saya biasanya beli mask sheet seharga 15.000-25.000 rupiah per-bijinya. Di Korea sono, beli satu paket mask sheet yang isinya dapat 100 biji  harganya cuma 36.000 won. Kalau 100 biji harganya 36.000 won, berarti satu biji harganya 360 won. Jika dikurskan ke rupiah 360 won itu cuma sekitar 3.700 rupiah saja! Coba Ngana banyangkan betapa murrraahhnyyaa! Tapi yaaah gitu, belinya harus 100 biji. Dan belinya harus ke Korea. huehuehuehue

img-20161011-wa0044
10 Biji Mask Sheet harganya cuma 37.000 rupiah. Di Indonesia cuma dapat 2. Mayan bisa buat stock. huehuehuehue

Selain nitip bedak, masker dan mask sheet, saya juga nitip eyebrow pencil dan tidak lupa lip tint doong. hehe. Untuk eyebrow pencil 4 biji harganya 12.000 won. Beda harnganya gak banyak jika beli di olshop Malang.¬† Tapi gak masyalah karena Eyebrow pencil The Face Shop ini jarang ada olshop Malang. Makanya saya beli langsung 4 biji. “Kenapa sih pensil alis saja harus pakai merk Korea juga? Emang di Indonesia gak ada yang jual yah?” Ada yang tanya seperti itu? Ngacung! Saya punya alasannya sodara-sodara. Kapan-kapanlah saya ceritakan. Hahahaha

img-20161011-wa0043
Salah satu make up wajib: Pinsil Alis

Terakhir, Lip tint!!! Barang yang selalu bisa bikin saya kalap dan selalu ada aja alasan untuk membelinya. huehuehue. Btw, saya dapat 4 Lip tint. hehe. Yang dua bayar sendiri, yang satu dapat dari oleh-oleh dan yang satunya lagi itu bukan punya saya tapi titipan temen saya hehehe. Waktu di suruh milih oleh-oleh antara maskara dan lip tint, saya milih lip tint, karena gak begitu suka pake maskara. Nitip lip tint-nya cukup dua saja karena kemarin sebelum nitip ke korea saya baru beli dua lip tint baru soalnya. hehehe. *Nyengir kuda*

20161025121603
Dari Kiri: Aritaum Lip Cover Tint- Tony Moly Delight Tint (dapat dari oleh-oleh)- A’pieu Lip Fluid- Aritaum Pudding Tint (titipan teman)

Ohya! Selain dapat oleh-oleh lip tint, saya juga dapat mie pedas Samyang (yang lagi ngetrend di instagram). Terus dapat juga Banana Uyu atau Susu rasa pisang. Susu yang selalu muncul di hampir semua drama korea. hahaha. Terus ada beberapa sample kosmetik, gantungan kunci, nyicipi snack tradisional korea dan permen yupi kecutnya Korea. Lumayan banyak. Itulah enaknya jadi orang pertama yang ikutan ngobrak-abrik barang bawaan dan oleh-oleh. Hahahaha

img-20161012-wa0003
Banana Milk. Tidak seperti susu di Indonesia yang milky (alias Eneg) bgt, Susu Korea rasanya agar hambar juga.

By the way…

Tidak hanya kusmetik saja yang harganya murah-murah kata adik sepupu saya. Baju-baju disana juga murah-murah, kalau belinya enggak di mall alias di kaki lima atau pasarlah. Ehh tapi meskipun belinya dipasar, tapi barangnya lucuk lucuk T_T. Adik saya beli seabrek baju, harganya rata-rata cuma 10.000-12.000 won. Yang hobi nonton drakor pasti pernah nyinyir kayak gini, “Katanya orang miskin. Tapi koq bajunya lucu-lucu sih? Masak mau tidur aja bajunya unyu gitu?” ya kan? ya kan? Dan sekarang terjawab sudah pertanyaan kalian gaes. Orang miskin di Korea bisa pake baju yang lucuk-lucuk karena emang harga baju¬† disana murah.

Kalian tau, meskipun disana harga kusmetik dan bajunya murah atau bisa dibilang sangat murah, justru harga makanannya yang mahal. Si adik sepupu saya cerita, masa dia beli nasi goreng dipinggir jalan, harganya 13.000 won?! Itupun rasanya hambar katanya. Wakakaka. Ramyeon atau mie instan cup yang beli di sematjam indomart gitu harganya 4.000 won. Toppokki, ciloknya korea yang tampilannya merah menggoda itu harganya 2.000-3.000 won. Sedangkan kalau kalian tau yah  Lip tint Toy Moly Delight Tint yang lagi nge-trend di Indonesia ini, di Korea sono 10.000 won dapat 5 biji maaakk! Coba Ngana bayangkan, harga nasi goreng 13.000 won sedangkan harga lipstik / lip tint, 2.500 won aja sudah dapat. Yang lebih lucu lagi, harga air mineralnya lebih mahal daripada Soju (minuman keras khas korea). Sebotol air mineral di sono harganya 3.000 won sedangkan Soju harganya cuma 1.500 won. Jika di Indonesia Ngopi dan ngretek adalah salah satu budaya. Di Korea minum minuman keras dan mabuk-mabukan juga sebuah budaya. Itulah sebabnya harga Soju lebih murah dibandingkan air putih.

Kenapa di Korea harga gincu lebih murah daripada sepiring nasi goreng? Sedangkan di Indonesia malah kebalikannya. Harga makananya lebih murah dibandingkan kebutuhan lainnya. Mungkin di Korea urusan tampang dan penampilan lebih penting kali yaahh… Sedangkan orang Indonesia urusan perut lebih penting, urusan tampang mah belakangan.

Saya bangga menjadi orang Indonesia meskipun memakai produk kosmetik Korea. hahaha.

Merdekaaaa!!!!