Suara Hati Seorang Mantan Holiwuder Ketika Menonton Kembali Film-Film Hollywood Setelah Sekian Lama Terlena Dengan Drama Korea

Jangan dikira saya ini  penikmat drama korea sejak dalam kandungan. Sebelum mengandrungi drama-drama dari negeri oppa-oppa itu, saya dulunya hobi nonton film holiwud. Hobi nonton film ini sepertinya copycat dari Bapak saya. Bapak saya, dulu, hampir setiap malam nonton film-film cina yang ditayangkan di televisi. Lah karena saya ini nginthil (red:lengket) sekali sama Bapak, setiap malam saya jadi ikut-ikutan nonton film. Kebiasaan nonton film berlanjut hingga saya dewasa. Saat jamannya nonton film lewat CD/DVD, saya rajin sekali pinjam CD film-film di rental film. Apalagi ketika tetangga sebelah rumah buka movie rental, behh…! setiap ada sisa uang saku pasti pinjam. Segala jenis genre film saya lihat: action, romance, animation (kartun), horor, thriller. Tapi yang paling saya suka film-film eksyen. Super Hero, tembak-tembakan, detektif-detektifan (?).

Singkat cerita akhirnya saya klepek-klepek dengan pesona Ahjussi dan oppa-oppa itu dan menjadi penikmat drama korea. Dulu sebelum saya bisa download drama korea sendiri dan sebelum mengikuti drama on going, saya masih sempat nonton film-film holiwud. Tapi setelah itu film-film holiwud tidak sempat ditonton. Bahkan film-film superhero yang lagi rame-ramenya pun, sampai sekarang ada beberapa yang belum saya tonton.

Nah, beberapa hari lalu, saya kembali nonton film-film holiwud lagi. Tentu saja bukan film yang lagi happening saat ini. Bahkan ada film yang sudah tayang lebih dari 1 tahun yang lalu. Yang saya tonton lumayan banyak lah, tapi yang mau saya curhatin disini ada tiga film. Dua film superhero dan satu film romance. Berikut suara hati (beneran suara hati) saya ketika melihat film-film tersebut.

Suicide Squad & Deadpole

Waktu film Deadpole lagi rame-ramenya, banyak yang bilang film ini kocak abis. Kalau film superhero lainnya menampilkan pesona pahlawan yang keren dan kharismatik, film ini lebih memuculkan sisi humoris si pahlawan. Tapi dari awal sampai akhir film ini berlangsung, wajah saya datar-datar saja. Gak tersenyum apalagi tertawa. Guyonannya gak bisa saya tangkap. “Iki opo seh? Apane seng lucu seh?” , begitulah kira-kira suara hati saya waktu nonton film Deadpole. Ini apa saya terlalu banyak nonton drama korea apa gimana ya? Koq saya lebih ngakak lihat malaikat maut mengupas bawang dan menjemur semvak daripada lihat superhero yang katanya kocak dan antimainstream itu?

Gegara Deadpole ini, saya sempet males lihat film superhero. Kemudian gak sengajalah saya lihat teaser Suicide Squad. Sepertinya seru. Penjahat jadi superhero. Drama korea juga ada yang seperti ini. Apalagi ada Tante Harley Quinn yang bitch-bitch unyu gitu, begitu pikir saya. Setelah dapat file grentongan, saya gak begitu antusias sih, tapi karena penasaran, saya tontonlah film ini. Diawali dengan adegan suasana bumi yang mencekam karena teror makhluk asing, batin saya menjerit (wkk), “Ini koq dari dulu film holiwud perang mulu yak? Kenapa gak ada damai-damainya bumi sih? Drama Korea aja udah sampai ke percintaan antara Gendruwo dan manusia, ini koq dari dulu perang terus gak selesai-selesai. Kapan bumi damai?!!”  Kalau bukan karena pesona tante Harley Quinn mungkin belum sampai habis sudah saya hentikan nontonnya. Saya gak tau kenapa, tapi sensasi nonton superhero jaman dulu sama jaman sekarang itu beda banget. Saya gak dapat sensai tegang, berdebar-debar, terpesona dengan efek digital atau apalah namanya itu atau dengan plot twist yang bikin misuh-misuh.

The Age Of Adeline

Dibandingkan dengan nonton film-film eksyen, saya lebih nyinyir ketika menonton film romance/drama. Apalagi hidup saya ini sudah terlalu banyak drama, Eh, maksudnya apalagi saya sudah banyak nonton drama, semakin nyinyirlah saya ketika mendapati adegan atau dialog yang menurut saya iyuuuhh banget.

Terlalu sering nonton drama korea menjadikan kita- para pecinta drama- ahli dalam menebak alur cerita, adegan bahkan dialog, tul gak?? Jangan dikira ketika nonton drama korea, yang dilakukan para cewe-cewe penggila drakor hanya memandang wajah tampan sang aktor sambil mesam-mesem gak jelas. Kita juga berpikir loh. Bagaimana endingnya, sampai bagaimana nasib pemeran utamanya, juga kita pikirin loh. wkkk.

Nah, tebak-menebak alur cerita, dialog dan ending ini secara otomatif saya lakukan ketika nonton film ini. Tebakan saya terhadap film ini bakalan sad ending. Lebih tepatnya, ekspektasi saya terhadap film ini bakalan sad ending. Karena ini film holiwud, harus beda dong yah. Harus keren! Gak boleh picisan!

Jadi cerita film berikut suara hati saya seperti ini:

Seorang wanita bernama Adeline Bowman, yang lahir di tahun 1908 mengalami kecelakaan mobil ketika akan menjemput anaknya di kampung halaman. Sebuah kecelakaan yang penuh dengan keajaiban. Kecelakaan itu membuat Adeline berhenti menua. Iyes, singkat cerita Adeline masih tetep muda, seksi, mempesona meskipun umurnya sudah lebih dari 100 tahun. Eh tapi si Adeline ini gak kena kutukan loh yah. hehe. Hanya saja proses penuaanya berhenti saat diusia 29 tahun. Namun karena itu, dia harus hidup berpindah-pindah dan selalu mengganti nama dan identitasnya. Dia, sebisa mungkin tidak menjalin hubungan dekat dengan seseorang, entah itu hubungan pertemanan atau hubungan asmara.

Dimalam pergantian tahun, saat menghadiri acara perayaan tahun baru, Adeline- yang saat itu bernama Jenny- bertemu dengan seorang laki-laki, mata mereka saling bertemu, dan tanpa disadari mereka saling jatuh cinta. Tapi Adeline tidak boleh jatuh cinta. Karena dia punya rahasia besar dan juga saatnya dia harus pindah ke tempat lain. Setelah acara hindar-menghindar, pada akhirnya Adeline takhluk juga pada pria brewokan itu. Adeline juga manusia keless, sekuat apapun dia, karena penderitaan hidup yang dia alami, dia juga manusia yang tidak bisa menghindar ketika cinta menyapa (yaoloh bahasaku!!). Apalagi ketika dia sedang rindu mencintai seseorang. Weenaakk.

Cinta itu membuat hidup Adeline berwarna lagi, penuh tawa dan bahagia. Ketika dia akhirnya bisa berbahagia lagi, kenangan masa lalu saat dia harus meninggalkan laki-laki yang dia cintai disaat si laki-laki hendak melamarnya, kembali mengusik pikirannya. Baper dan galaulah dia. Perasaannya semakin gak keruan ketika anjing kesayangannya mati. Diwaktu yang tidak tepat seperti ini, si pria brewok menyambangi Adeline ke rumahnya. Adeline marah dan mereka bertengkar. Dalam hati, saya sudah menebak-nebak adegan apa yang akan dilakukan Adeline ketika dia menyesal setelah mengusir si Pria brewokan. “Jangan bilang, habis ini si Adeline berlari ke arah pria brewok terus memeluknya dari belakang?!” Ternyata tidak. Syukurlah. Masa pilem holiwud memasukkan adegan mainstream dan cheesy seperti itu. Gak holiwud banget kan yah?? hhhh.

Singkat cerita Si Adeline dan pria brewokan kembali bersama. Kemudian pria brewokan mengajak Adeline mengunjungi dan menghadiri pesta universary pernikahan orang tua si pria. Dalam hati, saya menebak ” Ojo ngomong bapaknya si pria brewokan mantan pacarnya Adeline yang  dia tinggalkan saat mau melamarnya dulu?” Tapi saya membantah dugaan saya sendiri itu. Gak mungkinlah ceritanya seperti itu. Inikan pilem holiwud, bukan drama korea.

Dan ternyata, bapaknya pria brewokan memang mantan si Adeline yang dulu ditinggal pergi saat mau melamar Adeline. hahahahaha. Si bapak ternyata masih belum bisa melupakan si Adeline ceritanya. Singkat cerita, akhirnya rahasia Adeline terbongkar oleh si mantan patjar. Si bapak yakin kalau Adeline adalah Adeline mantan patjarnya dulu yang pernah meninggalkannya. Karena takut, cemas, gelisah rahasianya akan terbongkar, Adeline pergi tanpa pamit dan hanya meninggalkan pesan.  Singkat cerita lagi, si pria brewok mengetahui Adeline pergi dan kemudian menyusulnya.

Diperjalanan melarikan diri itu tiba-tiba Adeline mendapatkan kesadaran. Dia harus berhenti lari dan sembunyi. Dia harus berani memberitahukan isi hati dan rahasianya kepada pria brewok. Saat Adeline akan kembali ke rumah orang tua pria brewok, dalam hati saya mbatin lagi, ” Ojo ngomong setelah ini si Adeline kecelakaan lagi.” Dan betul sekali sodara, bbbraaakkk! mobil yang dikendarai Adeline ditabrak truk.  Singkat cerita lagi, hehe, Adeline yang tekadnya sudah bulat, tetap memberitahu si pria brewok tentang rahasianya. Karena pria brewok wes kadung cinta mati sama Adeline, diapun bisa menerima Adeline apa adanya. Ya iyalah! meskipun usia sudah 108 tahun tapi body masih 29 tahun, kulit masih kenceng dan montok, siapa yang gak mau? hehe.

Mendekati akhir film, feeling saya mengatakan lagi “Hmm.. Ojo ngomong, gara-gara tabrakan ini “kutukan” Adeline yang tidak pernah menua itu  hilang? Dan cita-cita Adeline tumbuh tua bersama orang yang dia cintai akhirnya terkabulkan??”. Ya kan, logikanya ketika mengalami kecelakaan mobil proses penuaan Adeline berhenti. Kemudian ketika dia mendapatkan kecelakaan lagi, proses yang sempat terhenti berjalan normal kembali. Tapi saya masih berharap akhir cerita yang sedih dan kereeen.

Adegan terakhir menceritakan, Adeline dan pria brewok akan menghadiri pesta. Adeline yang bodynya bikin ngiri cewe-cewe itu berhenti didepan kaca untuk mengecek penampilannya. Tapi ada satu hal yang mengalihkan perhatiaanya. Ada uban yang terselip diantara rambut cokelatnya. Kemudian dia tersenyum bahagia. Gak jadi sad ending deh.

Ealaahhh… Entah itu drama amerika, drama rusia, drama cina, drama korea, drama tetaplah drama.

keep-calm-and-enjoy-drama-5
sumber

 

 

Iklan

Aku Tidur Maka Aku Bermimpi

Pernah lihat video musiknya Coldplay yang Up & Up?

No…no…no… Saya tidak akan membahas tentang lagu. Itu bukan keahlian saya. Kalau bahas-bahas lagu itu keahlian Febri, mahasiswa tua yang masih aja galau dengan status jomblonya. hehe… Piss Feb :p *peyuukk febri*

Video musik yang mengusung tema surealis itu memanjakan penonton dengan fantasi tak terbatas. Surealisme, menurut berbagai sumber yang baca di mbah google, adalah suatu aliran seni yang menunjukkan kebebasan kreativitas sampai melampaui batas logika. Seringkali yang muncul adalah hal yang tidak mungkin terjadi. Nah, makanya di video musik coldplay Up & Up ada kura-kura yang berenang di stasiun kereta api, ada paus yang berenang di langit, ada balapan mobil di luar angkasa, ada personil coldplay yang lagi nge-drum di awan-awan, dan masih banyak lagi.

Karena keunikan tema tersebut, banyak yang suka dengan video musik coldplay ini. Sampai-sampai beberapa waktu lalu, saat video musik ini lagi booming tentunya, ada trend di media sosial foto-foto ala video musik coldplay. Seperti ini:

hipwee-9
Sumber

Jauh sebelum melihat video musiknya Coldplay yang Up & Up dan sebelum foto-foto sematjam itu lagi ngetrend, terlebih dahulu saya pernah menemukan foto-foto lukisan berlairan surealis di media sosial seperti ini:

surealis
Terbang di bawah laut dan menyelam ke langit. Sumber

Dan jauuhh lagi sebelum saya menemukan foto-foto lukisan-lukisan itu, saya pernah bermimpi dalam tidur saya. Sebuah mimpi yang begitu vivid, begitu nyata. Dimimpi itu ceritanya saya sedang belajar terbang. Asseekk… hahaha. Belajar terbang versi mimpi saya, sama halnya dengan belajar setir sepeda motor. Bagaimana ngegas dengan baik dan benar, bagaimana mengerem dengan lembut dan tidak ndadak dan bagaimana mengganti kopling dengan sempurna. hehe. Saat sedang asik belajar terbang, sampailah saya  melintasi laut. Laut yang luas dan biru dengan air yang jernih. Di atas laut, saya terbang dengan bebas dan banyak gaya. Kadang terbang kayak roket kemudan menukik terjun bebas kemudian menceburkan diri kelaut, menyelam dan berenang kemudian naik terbang lagi ke langit. Saya tau aneh memang dan gak masuk akal. Namanya juga mimpi. hehe. Nah, saat saya lagi menghayati dan menikmati kegiatan terbang-menyelam-kemudian terbang lagi, saat saya terbang tinggi diatas langit saya merasa sedang meyelam di lautan. Saat saya terjun bebas kemudian berenang dilaut, saya merasa sedang terbang dilangit. Persis seperti foto lukisan surealis yang saya temukan kayak diatas itu: Terbang di bawah laut dan menyelam ke langit.

Gak usah kaget dan syok gitu, saya bukan dukun yang bisa meramal masa depan lewat mimpi. hahaha… Cuma, saya adalah salah satu orang yang mimpinya kelewat imajinatif. huehuehue

Mimpi menurut wikipedia adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur. Setiap orang pasti pernah bermimi dalam tidurnya, tapi katanya hampir semua orang akan melupakan apa yang dimimpikanya ketika bangun tidur. Saya adalah orang yang suka tidur. hehe. Dan, iyes setiap kali tidur selalu bermimpi. Tapi tidak semua mimpi yang saya mimpikan saat terbangun saya akan melupakannya. Banyak mimpi-mimpi yang masih saya ingat jelas sampai hari ini.

Anehnya mimpi yang sampai sekarang saya masih ingat jelas jalan ceritanya adalah mimpi-mimpi yang imajinatif dan terkadang konyol dan tidak masuk akal seperti mimpi yang saya ceritakan diatas. Mimpi-mimpi yang terlalu imajinatif kalau diingat-ingat selalu berhubungan dengan alam. Saya pernah bermimpi berada di dunia serba merah dan gradasinya. Pohon berwarna merah, awan berwarna merah muda, daun berwarna merah maroon dsb.

Lucunya, mimpi-mimpi konyol selalu berhubungan dengan artis. Saya pernah mimpi bertunangan dengan Tulus. wakakakak. Iya, Tulus si penyanyi itu. Padahal saya tidak ngefans-ngefans banget sama Tulus. Lagunya bukan lagu yang harus ada di playlist yang setiap hari harus didengarkan. Padahal yah sebelum tidur saya tidak membaca berita tentang dia, tidak sedang mendengarkan lagunya, pokoknya sehari sebelum mimpi terjadi tidak ada wajah dan nama Tulus dalam otak saya. Kok bisa begitu? Namanya juga mimpi..wakaka

Saya juga pernah bermimpi, Kevin Viera anaknya Adi MS jualan buah dan manisan buah di Alun-alun Kota Batu tempat saya tinggal. Buahahahahha. Jangan bayangkan si Kevin adalah juragan buah import yang kece dan kayah rayah. Di mimpi itu dia hanyala abang-abang penjual buah keliling yang menjajakan jualannya dengan mengayuh sepeda. wakakakaka. Maafken daku jika kebetulan ada fansnya kevin yang baca ini. hehehehe

Ada mimpi yang lebih konyol lagi. Hahaha. Pernah nonton running man, variety show korea yang konyol itu loohh? Pasti tau Kim Jong Kook dong yah? Salah satu personil running man yang punya badan gedhe dan otot super keukeur dengan wajah yang tidak bisa dibilang tampan. hehehe. Nah, saya pernah ngipi lari-lari di pematang sawah sambil bergandengan tangan dengan Kim Jong Kook. Huakakakakakaka. Kok bisanya saya berlarian sambil bergandengan tangan sama orang keuker kayak gitu, di sawah pulak! Gak mbois blass! wakakaka.

12479421_444063462468611_2066968966_n
Bayangken saya berlarian disawah sambil bergandengan tangan dengan orang keukeur seperti ini. LOL. Sumber

Beberapa orang percaya mimpi hanyalah bunga tidur, namun beberapa lainnya percaya mimpi adalah sebuah pesan yang memiliki arti sehingga sangat tabu untuk menceritakan sebuah mimpi yang dialaminya. Bagi saya keduanya, mimpi bisa berarti sebuah pesan yang memiliki arti atau hanyalah bunga tidur. Ada mimpi-mimpi yang saya simpan untuk diri sendiri dan rasanya tabu untuk diceritakan, tapi banyak mimpi-mimpi saya yang terlewat konyol yang sayang untuk tidak diceritakan. Salah banyaknya yah yang diatas itu. hehehe

Yang baru bangun tidur, barusan mimpi apa? Adakah dari wan kawan disini yang mimpinya lebih konyol dari mimpi saya? boleh lah diceritakan.

 

Nitip Belanja Ke Korea

Ceritanya, adik sepupu saya awal bulan lalu ke Korea. Karena kita sama-sama penggemar kosmetik Korea, dua bulan sebelum keberangkatan, dia sudah woro-woro (mengumumkan) ke saya. Saya senang bukan main. Karena apa? Iyeess, karena saya bisa minta oleh-oleh dan sekalian nitip belanja kusmetik disana. Woahahahaha. Dia, jauh-jauh hari sudah menyuruh saya me-list barang apa saja yang mau dibeli. Selama Dua bulan tersebut saya sudah tabung-tabung duit biar bisa nitip banyak. hehehe.

Dua minggu berlalu, pulanglah si adik sepupu dari liburannya. Saya yang tidak sabar melihat barang-barang titipan langsung membobol masuk kamarnya dan membongkar kopernya! Gak ding. Gak segitunya. Hahahaha. Sambil mengobrak-abrik barang belanjaannya dan mencari barang titipan saya, si adik sepupun bercerita, betapa di Korea adalah surganya belanja kusmetik.

Menurut cerita dia, salah satu tempat murah untuk berbelanja kusmetik murah di Korea adalah Lotte Duty Free yang terletak di Kota Busan. Kusmetik disini harganya gila-gilaan murrraaah. Tapi belinya tidak boleh satu biji, minimal harus dua. Jadi sematjam sudah di satu paketkan gitu deehh. Seperti Bedak Skin Food Buckwhet Loose Powder yang saya nitip ini. Dua biji bedak harganya 10.000 won atau 10 USD. Kalau di kruskan ke rupiah harganya 65.000 an lah per-bijinya. Sedangkan saya beli di Indonesia harganya 95.000-125.000 rupiah. Nantik kapan-kapan saya kasih reviewnya (kalau tidak lupa dan malas hehe), karena bedak ini okeee bangeett cyynn… :-*

img-20161011-wa0036
Bedak Tabur dan Masker

Pun sama halnya dengan masker Skin Food Black Sugar Mask Wash ini. Disana dua biji harganya 10.000 won. Sedangkan kalau di Indonesia, harganya kurang lebih 130.000 rupiah per itemnya. Apalagi mask sheet-nya. Sebagai penggemar mask sheet, saya memang nitip beberapa mask sheet merk The Face Shop. Saya nitipnya dua atau tiga biji. Itupun sebelum berangkat si sepupu sudah saya wanti-wanti untuk beli yang lagi promo buy one get one, karena cerita dari temennya temen saya yang pernah ke Korea, mask sheet selalu ada promo beli satu dapat satu. Eehhhh gak taunya koq harganya lebih murah. Di Indonesia, saya biasanya beli mask sheet seharga 15.000-25.000 rupiah per-bijinya. Di Korea sono, beli satu paket mask sheet yang isinya dapat 100 biji  harganya cuma 36.000 won. Kalau 100 biji harganya 36.000 won, berarti satu biji harganya 360 won. Jika dikurskan ke rupiah 360 won itu cuma sekitar 3.700 rupiah saja! Coba Ngana banyangkan betapa murrraahhnyyaa! Tapi yaaah gitu, belinya harus 100 biji. Dan belinya harus ke Korea. huehuehuehue

img-20161011-wa0044
10 Biji Mask Sheet harganya cuma 37.000 rupiah. Di Indonesia cuma dapat 2. Mayan bisa buat stock. huehuehuehue

Selain nitip bedak, masker dan mask sheet, saya juga nitip eyebrow pencil dan tidak lupa lip tint doong. hehe. Untuk eyebrow pencil 4 biji harganya 12.000 won. Beda harnganya gak banyak jika beli di olshop Malang.  Tapi gak masyalah karena Eyebrow pencil The Face Shop ini jarang ada olshop Malang. Makanya saya beli langsung 4 biji. “Kenapa sih pensil alis saja harus pakai merk Korea juga? Emang di Indonesia gak ada yang jual yah?” Ada yang tanya seperti itu? Ngacung! Saya punya alasannya sodara-sodara. Kapan-kapanlah saya ceritakan. Hahahaha

img-20161011-wa0043
Salah satu make up wajib: Pinsil Alis

Terakhir, Lip tint!!! Barang yang selalu bisa bikin saya kalap dan selalu ada aja alasan untuk membelinya. huehuehue. Btw, saya dapat 4 Lip tint. hehe. Yang dua bayar sendiri, yang satu dapat dari oleh-oleh dan yang satunya lagi itu bukan punya saya tapi titipan temen saya hehehe. Waktu di suruh milih oleh-oleh antara maskara dan lip tint, saya milih lip tint, karena gak begitu suka pake maskara. Nitip lip tint-nya cukup dua saja karena kemarin sebelum nitip ke korea saya baru beli dua lip tint baru soalnya. hehehe. *Nyengir kuda*

20161025121603
Dari Kiri: Aritaum Lip Cover Tint- Tony Moly Delight Tint (dapat dari oleh-oleh)- A’pieu Lip Fluid- Aritaum Pudding Tint (titipan teman)

Ohya! Selain dapat oleh-oleh lip tint, saya juga dapat mie pedas Samyang (yang lagi ngetrend di instagram). Terus dapat juga Banana Uyu atau Susu rasa pisang. Susu yang selalu muncul di hampir semua drama korea. hahaha. Terus ada beberapa sample kosmetik, gantungan kunci, nyicipi snack tradisional korea dan permen yupi kecutnya Korea. Lumayan banyak. Itulah enaknya jadi orang pertama yang ikutan ngobrak-abrik barang bawaan dan oleh-oleh. Hahahaha

img-20161012-wa0003
Banana Milk. Tidak seperti susu di Indonesia yang milky (alias Eneg) bgt, Susu Korea rasanya agar hambar juga.

By the way…

Tidak hanya kusmetik saja yang harganya murah-murah kata adik sepupu saya. Baju-baju disana juga murah-murah, kalau belinya enggak di mall alias di kaki lima atau pasarlah. Ehh tapi meskipun belinya dipasar, tapi barangnya lucuk lucuk T_T. Adik saya beli seabrek baju, harganya rata-rata cuma 10.000-12.000 won. Yang hobi nonton drakor pasti pernah nyinyir kayak gini, “Katanya orang miskin. Tapi koq bajunya lucu-lucu sih? Masak mau tidur aja bajunya unyu gitu?” ya kan? ya kan? Dan sekarang terjawab sudah pertanyaan kalian gaes. Orang miskin di Korea bisa pake baju yang lucuk-lucuk karena emang harga baju  disana murah.

Kalian tau, meskipun disana harga kusmetik dan bajunya murah atau bisa dibilang sangat murah, justru harga makanannya yang mahal. Si adik sepupu saya cerita, masa dia beli nasi goreng dipinggir jalan, harganya 13.000 won?! Itupun rasanya hambar katanya. Wakakaka. Ramyeon atau mie instan cup yang beli di sematjam indomart gitu harganya 4.000 won. Toppokki, ciloknya korea yang tampilannya merah menggoda itu harganya 2.000-3.000 won. Sedangkan kalau kalian tau yah  Lip tint Toy Moly Delight Tint yang lagi nge-trend di Indonesia ini, di Korea sono 10.000 won dapat 5 biji maaakk! Coba Ngana bayangkan, harga nasi goreng 13.000 won sedangkan harga lipstik / lip tint, 2.500 won aja sudah dapat. Yang lebih lucu lagi, harga air mineralnya lebih mahal daripada Soju (minuman keras khas korea). Sebotol air mineral di sono harganya 3.000 won sedangkan Soju harganya cuma 1.500 won. Jika di Indonesia Ngopi dan ngretek adalah salah satu budaya. Di Korea minum minuman keras dan mabuk-mabukan juga sebuah budaya. Itulah sebabnya harga Soju lebih murah dibandingkan air putih.

Kenapa di Korea harga gincu lebih murah daripada sepiring nasi goreng? Sedangkan di Indonesia malah kebalikannya. Harga makananya lebih murah dibandingkan kebutuhan lainnya. Mungkin di Korea urusan tampang dan penampilan lebih penting kali yaahh… Sedangkan orang Indonesia urusan perut lebih penting, urusan tampang mah belakangan.

Saya bangga menjadi orang Indonesia meskipun memakai produk kosmetik Korea. hahaha.

Merdekaaaa!!!!

 

 

Mas Bima Yang Meninggalkanku Di Stasiun Malang

Dua minggu yang lalu kita berjanji bertemu di stasiun Malang. Kau berjanji akan menungguku. Ini adalah pertemuan pertama setelah pertemuan terakhir kita setahun yang lalu. Dan setelah dua minggu penantian panjang bagiku, setelah aku akhirnya bisa bertemu denganmu, aku pikir semua pada akhirnya akan terbayar tuntas. Karena aku datang untuk menyelesaikan urusan yang belum selesai. Dan aku berharap semua berakhir tanpa menyisakan penyesalan dan dendam. Tapi… Tapi, kau pergi begitu saja tanpa kata perpisahan, tanpa jejak aroma tubuhmu. Kau pergi sebelum aku bisa melihat wajahmu untuk terakhir kalinya.

Barangkali, ditinggal begitu saja tanpa ucapan selamat tinggal seperti menulis tentang sesuatu yang tidak pernah kau tau dan rasakan sebelumnya. Kau akan merasa kesal, marah, dan sedih. Seperti ada yang menekan tenggorokan dan perutmu dengan sangat keras. Itu akan membuatmu merasa sesak nafas dan ingin muntah secara bersamaan. Kepergianmu seperti kertas kosong yang ingin sekali kuisi. Betapa pun aku berusaha menuliskan sesuatu, kata-kata itu tidak akan keluar. Karena kepergianmu adalah sesuatu yang tidak pernah kukenali dan kurasakan sebelumnya. Dan kini ku biarkan kertas kosong itu tanpa pernah diisi kata-kata selain sebuah judul, Kau yang meninggalkanku di Stasiun Malang.

Sek..sek… Bukan e awakmu jomblo yoh, Mor?

Hooh! Emang… Lah wong ini ceritanya saya mau cerita tentang saya yang ketinggalan kereta koq. Hehe… ketipu yah?? Hehe… Jadi cerita yang sebenarnya yang ini sodara-sodara…

Tanggal 28 Maret kemarin saya rencana ke Bogor naik kereta api Bima dari stasiun Malang dan turun di stasiun Gambir Jekardah. Tiket sudah saya beli 2 atau 3 minggu sebelum keberangkatan. Saya memesan tiket secara online dan baru akan saya print tiket aslinya tepat saat sebelum berangkat. Kesalahan saya sampai ketinggalan kereta adalah saya salah lihat jam keberangkatan. Tertulis dengan jelas jam keberangkatan adalah jam 14.25, tapi persepsi dan yang tertangkap di mata saya adalah jam 4.25 pm. Saat ditanya orang-orang jam berapa berangkat, saya kekeh menjawab kereta berangkat jam 4.25 sore, tanpa pernah mengecek kembali tiket online yang sudah ada di hape saya. Yes, tanpa pernah sekalipun mengecek tiket setelah pemesanan sampai waktu keberangkatan. Bodohnyaa…..!!! Saya berangkat ke Bogor berdua dengan ponakan dan diantarkan sepupu ke stasiun. Saat hari H, kita berangkat dengan tanpa dosa dan polos dari rumah jam setengah tiga sore yang seharusnya kereta sudah berangkat..! Sebenarnya dalam perjalan menuju stasiun saya tiba-tiba mbatin, apa aku gak salah lihat jam keberangkatan ya? Gimana kalau ternyata aku salah lihat jam keberangkatan dan kereta sudah berangkat? Tetapi waktu itu saya gak berani lihat hape. Bukan apa-apa,  karena kalau di mobil saya lihat hape atau baca-baca sesuatu, penyakit mabuk darat saya bisa kambuh. Akhirnya, kita tetap maju pantang mundur ke stasiun.

Sampailah kita di stasiun jam 4 sore dan saya langsung menuju tempat CTM alias Cetak Tiket Mandiri. Saat saya buka email dan melihat tiket online, disitulah saya benar-benar sadar, jam keberangkaran 14.25 dan waktu itu sudah jam 4 sore dan itu artinya KERETA SUDAH BERANGKAT!! Masih belum percaya dengan apa yang terjadi, saya bertanya kepada petugas pengecekan tiket masuk yang tepat disebelah saya.

“Bima sudah berangkat yah, Mas?” tanya saya dengan hati-hati

“Sudah dari Tadi mbak. Jam setengah tiga tadi.”

Dieerrr!!! Modyaarrrr kowe!!! Buyaaarr kabehh!!! Pucatlah saya saat itu. Saat ponakan dan sepupu menghampiri saya, dengan lemas saya berkata bahwa kereta sudah berangkat, mereka tidak kalah kaget. Kemudian hening. Kemudian beberapa saat kemudian kita ketawa bareng menertawakan keteledoran saya. Hahahaha

Ternyata “Mas Bima” meninggalkanku karena keteledoran yang kubuat sendiri… huhuhu… Rasanya ingin sekali memutar waktu. Halah!! hahaha

Sampai disini kah cerita keteledoran saya? Oh ternyata tidak sodara-sodara…

Setelah kejadian ketinggalan kereta yang memalukan itu, kita langsung cari tiket pesawat untuk besok. Karena saya memang harus berangkat ke Bogor, karena tiket pulang sudah terbeli. Tidak hanya tiket pulang saya dan ponakan, tapi juga tiket pulang bapak, Ibu, Budhe dan Pakdhe saya bawa. Beliau-beliau sudah berangkat terlebih dulu ke Bogor.

Tiket pesawat sudah terbeli. Berangkat keesokan harinya tanggal 29 Maret jam 14.30. Kali ini saya benar-benar melihat dengan seksama dan teliti jam keberangkatan. Saya tidak mungkin salah lihat jam lagi!!

Keesokan harinya kita berangkat dari rumah jam 11.30 menuju Bandara Abdurrahman Saleh Malang. Tiket sedari pagi sudah saya lihat sampai tiga kali. Barang-barang sudah saya cek lagi. Berangkatlah saya dengan sedikit gugup karena siang itu jalanan lumayan macet.

Lagi-lagi dan lagi-lagi sodarah sekalian

Kita sudah hampir sampai di Bandara, ketika saya membuka tas tapi tidak mendapati dompet di dalam tas saya. Faaaakkk!!! Dompet lu ketinggalan woeyy!!! Dompet, adalah salah satu barang penting ketika berpergian. Di dalamnya tidak hanya uang yang pasti kita butuhkan tetapi juga ada Kartu identitas yang diperlukan ketika check in. Dan sekarang dompet itu tertinggal di rumah ketika saya hampir sampai di bandara. Duh Gusti nyuwun pangamputen duso-duso kulo….

Apa yang saya lakukan saat itu? Saya langsung telepon orang rumah dan nyuruh mengantarkan dompet saya via ojek  saat itu juga dan se-ngebut-ngebutnya!

Sesampai di bandara jam 1 siang, sedangkan dibutuhkan waktu satu jam dari rumah saya menuju bandara dengan sepeda motor. Saat tiba dibandara, saya langsung bertanya kepada petugas bandara jam berapa check in ditutup, katanya secepatnya kalau bisa check in  terlebih dahulu. Saya bilang kalau dompet saya masih dalam perjalanan diantar kesini. Petugasnya bilang paling lambat jam 13.30 sudah harus check in. Saat itu dalam hati saya hanya menyebut nama Tuhan dan nama tukang ojek yang mengantarkan dompet saya. Bahkan ketika artis sinetron Aliando atau siapa itu namanya ada tepat dihadapan saya rasanya gak nafsu mau cuci mata.

Alhamdulillah, Puji Tuhan, saya dibantu check in tanpa KTP sama mas-mas petugas bandara yang tadi itu. Terima kasih  Mas, kalau berjodoh kita pasti akan bertemu. LOH!! :p Boarding pass sudah ada ditangan, tapi Pak Amir sang Tukang Ojek masih belum menunjukkan kedatangannya, sedangkan jam sudah menunjukkan pukul 2 tepat dan setengah jam lagi pesawat akan take off.

Dua puluh menit sebelum pesawat take off, Pak Amir, tukang ojek tiba dibandara dan langsung saya sambut dengan suka cita dan tanpa banyak eksyen saya ambil dompetnya dan langsung masuk menuju ruang tunggu. Di ruang tunggu ternyata penumpang ke Jekardah sudah pada masuk ke pesawat. Saat saya masuk pesawat, duduk, pakai sabuk pengaman, tidak lama kemudian pesawat take off. Duuhh… hampir saja saya ketinggalan lagi.

Apakah Sodara-sodara sekalian pernah punya cerita yang sama dengan saya? Ketinggalan dompet? Ketinggalan kereta? Atau ada yang ditinggal pacar?

 

 

 

It’s All About Money… Money… Money

 

-Late post-

Dan pertandingan yang katanya akan menjadi pertandingan tinju paling seru abad ini, diakhiri dengan kekecewaan para penggemar-penggemarnya. Paling tidak itu yang terjadi pada Bapak saya dan penggemar-penggemar tinju seluruh dunia-yang-pada-ngomel-ngomel-di- twitter. Setelah pertandingan selesai para komentator di stasiun tv yang menanyangkan pertandingan tersebut terkejut dengan hasil pertandingan yang diumumkan wasit. Menurut pengamatan mereka, seharusnya Manny Pacquiao menjadi pemenang. Karena Pacquiao lebih sering melancarkan serangan dan berhasil mendaratkan tinju di wajah dan perut Floyd Mayweather. Yang saya lihat sih juga seperti itu, Si Paquaiao lebih agresif melancarkan pukulan sedangkan si Mayweather sibuk mundur-mundur cantik. Maaf jika ulasan saya berantakan. Maklum saya bukan reporter olahraga. Hehe. Tapi semoga mengerti maksud saya. Jadi, intinya si Mayweather menang dengan angka mutlak.

Oke, saya disini tidak akan memperdebatkan siapa seharusnya menang dan siapa yang kalah dan jurinya jujur atau tidak. Karena bukan bidang saya. Namun, meskipun saya awam terhadap olahraga ini seringkali saya nimbrung ketika bapak nonton tinju, dan sering juga bertanya bagaiman aturan permainan dalam tinju, jadi sedikit saya tahu lah tentang olahraga ini. Yang menarik perhatian saya sejak awal adalah ketika sebelum pertandingan dimulai , para komentator olahraga tersebut ribut mendiskusikan berapa banyak biaya yang keluar untuk menyelenggarakan pertandingan tersebut. Mulai harga tiket yang paling murah seharga 1.5 Miliar rupiah, si Mayweater yang menjadi atlit dengan bayaran paling mahal sedunia sampai sabuk kemenangan yang katanya dihiasi banyak batu mulia bernilai miliaran rupiah! Kemudian katanya lagi, si pemenang, selain mendapatkan sabuk kemenangan miliaran rupiah itu, dia juga akan mendapatkan bagian keuntungan dari penjualan tiket seharga miliaran rupiah itu juga. Yang kemudian secara spontan terlintas di fikiran saya ketika mendengar hal tersebut adalah,  jadi, ini semua tentang uang? Bukan pertandingannya?? Jadi, ini bisnis.

Oke, fenomena “jual beli” atlit dan membandrolnya dengan harga mahal sudah menjadi hal lumrah didunia bisnis olahraga. Saya juga tidak terlalu peduli dengan fenomena tersebut. Tapi, etah kenapa, pikiran saya sedikit usil mengenai pertandingan tinju kemarin itu. Bapak saya adalah seorang penggemar berat olahraga tinju. Beliau mengatakan pertandingan tinju kemarin itu “gak bener”. Kata beliau lagi, rugi banget orang yang membeli tiket mahal-mahal tapi disuguhi pertandingan gak seru dan gak se-spektakuler biaya triliunan rupiah yang dihabiskan untuk menggelar pertandingan tersebut. Menurutku, kok mubazir banget gitu. Kok hedonis banget orang-orang ini. Hehe. Atau karena saya masih terpengaruh oleh bacaan yang saya baca?

Iya, jadi ceritanya begini. Sabtu sore saya baca-baca literatur Cak Nun, yang kira-kira isinya seperti ini: Ada orang kuat, orang pintar, orang berkuasa, orang kaya dan orang baik (mulia). Kita harus bisa menentukan urutan-urutan strata ini sesuai dengan derajat yang tertinggi, apabila kita berhasil mengurutkannya maka kita akan sangat jelas melihat apa yang terjadi di Indonesia saat ini. Di Indonesia saat ini Orang Kaya adalah posisi yang paling atas dan yang paling diidam-idamkan oleh semua orang. Orang Pintar menggunakan kepintarannya agar dia menjadi kaya. Orang Kuasa menggunakan kekuasaannya untuk memperkaya dirinya. Orang Kuat menggunakan kekuatannya untuk memperkaya diri. Bahkan orang baik (mulia) pun menggunakan apa yang dimilikinya untuk menjadi orang kaya. Maka kita melihat fenomena ustadz-ustadz yang muncul di televisi saat ini adalah produk dari kegagalan manusia Indonesia dalam menempatkan dirinya. Dalam sejarah berkembangnya Islam di Indonesia. Pada abad ke 7 Islam sudah masuk ke Indonesia dibawa oleh pedagang, namun tidak dipercaya oleh masyarakat di Nusantara karena mereka tidak percaya kepada orang kaya, namun ketika Walisongo yang memperkenalkan Islam kepada masyarakat Nusantara, Islam dapat diterima dan menyebar luas karena masyarakat sangat percaya kepada orang mulia. Namun yang terjadi sekarang justru terbalik, kita lebih menginginkan menjadi orang kaya, bukan menjadi orang baik. Karena orang kaya menjadi tujuan utama, maka yang terjadi adalah orang kuat, orang pintar, orang kuasa semua berlomba-lomba menjadi orang kaya.

Masih dengan pemikiran Cak Nun:

Sekarang, apa saja dibikin “barang dagangan”. Apa yang bukan barang dagangan di Indonesia. Petani makmur menjadi “barang dagangan” untuk mengimpor pupuk. Kemudian para petani kesusahan karena biaya pupuk lebih tinggi daripada hasil panen, sehingga ketika para petani terpuruk, mereka tetap dijadikan “barang dagangan” untuk mengimpor beras. Rakyat kaya dijadikan barang dagangan, rakyat miskin dijadikan barang dagangan.

Hmmm… jadi sekarang ini It’s all about money.  Semua orang sepertinya ingin menjadi kaya. Karena semua orang ingin menjadi kaya, semua jadi barang dagangan, semua dibisniskan. Saya bukannya anti bisnis atau anti uang, Lah wong saya kerjanya juga membantu orang dengan bisnis mereka. Saya anti uang? Ya gak mungkin lahhh! Saya masih butuh uang. Gimana gak butuh uang, lah wong sekarang beli air mineral saja butuh uang kan? Air yang dilimpahkan Tuhan segitu banyaknya untuk manusia, gratis, nyatanya dikuasai beberapa orang dan dibisniskan. hehe. Kesehatan dan Jiwa pun juga dibisniskan melalui asuransi. Hehe

Ah, ya sudalah……

 

sumber: disini dan disini

Apa Kabar Dunia Maya?

“Apa Kabar dunia maya???”

Kata-kata pertama yang muncul ketika pertama kali masuk kerja, nyalain PC dan berpetualang di dunia maya. huekekeke. Padahal cuma 7 hari libur gak online kayaknya udah 7 tahun Booo’. Buka facebook, banyak berita terlewatkan, buka twitter apalagi!! lebih ketinggalan berita. Buka blog juga gitu. Padahal saya ini enggak kemana-mana dan juga gak mudik ke desa. Tapi saya super duper siiibuuukkkk sekali akhir ramadhan sampai lebaran kemaren itu. Sangking sibuuknya jangankan nyalain PC ato laptop, online lewat hape saja sampe gak sempet. Liat hape cuma kalo ada sms ato telefon masuk dan cuma liat notific ajah.

Sibuk pekerjaan pasti. semakin mendekati lebaran saya semakin sibuk. tapi yang paling bikin sibuk adalah pekerjaan di rumah. Ramadhan dan Lebaran tahun ini memang komplit! Kakak saya yg ke dua istrinya melahirkan di rumah, dan  seminggu sebelum lebaran kakak saya mudik dari Bogor bersama istri dan 3 anaknya. Jadi rumah saya rame, banyak saudara yang dikit-dikit ke rumah liat baby. Dan pada hari itu juga, khususon para nak kanak children itu ngumpul terus di rumah kayak ibu-ibu PKK, numplek jadi satu. Maklum, kakak saya ini pulang ke rumah cuma hari raya sama liburan sekolah, jadi tiap kali pulang ke rumah, semua saudara-saudara ngumpul semua (khususnya anak-anak kecilnya). Dan apa yang terjadi ketika nak kanak children ini berkumpul layaknya ibu-ibu PKK??? Rumah saya berubah jadi Play Group, sodara-sodara~~~ Setiap hari ponakan-ponakan saya ini membuat rumah menjadi pemandangan yang indah: mainan berserakan di lantai, kertas-kertas bertebaran dimana-mana,  bantal di atas TV, selimut jadi karpet, fiuuhhh!!!! Pokoknya Indah sekali.yipee-crazy-rabbit-emoticon

Dan bagian saya adalah bersih-bersih rumah bad-luck-crazy-rabbit-emoticon, setelah ibu-ibu PKK ini pindah cari lapak lain yang lebih bersih untuk di kotori~~ kakakakaka~~! Belum lagi, ibu saya kalo Ramdhan kayak gini menerima pesanan kue kering. Jadi komplit!! Komplit bersih-bersih rumahnya!! Jadi pagi kerja pulang setelah ashar dan langsung bersih-bersih rumah dan bantu emak menyiapkan buka puasa. Gitu teruss sampe akhir ramadhan.

Saat lebaran, enggak tambah santai malah lebih sibuk lagi~~ Emak saya malem takbiran udah sibuk bikin makanan buat lebaran besok. Besoknya, saat lebaran, setelah sholat ied, makan-makan, dan kemudian melakukan tradisi keluarga besar dari jaman saya masih nak kanak sampe sekarang uda jadi emak-emak, yaitu keliling ke penjuru kota buat silaturrahmi ke rumah saudara-saudara. Dan itu gak cukup satu-dua hari sodara-sodara, bisa sampe 5 hari kita keliling ke rumah-rumah sodara dan tetangga. Malam harinya gantian rumah saya yang ramai di kunjungi para tetangga dan handai taulan. hehe. Kalau uda kayak gini, Hape dan seperangkat gadget yg lain seperti di-anak tiri-kan berhari-hari di cuekin dan gak di kasih perhatian. Untung saja mereka gak kabur dari rumah dan bunuh diri. loading-cheetah-emoticon

Tapi saya bersyukur banget, Ramadhan dan Lebaran Kali ini Rame banget! Kalo hari-hari biasanya rumah saya sepi hanya terdengar suara jangrik dan kicau burung sajah, kali ini rumah saya ruame buanget~~ Suara jangkrik sama kicauan burung kalah dengan suara ibu-ibu PKK ngerumpis dan teriakan ponakan-ponakan saya ketika kelaparan minta makan.

Setiap Ramadhan dan Lebaran pasti akan menampilakan cerita yang berbeda. Cerita apa yang akan di tampilkan di Ramadhan dan Lebaran tahun depan?? Kita tunggu saja. Apapun ceritanya bagi saya yang terpenting masih di beri kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan dan Lebaran di tahun depan. Amin

Selamat hari Raya Idul Fitri Semuanya~~
Saya dan beserta semua emote-emote yang pernah muncul di blog ini, Mohon Maaf lahir dan batin yahh kalo secara segaja dan tidak sengaja bikin keonaran. shy-cheetah-emoticon
Happy Ied Mubarak~~

very-happy-cheetah-emoticon

Hujan di Seberang

 

Dear Hujan,

Hujan, kau datang tepat ketika panasnya gurun melanda hatiku. Ketika kau turun, begitu bahagianya aku, meloncat-loncat kegirangan. Kemudian duduk temenung lama di depan jendela, terus memandangimu dalam diam. Sesekali aku mengelus lembut kaca jendelaku untuk menyentuh rintikmu.

Hujan, bagiku segalanya begitu indah tentangmu…

409480_372627169418848_100000147055952_1670952_1867603913_aAirmu yang berjatuhan membasahi tanah dan pepohonan di sekitar, begitu tenang, seperti melihat mata sayu yang sendu. Begitu teduh memandangimu. Aku tercandu tuk terus memandangimu. Teruusss…. dan terusss….

Gemercik suaramu  seperti sajak-sajak cinta yang menggetarkan jiwa. Romantis.

Dan aroma tanah yang menyeruak seusai kau membasahi bumi, menjadi penyedap yang tak terlukiskan kala itu.

Hujan, kau selalu bisa membuatku tersenyum ketika menyelami pikiranmu. Aku jatuh hati padamu. Tapi, keindahanmu hanya bisa kunikmati dari dalam kotak yang tertutup rapat tempatku berada. Bahkan aku tidak bisa keluar dari sana hanya sekedar untuk berjabat tangan dengamu.

Terkadang aku menyesalkan, kenapa kita berada pada kotak yang berbeda. Kenapa kau tidak jatuh di kotakku. Kenapa kau jatuh di kotak yang berbeda.

Andai saja, kita semua dalam satu kotak yang sama, mungkin aku tidak perlu menunggu lagi hujan lain turun di kotakku.