Menghilangkan Bruntusan: Skin Care Routine dan Review Produk

Tiga bulan yang lalu wajah saya bruntusan lumayan parah. Sebelumnya wajah saya baik-baik saja. FYI, meski saya suka coba-coba skin care korea, tetapi skin care wajib yang saya gunanakan setiap harinya adalah skin care dari klinik kecantikan. Meskipun saya campur-campur dua insan yang berbeda ini, tidak pernah ada masalah serius yang dialami kulit saya. Kulit saya begitu tahes, baik-baik saja aman damai sentausa. Tetapi tiba-tiba negara api menyerang, bruntusan merata seluruh wajah. Saya menuduh ini perbuatan hormon dan cuaca yang warbiyasah ekstrem kala itu.

Sebenarnya bruntusan seperti ini bukan kali pertama saya mengalaminya. Biasanya bruntusan muncul ketika PMS atau ketika memakai  produk  yang terlalu moist sedangkan kulit dalam keadaan oily banget. Itupun bruntusan akan muncul disekitar T-zone saja: alis, dahi, dipinggir-pinggir hidung, dagu dan mata. Bagian pipi yang biasanya paling damai, jarang banget breakout, kemarin itu terserang juga.

Kira-kira seperti ini bruntusan yg saya alami. Sudah foto sendiri sih, tapi dihasil fotonya, bruntusan gak terlalu ketara.

Bruntusan yang saya alami adalah bintik-bintik kecil berwarna putih seperti berisi nanah dan disertai dengan iritasi kemerahan. Iyes, betul, seperti jerawat tapi keciiilll banget. Kalau dilihat dari jauh sih tidak seperti jerawat. Waktu cari-cari bagaimana cara menghilangkan bruntusan, akhirnya malah nemu apa itu bruntusan. Bruntusan yang saya alami ternyata adalah white head atau komedo putih. Dan white head itu ternyata masih anak cabang dari Acne, gaes. Dan, iyeess, namanya juga jerawat, selalu meninggalkan bekas. Kayak mantan.

 

Kalau sista atau siapapun anda, yang sedang mengalami bruntusan seperti saya, dan sedang cari skin care untuk wajah bruntusan, mungkin pengalaman  saya ini bisa sedikit membantu. Atau ada yang cari jodoh?? Silahkan tekan 0 untuk berbicara dengan operator kami.

Stop Pakai Bedak dan Produk Pemutih

Saya cukup terlambat menyadari itu. Meskipun saat bruntusan saya sudah stop memakai krim dari klinik kecantikan, tapi ada beberapa skin care korea yang saya pakai mengandung whitening. Awalnya saya denial, tidak mau mengakui kalo produk whitening memperparah bruntusan. Tapi setelah beberapa minggu bruntusan tak kunjung membaik, akhirnya saya ikhlas mengakuinya, dan stop  memakai produk yang mengandung whitening itu. Begitu juga dengan bedak. Saya beneran tidak pakai bedak sama sekali saat bruntusan kemarin. No bedak isokey yang penting alis dan gincu merah jangan pernah absen. hahaha

Dan hasilnya, bruntusan saya tidak seburuk sebelumnya. Menghentikan pemakaian produk whitening dan bedak menurut pengalaman saya kemarin, untuk menghentikan bruntusan agar tidak semakin memburuk. Nah, untuk menghilangkan bruntusan dan bekas bruntusan diperlukan perawatan yang tidak instan buk ibuk. Tidak bisa bimsalabim semalam langsung kinclong muke lu. Harus telaten nan sabar memakai skin care, step demi step. Karena kiblat skin care saya sudah pindah menghadap ke korea #AstaghfirullahUkhti,  maka semua skin care yang saya gunakan untuk adalah produk korea. hehe. Embeerrrr semuanya produk koriyah. Dan step-nya mayan panjang. Bersiap-siaplah!!

Skin Care Routine dan Review Produk

Saya tidak tau kenapa, kulit saya yang sebelumnya tipe kulit kombinasi-berminyak, tiba-tiba menjadi kering kerontang. Daerah T-zone yang biasanya kayak kilang minyak, kemarin itu keriiiing banget. Bruntusan membuat kulit saya dari kombinasi-berminyak menjadi kering-sensitif. Maka dari itu, semua skin care saya ganti untuk tipe kulit kering dan sensitif.

Banyak banget skin care yang saya coba kemarin itu, dan tidak semua cocok dikulit dan. Berikut skin care yang saya pake dan yang berhasil menghilangkan bruntusan, berserta riviewnya.

CLEANSER

IMG_20171009_195518
Sudah hampir habis. Terima kasih atas jasamu selama ini. Aku tidak akan melupakanmu, meskipun aku ganti produk yang laen. hahahaha

Cleanser yang saya pakai adalah Low pH Good Morning Gel dari COSRX. Dari namanya saja sudah jelas bahwa cleanser ini memiliki pH rendah, serupa dengan pH alami kulit wajah. Sehingga cocok untuk semua jenis kulit, terutama kulit sensitif. Saat breakout kemarin, kulit saya sangat sangat sangat sensitif, bahkan setelah cuci muka apalagi kalau gak cocok sama sabunnya jadi perih banget dan langsung iritasi merah-merah. Sabun wajah dari klinik kecantikan sudah tidak cocok lagi, padahal sama-sama berbentuk gel. Akhirnya saya harus cari cleanser lain. Ada empat cleanser yang saya coba kemarin itu. Dari keempat cleanser tersebut, hanya cleanser ini yang tidak membuat kulit saya perih dan iritasi.

Menurut saya sih, kulit kering lebih direkomendasikan untuk memakai cleanser yang berbentuk gel. Karena tidak akan membuat kulit anda terasa kering atau kayak ketarik setelah cuci muka. Cleanser ini memberikan kelembapan tanpa membuat kulit menjadi kering. Kalo saya sih, ketika memakai cleanser yang berbentuk foam terkadang masih suka kayak ketarik dan kering setelah pemakaian, makanya saya lebih memilih cleanser yang berbentuk gel. Tapi bukan berarti kulit berminyak tidak cocok memakai cleanser ini. Karena cleanser ini cukup efektif membersihkan minyak dan sel kulit mati.

TONER

Setelah mencuci muka dengan cleaser foam, langkah selanjutnya adalah toner. Toner menjadi skin care yang tidak bisa saya skip saat ini. Karena fungsi toner sangat krusial bagi kesehatan kulit, bagi saya. Karena dia separuh berfungsi sebagai cleansing (membersihkan) dan separuh lagi sebagai skin care (perawatan). Mungkin kapan-kapan akan saya ceritakan lebih lengkapnya. Tapi saat ini khusus review produk saja. Ada empat toner yang saya coba kemarin. hehe. Tapi hanya dua yang akan saya review. Terlalu banyak kalo saya review dan saya ceritakan semua. hehe

IMG_20171009_195626
Mau habis dua botol. Kayaknya saya bakalan setia memakai toner ini.
  1. Beauty Water Son & Park. Yang paling favorit adalah toner ini. Satu toner tapi banyak fungsinya. Tidak hanya sebagai toner, dia juga bisa digunakan sebagai micellar water atau make up remover. Bisa juga dijadikan Mist, tinggal cari botol spray saja. Hanya itu? Tentu tidak. Salah satu fungsi toner sebagai cleansing adalah untuk membersihkan apa yang tidak bisa dibersihkan oleh sabun wajah. Ada saat dimana bruntusan yang iritasi dan merah akan mengering dan kemudian akan mengelontok. Alhasil, banyak sekali sel kulit mati yang menghambat pori-pori. Dan toner ini sangat jago mengangkat sisa kotoran, debu terutama dead skin tersebut yang belum sempurna dibersihkan oleh sabun wajah.  Baunya segar tapi gak nyegrak. Dan yang terpenting sangat melembabkan kulit kering.
  2. IMG_20171009_195956
    Karena pakainya tidak tiap hari, saya lebih milih beli share in jar. Ini pinjem sepupu, biar keren. hahaha

    COSRX AHA/BHA Clarifiying Treatment Toner. Produk ini kweren bingits cuy. Dia cuma toner tapi bisa bikin kulit kita mulus alus bebas komedo. COSRX terkenal dengan produk yang jago menyembuhkan jerawat dan membasmi komedo. Toner ini mengandung chemical exfoliating, tapi aman digunakan sehari-hari. Hanya boleh dipakai dimalam hari saja. Jika sudah pakai toner ini tidak boleh memakai produk exfoliating lainnya untuk mencegah over exfoliating. Di malam hari biasanya saya pakai toner ini terlebih dahulu kemudian saya tiban pake beauty water, dan jadilah double toning. Dan hasilnya, keesokan hari wajah saya cerah berseri-seri kayak orang sedang jatuh cinta. wkkkk. Lebay cooyy…! Belum selesai disini kalo mau kulit berseri-seri. Masih panjang urusannya.

Apakah kalian perlu beli dua-duanya? Tentu saja tidak. Pilihlah sesuai kebutuhan. Tapi kalo emang mau pake keduanya ya gak papa.

ESSENCE

IMG_20171009_195856
Dok pribadi

Setelah Memakai Toner, step selanjutnya adalah Essence. Saya gak terlalu paham apa sebenrnya essence itu. Tapi yang jelas dia lebih ringan daripada serum. Tapi fungsinya memperbaiki kulit dari dalam. Ada dua essence yang saya coba kemarin. Pertama, Benton Snail Bee High Content Essence dan COSRX Advanced Snail 96 Mucin Power Essence. Keduanya sama-sama mengandung snail atau lendir siput, dan fungsinya juga sama, untuk memperbaiki tekstur kulit, terutama kulit yang sedang breakout: berjerawat, iritasi, kemerahan. Sama-sama tidak mengandung bahan berbahaya seperti paraben dan fragrance. Jadi bentuknya bening kayak air dan tidak berbau. Jadi sangat aman untuk kulit sensitif. Setelah masa coba-coba selesai, pilihan saya jatuh pada Benton. Dia lebih keset saja di kulit saya, dan saya suka itu. Dan bener-bener bisa memperbaiki kulit wajah saya yang awalnya gradakan kayak jalan yang belum diaspal menjadi haluusss kayak karpet masjid.

SERUM

Apa lagi ini maakk?? Ini serum Nak. Apakah ini perlu mak? Sebenarnya tidak terlalu sih. Cuma kemarin itu kulit emak super duper kering, dehidrasi dan kekurangan gizi. Krim dan masker tidak lagi mencukupi asupan gizi lah gampangnya. Jika kulit dibiarkan kering, lama-lama dia akan kehilangan elastisitas. Jika kulit kehilangan elastisitas yang kemudian terjadi adalah kulit akan menjadi kendor. Dan yang lebih mengerikan lagi, keriput bakal muncul dan say hello!!! Emak ini sudah tua tapi belum kawin nakk… Emang elu kagak mau apa emak carikan bapak, hah?!! *oke abaikan saja suara hati saya yang berisik ini*.

Yup, serum adalah formula berkonsentrat tinggi yang bekerja dari dalam. Gampangannya gini, jika kamu pengen putih, memakai krim pemutih saja tidak cukup, maka kamu perlu serum pemutih, dan seterusnya dan seterusnya. Nah ini, kulit saya  keringnya sudah sampai lapisan paling dalam. Makanya perlu sekali memakai serum untuk mengembalikan kelembapan dari dalam.

IMG_20171009_195915

Dear Klairs Rich Moist Soothing Serum merupakan serum yang bajingan sekali kerennya. Tidak hanya untuk kulit kering saja, serum ini juga direkomendasikan untuk kulit berminyak. Serum ini benar-benar bisa meng-hidrasi kulit saya dari lapisan dalam. Kulit saya yang super kering, perlahan membaik dan sekarang manjadi normal kembali. Yang lebih bajingan lagi tapi keren adalah karena serum ini ternyata fungsinya membantu menyeimbangkan  skin’s oil dan tingkat kelembapan. Jadi, kulit kita juga butuh minyak gaes, tapi kadarnya harus seimbang dengan tingkat kelembapan. Biasanya kulit berminyak itu, kadar minyaknya tinggi tapi level kelembapannya rendah. Berminyak diluar tapi kering di dalam gitu deh. Selain itu serum ini tidak hanya melembabkan kulit dari lapisan luar tetapi juga lapisan paling dalam.

KRIM ANTI IRITASI

Untuk anti iritasi awalnya saya pakai Nature Republic Aloe Vera 92% Shooting Gel, produk yang sudah terkenal ampuh dalam menghentikan bruntusan dan menenangkan kulit yang iritasi. Dan iyes, produk ini memang cepat menenangkan kulit yang iritasi. Yang awalnya panas langsung adem setelah diolesi dengan gel ini. Tapi untuk menghilangkan bruntusan dan segala macam jenis iritasi, saya punya produk yang lebih ampuh lagi. hehe. Dia adalaaahhh Dear Klairs Midnight Blue Calming Cream. Krim yang cukup menguras dompet saya yang kere ini, unik berwarna biru. Warna birunya bukan dari pewarna yang berbahaya tetapi dari bahan-bahan alami, yang terkandung didalamnya. Kulit kering, kulit kemerahan karena iritasi dan jerawat yang meradang beneran langsung sembuh setelah memakai krim ini. Krim ini juga membantu meregenerasi sel kulit.

IMG_20171009_195706
Harta berhargaku saat ini. hahahaha

Pemakaian sebenarnya dimalam hari saja. Tetapi, karena waktu itu iritasi sangat menyiksa, saya pakai di pagi dan malam hari sebelum tidur. Namun, jika disore hari setelah cuci muka, kulit masih iritasi, yah saya pakai lagi. Saya gak tau pemakaian seperti itu diajurkan atau tidak. hehe. Tapi alhamdulillahnya berhasil luar biasa. Dalam waktu sehari dua hari, kulit kering, terasa panas, kemerahan karena iritasi langsung sembuh.

Awalnya saya beli yang sampel. Tiga sampel cukup menyembuhkan kulit saya, saat itu. Tapi karena saya rasa sangat membutuhkan krim ini dikemudian hari, akhirnya saya korek-korek dompet untuk membeli yang full size. Mehong cuy, 30ml harganya 300.000an. Dan saya beruntung sudah membelinya, karena stok baru di olshop-olshop saat ini harganya bisa mencapai 500.000an! Karena kebijakan bea cukai yang tiba-tiba ketat sehingga proses impor semakin sulit dan barang susah didapat.

 

MENGHILANGKAN BEKAS JERAWAT/BRUNTUSAN DENGAN VITAMIN C SERUM

Bukan dokumen pribadi. karena saya beli yang share in jar. hehe

Sebenarnya masih ada satu lagi serum yang saya gunakan dan recomended banget untuk menghilangkan bekas jerawat sekaligus mencerahkan. Dear Klairs Freshly Juiced Drop namanya. Serum ini mengandung pure vitamin C. Lalu bagaimana vitamin C bisa menghilangkan bekas jerawat? Vitamin C terkenal dengan fungsinya sebagai whitening dan exfoliating alami. Jika kulit kita semakin cerah, maka noda hitam bekas jerawat akan semakin pudar. Bekas jerawat itu kalo sudah mengering biasanya akan menjadi dead skin. Dan dead skin harus dibersihkan biar tidak menutup pori-pori. Kalo pori-pori tersumbat oleh dead skin atau kotoran lainnya, disitulah jerawat-jerawat baru akan tumbuh lagi. Tapi ada satu kelebihan lagi dari serum ini. Rajin memakai serum ini membuat pori-pori saya mengecil. Pori-pori saya cukup besar di daerah T-zone. Setelah memakai serum ini sedikit demi sedikit pori-pori yang mengcil. Dan hasilnya kulit wajah saya sekarang jadi matte. Bahkan ketika cuaca sedang panas-panasnya, produksi minyak tidak sebanyak yang dahulu sebelum bruntusan. Ketika pori-pori mengecil, produksi komedo putih pun juga gak sebanyak yang dahulu. Pemakaian serum ini disarankan di malam hari dan tidak boleh bersamaan dengan produk exfoliating lainnya seperti produk yang AHA/BHA. Jika kulitmu normal, pakai tiga tetes. Jika kulitmu kering bisa dicampur dengan rich moist shooting serum. Jika kulitmu sensitif bisa dicampur dengan calming blue cream. Saya memakai serum ini rata seluruh wajah bahkan di daerah mata. Senengnya, daerah mata yang dulu hitam, kering, kusam, dan sedikit berkeriput (huhuhu), sekarang lebih baik. Mata panda tidak semengerikan dahulu, lebih sehat dan keriput tidak terlalu ketara meskipun belum hilang sepenuhnya.

Kemudian, setelah memakai serum, kalau pagi biasanya saya lanjut memakai pelembab dan sun screen. Kalau malam hari, ada tambahan sheet mask atau sleeping mask setelah memakai pelembab.

Selama dua bulan berperang melawan bruntusan, akhirnya sembuh juga. Setelahnya saya masih tetap memakai produk korea dan tidak lagi memakai krim dari klinik kecantikan. Meskipun kulit saya gak sekinclong saat memakai krim dari klinik kecantikan, tapi menurut saya, malah yang sekarang ini terlihat lebih manusiawi dan lebih sehat. hehehe.

Ada pertanyaan nak anak? hehehehe 😛 XD

 

 

 

Iklan

Review Base Make Up: Etude House Glow On and Fix & Fix Primer Tone Up

Welcome back to my channel~wakakakaka. Sok-sokan jadi beauty vlogger  padahal cuma pecinta gratisan dan sampel.wakakakak XD .

Oke… oke… Sudah lama gak curhatin masalah kusmetik nih. Sampe sungkan saya kalo lama gak apdet. Karena pengunjung saya kebanyakan dari pencarian review kosmetik. Biar gak ngomongin drama korea mulu lah yah… Tapi malah ngomongin make up korea. 😛

Jadi, saat Face Blur hampir habis, saya mulai cari-cari base make up lain. Bukan, bukan karena Face Blur gak bagus, tapi saya mau coba base make up lainnya. Face Blur sepertinya uda mulai kuno, tergeser dengan produk-produk serupa. Secara di Korea perkembangan kosmetik cepat sekali. Cepet nonggol produk-produk baru yang pada menggiurkan semuanya. zbl.

Sebenarnya saya mau coba brand lain selain Etude House. Brand kosmetik di korea itu sama kayak orang jualan Bakso di Malang atau orang jualan Batagor di Bandung. Buuaaanyyyaaaakkkkk!!! Kalau belinya cuma brand-brand itu tok, penghinaan namanya. Tapi entah ujung-ujungnya yang terbeli Etude House lagi. hehe.

Kenapa saya setia sekali memakai base make up? Karena saya suka no make up look alias kayak-gak-pakai-make up-padahal-sebenarnya-pakai. wakakaka. Nah, kalau pakai pelembab/ cream pagi saja sebagai alas bedak, masih kurang hehe. Sedangkan kalau pakai BB cream atau foundation terlalu tebel, kurang natural gitu. Opsyen paling pas yah pakai base make up atau primer ini.

Mereka adalaaah…

Glow On dan Fix & Fix Prime Tone Up

Karena masih coba-coba saya beli yang sample dan share in jar dulu. Karena kalo beli yang full size takut gak cucok cyynn. Kan sayang… Untungnya di Malang, ada olshop yang jual share in jar, jadi bagi orang macem aing yang suka coba-coba, itu sesuatu yang berkah ukthi~

Glow On

BFA1B6D9B5E5C7CFBFECBDBA_B1DBB7CEBFEC_BFC2_BAA3C0CCBDBA_00003
Sumber

Pertama kali lihat produk ini saya langsung ngesir karena pekejingnya yang unyuk dan simple. Kedua, penasaran karena base make up ini teksturnya cair dan bening, tidak seperti base make up lainnya yang liquid kental berwarna.

Dari namanya memang produk ini akan menghasilkan dewy look yang lembab dan glowing. Terdapat dua varian: Hydra Base dan Oil Volume Base. Hydra Base (yang bening) berbahan dasar air cocok untuk kulit berminyak. Sedangkan Oil Volume Base (yang emas) berbahan dasar oil untuk kulit kering. Meskipun berbahan dasar minyak dan dewy look, produk ini bebas minyak , ini yang paling saya suka.

IMG-20170320-WA0008
Satu set sample dapat dua varian. Weeenaakk to?

First impression, saya langsung suka dengan look wajah saya. Bersih bening seger gimana gitu… Tipe-tipe wajah rajin sholat tahajud yang selalu terbasuh oleh air wudhu, padahal aslinya?!! wakakaka. Yaoloh fake banget. XD Karena teksturnya yang lebih encer seperti air dan oil, produk ini sangat ringan diwajah. Jadi ketika saya ingin pake BB cream atau cushion, memakai base make up ini seperti mengurangi “beban” diwajah saya. Kelebihan lainnya, memakai teratur produk ini bikin kulit saya halus. Beneran. Bukan kesan halus saat pemakaian yang kemudian akan hilang setelah dibersihkan. Tapi efek halusnya itu terasa setelah saya cuci muka. Saya juga kaget, padahal kan ini kosmetik bukan skin care, tapi koq bisa bikin wajah halus yah?

Kalau dipakai apa bedanya  Hydra Base dengan Oil Volume Base?

Hydra Base (bening) memberikan efek segar dan basah/ dewy, yah yang kayak wajah-wajah muslimah sholehah itu tadi.wkkw. Sedangkan yang Oil Volume Base (emas) lebih terlihat glowing. Kalau saya lebih suka yang emas, padahal kulit saya tipe kulit berminyak loh. Tapi saya ngrasa kalau pake yang emas itu wajah lebih lembab tapi tidak berminyak. Gara-gara Glow on ini, sekarang saya jadi lebih suka dewy look yang glowing dan kinclong, padahal sebelumnya saya sangat tergila-gila dengan anything about matte.

Sangking kesengsemnya pake Glow On ini saya sampe lupa ngecek kandungan SPF-nya. Bagi saya, base make up kalo bisa harus ada SPF-nya, karena saya gak suka pake BB cream atau cushion dan sebangsanya untuk sehari-hari. Setelah saya cek, saya lumayan kecewa karena produk ini tidak mengandung SPF. hiks. Jadi, jika anda lebih sering berada diluar ruangan dan ingin memakai produk ini pastikan pakai juga sunblock, BB cream, foundation atau cushion terlebih dahulu yah?

Kelebihan Glow On:

  1. Dewy Look
  2. Lembab tapi bebas minyak
  3. Ringan diwajah
  4. Mudah diaplikasikan
  5. Mudah menyerap
  6. Bikin kulit halus

Kekurangan Glow On:

  1. Tidak menggandung SPF
  2. Lumayan Mahal untuk harga sebuah based make up. hehe 😛

Fix & Fix Primer Tone Up

IMG-20170320-WA0003
Yang ini satu set sample dapat tiga varian. Harga satu set sample cuma 15rb. Cukup dipakai 2 minggu.. wkkk

Base make up yang ini ada 4 varian warna: Rose, Mint, Lavender dan Pore. Tapi sample yang dijual di olshop cuma dapat tiga warna (rose, mint, lavender) saja. Iyes, satu set sample dapat tiga warna. Oke bingits kan?? hehe.

Rose (pink), direkomendasikan untuk kulit pucat, agar terlihat lebih merona. Mint (hijau), cocok untuk kulit yang kemerah-merahan atau merah karena jerawat dan dapat membantu meng-cover bekas jerawat. Kulit saya tipe kulit yang kemerahan dan tidak berjerawat. Ketika pakai yang warna mint ini, memang tone kulit saya nampak clean n clear, resik nyenengke pokok e. Lavender (ungu), untuk kulit kusam yang akan mencerahkan skin tone seharian. Dari ketiga warna, yang paling tidak cocok dengan skin tone saya yang warna ungu ini. Karena terlihat puuuuuttiiiiihhhhh sekali, kayak lampu taman. Silau!

Yang pore saya gak bisa kasih review-nya karena belum coba.Tapi kayaknya sih, itu untuk masalah pori-pori besar dan untuk mengontrol sebum/ minyak.

Selain berfungsi sebagai primer atau base make up, bisa juga berfungsi sebagai color correcting atau skin care untuk meratakan warna kulit . Itu sebabnya ada begitu banyak varian warna. Jadi, ketiganya bisa dipakai sekaligus untuk memberikan skin tone yang sempurna dan flawless. Karena yang sempurna-sempurna itu tidak baik menurut saya (opo seh?!! wkk), jadi saya kurang suka ketika memakai ketiganya sebagai color correcting. Gak bagus juga hasilnya di wajah saya. hehe.

Yang ini ada SPF-nya, jadi mayan tenang jalan-jalan diluar meskipun tidak memakai sunblock atau BB cream. Tapi saya kurang suka karena tidak melembabkan. Harus dicampur dengan face oil dulu agar kulit saya tidak kering dan tidak terlihat cakey. Karena kalo pakai primer ini tok dan tidak dicampur sama face oil, gak bagus dikulit saya. Mungkin kondisi kulit orang beda-beda yah. Jika dikulit saya kering belum tentu di kulit orang lain juga kering.

Eh tapi base make up ini awet loh… Meskipun setelah dipakai wudhu tanpa harus touch up lagi memakai bedak, wajah saya masih terlihat seger dan bersih.

Kelebihan Fix & Fix Tone Up:

  1. Terdapat tiga varian warna yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan kulit
  2. Bisa untuk color correcting
  3. Mengandung SPF 33 PA++
  4. Awet

Kekurangan:

  1. Tidak melembabkan kulit
  2. Tekstur sedikit pekat, jadi gampang kering

Kesimpulannya, sejauh ini masih belum ada produk yang mengalahkan Face Blur dihati saya. Hahahaha. Kalo dua base make up ini, harus pake make up lain agar hasilnya bagus. Sedangkan tidak dengan Face Blur. Setelah memakai krim pagi, terus pakai Face Blur hasilnya sudah sangat memuaskan.

Btw, kalo ada yang mau sharing atau tanya-tanya monggo loh… Daripada kolom komentar dianggurin gitu, kesian kan?