Review Drama Korea Goblin: 6 Pesan Moral dan Spiritual Dalam Drama Korea Goblin

Karena sudah bikin First Impression-nya, awalnya saya tidak berniat membuat review. Tapi setelah beberapa episode tayang, saya semangat 45 pengen bikin reviewnya nanti. Apalagi saat nonton episode 13, semangat bikin review saya umep (red: mendidih). Episode 13 adalah episode paling daebak menurut saya. Ekpektasi ending yang sedih tapi keren itu yah seperti itu. Pas, gak berlebihan. Penyeselesaian ada , pesannya apik, dan memberikan perasaan yang ambivalent- ini yang paling saya suka. Hehehe.

Perpisahan antara malaikat maut dan adiknya goblin yang sedih tapi manis dan lucu. Goodbye, Phea. Awawawawaw!! Kisah persahabatan malaikat maut dan goblin juga memberikan perasaan yang ambivalent. Disatu sisi, si goblin marah dan benci sama malaikat maut, tapi disisi lain malaikat maut adalah partner in crime yang bikin hidupnya lebih hahaha hihihi, setelah sekian lama sendiri dan kesepian. Juga, akhir cerita tjinta si goblin dan pengantinnya yang dramatis, menguras air mata tapi kereeen. Apalagi adegan cabut pedang dengan tangannya sendiri dan si goblin jadi abu di depan mata pengantin goblin. Kemudian ditutup sempurna dengan lagu ballad yang mellow banget. Itu kerennya bikin saya misuh-misuh.

debu1
Ngaku! siapa yang nangis lihat adegan ini? hahaha

Andai saja ending drama ini di episod 13, saya yakin drama ini bakalan menjadi drama yang tak terlupakan. Bagaimana tidak, karena pasti penggemar Goblin gak akan bisa move on dari drama ini. Ya to? Masih ingat dengan endingnya Jung Pal di Reply 1988? Saya yakin, penggemar Jung Pal, sampe sekarang masih ada aja yang belum bisa moven on. hehehe.

Kemudian tayanglah 3 episoe terakhir yang absurd dan merusak seluruh cerita sebelumnya yang sudah keren itu. Setelah nonton episode 13, saya sih sudah feeling gak enak dengan 3 episode terakhir. Tapi ternyata absurdnya melebihi ekspektasi saya. huehuehuehue. Goblin yang tiba-tiba ada di Padang Mahsyar sambil bawa kertas perjanjian. What?!! koq bisa-bisanya dia pegang kertas di alam barzah?!

Terlepas dari endingnya yang sangat absurd itu, drama ini masih layak dilihat. Pesan Goblin yang kesepian tersampaikan. Selain itu drama ini mengandung banyak pesan moral dan spiritual (abboottt!!), meskipun di beberapa penggambaran, saya kurang sreg gimana gitu karena berbeda dengan keyakinan dan yang saya yakini. Tapi menurut saya spiritualitas adalah hal yang universal, bukan? Meskipun simbol atau institusinya berbeda dengan setiap keyakinan, tapi inti pesannya universal.

dewa4
Salah satu penggambaran yang gimana gitu. Dewa yang merasuki tubuh manusia dan minum Beer di Pub!!

Daripada mbahas plot, karakter, klimaks yang sudah biasa, mending kita bahas pesan aja yuks. Siapkan secangkir kopi juga pikiran yang tenang…

Tidak ada atheis di dunia ini

Manusia adalah makhluk spiritual. Yupp, karena manusia butuh Tuhan. Kata teman saya yang seorang Dosen (Doi blogger baru loh, silahkan mampir-mampir diblog dia. Kenalan juga boleh), dia meyakini bahwa tidak ada atheis di dunia ini, karena tidak bisa manusia tidak percaya Tuhan. Karena fitrah manusia itu butuh Tuhan. Seatheis-atheis seseorang, disaat dia berada pada titik terendah, dia akan mencari Tuhannya. Karena manusia butuh semacam kekuatan Maha Besar yang menguasai jadag raya yang melebihi dirinya. Seperti Ji Eun Tak, se-enggak percayanya dia dengan Dewa dan kekuatan Doa/harapan, pada akhirnya toh dia tetap berdoa juga kan?

eun-tak3
Ji Eun Tak, akhirnya kamu bertobat, Nak?

Drama ini menurut saya dan temen saya, cukup memberikan pengetahuan kepada kita tentang pandangan orang korea terhadap  Tuhan/ Dewa, agama, takdir, doa/harapan. Kalau menurut wikipedia orang korea sebagian besar memilih tidak bergama, mungkin saja bukan berarti mereka tidak percaya Tuhan, tapi mereka menolak dengan komitmen agama. Mungkin mereka-mereka yang atheis juga seperti itu.

Kenapa Ada Penderitaan?

Dari beberapa tulisan seseorang atheis yang pernah saya baca, salah satu penyebab mereka menjadi atheis adalah pertanyaan itu. Kenapa ada penderitaan di dunia ini? Kenapa Tuhan menciptakan kesedihan? Dimana Tuhan ketika kebencian, penderitaan dan permusuhan merajalela di dunia? Kemudian sampailah pada pertanyaan yang agak ngeri, Benarkah Tuhan ada?

Manusia hidup itu tidak terlepas dari ujian atau cobaan,  yes? Bahkan Goblin pun diberi cobaan. hehe. Kehidupan manusia bersifat dinamis. Artinya selalu berproses, berjalan dan bersiklus. Bahagia dan sedih adalah siklus. Cobaan dan ujian juga siklus. Setelah selesai dengan ujian ini, akan berlanjut ke ujian berikutnya. Dan begitu seterusnya. Jadi kenapa Tuhan membuat kita hidup hanya untuk diberi cobaan dan disuruh menderita?

“Agar mereka mencari dan membutuhkan Tuhan”, jawab Dewa kepada Dewi yang bertanya, kenapa dari awal saja Dia tidak menciptakan dunia yang sempurna, dimana tidak ada dosa dalam dunia itu. Saya sangat setuju dengan jawaban Dewa tersebut. Meskipun gak setuju banget dengan penggambaran Dewa yang merasuki manusia terus ngobrol dengan dewi sambil minum Beer. Duh masak Tuhan minum beer sih?.

dewa1
Quote

Kalau diingat-ingat saya juga pernah atheis dan pernah bertanya kenapa ada penderitaan. Dan pada suatu malam saya mendapatkan kesadaran dan jawaban atas pertanyaan saya. Kenapa ada penderitaan? Karena kesenangan dan kebahagiaan tidak cukup membuat manusia mengingat Tuhannya. Tapi kesedihan dan penderitaan, selalu berhasil membuat manusia mencari dan membutuhkan Tuhannya. Konflik diperlukan agar manusia berevolusi, kata Paulo Coelho dalam bukunya yang berjudul Aleph. Tidak ada bayi yang lahir tanpa penderitaan Ibunya. Karena penderitaan itu manusia butuhkan untuk berkembang, kata Cak Nun.

Takdir

Salah satu yang membuat drama ini menarik bagi saya adalah pertanyaan tentang Takdir. Sepertinya orang korea sangat percaya pada takdir yah? Terutama takdir berupa bertemu-pasangan-yang-diidam-idamkan. wakakakaka. Tetapi kenapa mereka tidak percaya takdir buruk yang menimpa mereka? Saya menangkapnya seperti itu. Manusia cenderung menyalahkan Tuhan tentang takdir buruk yang menimpa mereka. Kemudian mempertanyakan keberadaan-Nya dan akhirnya meragukan Dia. Tapi saya suka sekali jawaban Dewa (saat minum beer itu) tentang Takdir, ” Takdir adalah pertanyaan yang kulempar pada kalian. Dan jawaban dari pertanyaan itu kalianlah yang harus mencari jawabannya”.

malikat-maut-nangis
Gambar tidak ada hubungannya sama tulisan. Cuma, saya suka aja lihat akting dia nangis. Cup.. cup..cup…

Menurut keyakinan saya Takdir adalah ketetapan Tuhan. Ada 3 takdir Tuhan yang tidak bisa dirubah oleh manusia: Kematian, Rezeki dan Jodoh. Bagi saya, umur gak melok duwe (Kematian rahasia Tuhan), Rezeki meskipun sudah diatur tapi kodrat manusia untuk terus berusaha. Dan rezeki itu tidak hanya berupa duit dan kekayaan. Tapi bisa juga teman, kenalan, kesadaran dan masih bayak lagi. Dan jodoh (diam sejenak) 100% saya yakin itu adalah misteri Tuhan. Hahahahaha… Woey!  curcol woey!!! curcooolll!!! XD

Kodrat Manusia Adalah Berusaha

eps-4
Malaikat maut punya kenalan desain interior rupanya. Apik loh ruangan kerjanya. Coozy banget. #Salpok

Masih ingat dengan scene ini? Diceritakan, Goblin pernah menolong seorang anak. Dari salah banyak orang yang ditolong Goblin, anak ini adalah favoritnya. Karena, meskipun dia diberitahu jawaban tentang persoalannya, dia memilih untuk berusaha mencari jawaban sendiri, dan merubah hidupnya sendiri. Dari scene ini penulis berusaha menjelaskan bahwa setiap manusia pasti pernah mendapatkan keajaiban. Tapi kebanyakan orang hanya berdiam di momen keajaiban itu dan berharap keajaiban terjadi lagi padanya. Saya sematjam tertohok dengan scene ini.  Sepertinya kecenderungan semua orang yah seperti itu? Mengharapkan keajaiban datang disaat mereka terpuruk. Saya mengenal beberapa orang yang seperti itu. Mungkin saya juga termasuk.

Saya lupa dan kemudian sadar, bahwa kodrat manusia untuk tetap berusaha.  “Pekoro Gusti Allah arep ngekek i awakmu keajaiban opo enggak, iku guduk urusanmu. Tapi berusaha iku seng mesti kudu mbok lakoni.” Saya sangat ingat dengan kata-kata ini. Tapi saya lupa siapa yang bilang. hehe.

Pilihan dan Konsekuensi
konyol2
INI BUKAN HOAX. Dia mungkin satu-satunya manusia yang pernah numpang beol di toilet ruang kerja Malaikat maut. wkk
Seperti dibanyak drama yang sudah saya lihat, pesan yang sering muncul dan ingin disampaikan oleh penulis skenario adalah bahwa manusia mempunyai pilihan atas hidupnya sediri. Manusia punya pilihan dan kekuatan untuk merubah hidupnya jika dia melakukannya dengan gigih.  Tapi lagi-lagi penggambaran yang dilakukan penulis skenario ini kreatif sekali. Seorang yang bisa membuka pintu ruang kerja Malaikat Maut gara-gara kebelet beol! Cuuuuurrr… Wakakaka. Keputusasaan seorang manusia bisa membuka pintu apapun, katanya. Iya sih… Bener juga. Tapi manusia yang numpang beol di ruang kerja Malaikat Maut itu sesuatu sekali, tante penulis.  Malaikat maut punya toilet diruang kerjanya?? waakakaka
Goblin saat di padang barsyah (episode 15), memilih tetap menjadi goblin dan menunggu dipanggil ke alam manusia. Itu adalah pilihan bodoh yang dia ambil, kata Dewi. Karena setelah kembali ke alam manusia, ternyata tidak lama pengantinnya mati. Dan satu persatu orang terdekatnya mati dan meninggalkan dia. Kesepian adalah konsekuensi yang harus dia tanggung atas pilihannya sendiri.
Seperti yang pernah saya tulis direview Signal sebelumnya, manusia adalah makhluk paling sempurna karena dia bisa memilih. Tetapi terkadang memilih bukan perkara yang mudah. Karena setiap pilihan mengandung resiko. Seperti koin yang mempunyai dua sisi, segala hal di alam ini mempunyai sifat dualisme. Dua sifat yang berlawanan yang keduanya selalu seiring sejalan. Jika manusia diberi kebebasan memilih, maka dia juga harus menangung resiko dari pilihan tersebut.
Setiap orang membuat pilihan, yang sulit adalah hidup dengan pilihan itu.
Hal Baik Pasti Datang Terlambat
Hal baik pasti datang terlambat. Sebenarnya ini adalah bab yang ingin saya percayai saat ini. Ahahahaha… Sudah ah…
Gimana? Sudah enek membaca tulisan yang penuh golden fish ini? hehe
Iklan

Manusia Menyukai Kenangan: Review Reply 1988

bokeh-light-memories-photography-quote-Favim.com-128290
Hanya sebuah foto yang saya ambil di Google

Manusia itu menyukai kenangan. Bukankah hanya kenangan yang bisa membuat peristiwa sedih menjadi indah nantinya dan bisa dinikmati, bahkan bisa dijadikan cerita? Saat sendiri dan merasa kesepian, memanggil kembali kenangan, suasana bisa menjadi lebih dramatis bisa sedikit menghibur hati yang kesepian. Potensi manusia yang menyukai kenangan inilah, membuat produser drama korea membikin drama yang mengajak pemirsanya memanggil kembali kenangan-kenangan pada periode waktu tertentu. Sudah tiga drama yang telah diproduksi, yaitu Reply 1994, Reply 1997, dan reply 1988. Ketiga seri Reply tersebut sangat disukai masyarakat korea dan penikmat drama korea. Konon katanya Reply seri terbaru yaitu Reply 1988 lah yang mendapat sambutan paling meriah, sangat dicintai dinegaranya dan bikin baper penikmat drama korea di luar Korea, termasuk Indonesia, terutama SAYAH!!

Saya, sebagai brand ambassador tidak resmi Tv-N (stasiun televisi yang menayangkan drama ini) cabang Indonesia, mengajak dan mengundang anda semua untuk menonton drama ini. Dan sebagai penikmat drama korea tingkat veteran, saya menobatkan drama ini sebagai Drama of The Year 2015 and 2016 (yah, nanti kalau ada drama yang lebih bagus di tahun ini akan saya revisi. Wkk).

Entah drama atau film yang saya review di blog ini pastinya “lain” dari drama-drama lainnya – yang saya ikuti. Sesuatu yang lain itulah yang ingin saya bagikan. Saya perlu mengeluarkannya biar gak bosok di dalam.

Anda tidak terlalu suka drama percintaan? Jangan khawatir… karena drama ini ber-genre Drama Family Comedy. Bercerita tentang 5 keluarga koplak yang tinggal di gang yang sama pada tahun 1988. Yup, drama ini mengajak kita bernostalgia ke tahun 1988. Anda belum lahir atau masih orok ditahun segitu? Sama, saya juga. Hahahaha. Jangan khawatir juga, karena Korea tahun 1988 sama dengan Indonesia tahun 1998, paling tidak itulah yang saya rasakan. Wakakaka. Gile, Indonesia ketinggalan 10 tahun dari korea, Bo’. Wakakak. Anda tipe orang yang mudah bosan dengan banyaknya episode? Jangan khawatir karena drama ini mengandung humor tingkat parah. Setiap episodenya pasti ada adegan yang LOL banget sampe bikin ngakakak.

Attention to detail

Drama yang sangat attention to detail banget. Saya yakin persiapan pembuatan drama ini lebih lama dari drama-drama lainnya. Dibutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk melakukan riset tentang apa saja yang terjadi 27 tahun silam. Peristiwa-peristiwa bersejarah, peristiwa politik yang kontroversial, fenomena masyarakat yang terjadi pada waktu itu, budaya masyarakat yang masih dilakukan pada waktu itu dan mungkin sudah hilang saat ini, fashion, hair style, make up, lagu, film, tayangan berita, bahkan Iklan-iklan jaman jadul ditayangkan kembali! Belum lagi mengumpulkan benda-benda yang lagi nge-trend dan merepresentasikan tahun tersebut. Seperti, televisi, tape recorder, telepon, kulkas, mobil, bus, komik, kaset, walkman, piringan hitam, bahkan snack-nya pun kemasannya dibikin persis seperti 27 tahun silam. Sumpah niat banget pokoknya, beda jauh sama, ehhem, sinetron endonesah.

Saya baru tahu kalau Olimpiade 1988 dilaksanakan di Seoul Korea Selatan. Di tahun 1988 di korea, budaya memberikan atau bertukar makanan ke tetangga masih berlangsung. Di Indonesia, sampai sekarang masih berlangsung. Wakaka. Pisang dan Nanas adalah makanan mahal dan langkah di korea pada tahun tersebut. Satu biji pisang (biji loh yah, bukan satu curung) harganya lebih mahal daripada satu bungkus rokok. Di Indonesia, segala macam pisang dan Nanas mudah dicari dan harganya murah pula. Wakakak… Ah, Endonesia kau sungguh sesuatu… :-*

Mendobrak standar cerita fairy tale

Fairy Tale???? Iyes… Fairy Tale tidak bisa lepas dengan cerita tjinta dan menemukan tjinta sejati. Uhuk. Entah apapun itu, novel, film, drama, sinetron yang bergenre romance, tema utamanya tidak jauh-jauh dari itu. Menemukan Tjintah Sejatih, #preett!

Jika drama lainnya hanya dan terus memamerkan kisah tjinta antara dua insan manusia yang penuh cobaan dan ujian, dan mendoktrin permisanya dengan pemikiran jika kamu percaya tjinta, maka tjinta akan menolongmu dari segala macam bahaya dan hidupmu akan bahagia selamanya. #Astaghfirullah.. Oke, itu tidak salah tapi saya wes enek dengan yang seperti itu. Dan nyatanya juga tidak seperti itu. Jauuhh seperti itu.

Drama ini seperti ingin mendobrak standar cerita drama per-tjintaan selama ini. Bahwa, tjinta antara dua insan yang dimabuk asmara adalah golongan terendah dari tingkat kasih sayang antar manusia. Di atas itu, masih ada cinta orang tuamu, kakak adikmu yang berada dalam satu institusi yang disebut keluarga. “Pada akhirnya yang menolongmu dari masalah bukanlah otak, tetapi seseorang yang akan terus mengandeng tanganmu dan tidak akan melepasmu, dia adalah keluarga.”.

Selain keluarga, masih ada hubungan antar sahabat yang lebih intim daripada patjaran dan biasanya dianggap sepele,  “Mencintai seseorang bukan cuma berarti kau harus senang bisa ada didekat mereka tapi artinya kau mau menyesuaikan dirimu dengan mereka. Lalu, mencintai seseorang berarti sebesar apapun rasa sakit dan penderitaan yang disebabkan oleh orang itu dan meski kau ingin sekali membenci mereka tapi, pada akhirnya, kau tidak akan bisa membencinya. Mencintai seseorang, bukan berarti kau tidak membenci mereka. Melainkan kau tidak bisa membencinya”. Dan itu semua hanya bisa dilakukan oleh keluarga dan sahabatmu, bukan pacarmu, mungkin juga suamimu. Hehe :p

Btw, itu yang digaris miring bukan quote bikinan saya. Itu saya nyadur dari drama ini. Mana mungkin saya bisa bikin kata-kata yang super sekali seperti Golden Fish Ways kayak gitu, ya kan?? wkakaka :v :p

Deep Messages

Menurutku, ini adalah Drama Satir. Dibalik skenario yang penuh dengan kekocakan, setiap episodenya mengandung pesan yang sangat mendalam. Yes, setiap episodenya. Drama yang penuh dengan muatan pesan mendalam tapi dibalut dengan sangat ringan dan menghibur. Dan realistis!

Bikin Baper berkepanjangan

Ini yang paling bikin gregetan. Meskipun tema utamanya adalah keluarga dan sahabat, entah kenapa romancenya bikin baper berkepanjangan. Padahal yah, cuma gitu-gitu doang. Ini adalah drama dengan ending yang menyedihkan. Menyedihkan bagi saya lah…! Mana mungkin ada cerita romance comedy yang berakhir menyedihkan? Ya kan?

Karena sad ending bagi saya itulah, saya menaruh kebencian yang luar biasa pada penulisnya. Dasar bajingan tengik! Saya dibikin ketawa, nangis, terharu, belum habis terharunya dibikin ketawa lagi, terharu lagi, nangis lagi, BAHKAN PATAH HATI!! Siapa mereka berani-beraninya membuat wanita kuat dan tegar seperti saya bisa rapuh dan patah hati hanya dengan cerita fiksi romantisme picisan anak remaja. Cih!!!

Bagi yang sudah menonton drama ini, atau akan menonton drama ini, saya titip salam buat Mas tjakep, tinggi yang tangganya ganteng dan punggungnya menggoda. Dia yang bikin saya patah hati. T__T

Mblo… Mblo… Seharusnya hidupmu itu dibikin patah hati karena hubungan asmara, bukan patah hati karena lihat drama. Dasar Jomblo…

Mewarnai Bibir

IMG_4299

Hello… It’s me…. Hehe *nyanyi ala Adele*

Santai saja, kali ini saya tidak akan membahas drama koriyah. Belum-belum sudah skeptis saja sama saya??! Iyah, janji deh pokoknya gak bahas drama koriyah. Saya mau bicara yang lagi kekinian-kekinian pokoknya. Apakah itu??

Berdandan. Hoooo…. Cewe mana yang hare genee tidak tergoda untuk tidak berdandan??? Oh, tentunya saya yakin, masih banyak cewe-cewe di luar sana yang nyaman dengan penampilan polos apa adanya. Tapi, coba deh perhatikan ketika jalan-jalan di Mall misalnya, hampir semua cewe berdandan bukan? Jangankan di Mall deh, waktu saya ke kolam renang, mbak-mbak atau bahkan adek-adek yang pada renang disitu mereka pakai make up loh. Jadi, boleh dong saya katakan berdandan saat ini adalah aktivitas kekinian, sama seperti naik gunung yang cuma ingin berfoto dan fotonya di upload di sosmed. Sosial media sungguh luar biyasa berpengaruh kepada gaya hidup sehat orang zaman sekarang. Saat ini, orang-orang mulai memperhatikan kesehatan mereka dan mulai berolahraga. Naik gunung, berenang, jogging, yoga dan masih banyak lagi. Meskipun, niatnya bukan olahraga tapi cuma buat foto-foto gak papa lahh… Naik gunung jauh-jauh, capek, waktu sampai puncak cuma buat ber-selfie. Gak papa, toh dia juga sudah berolahraga waktu naik dan turun gunungnya. Ya kan?? Gak papa…

Butuh mijon nih.. sudah mulai kurang fokus

Jadi, berkat sosial media juga, cewe yang tidak bisa berdandan-dan- kepingin-bisa-berdandan, bisa cari tutorial make up gratis. Gak perlu belajar skill kecantikan dan bayar mahal. Bahkan lewat sosial media pula, kita bisa cari dan beli secara online produk-produk make up import yang dijual dengan harga lebih murah daripada di konter aslinya. Tidak hanya itu, macamnya pun lebih banyak daripada yang dijual di tok-toko terdekat. Luar biyasa toh dedikasi sosial media pada kehidupan kita?? Tepuk tangan dong..!

Saya termasuk cewe yang suka berdandan. Tapi bukan berdandan yang gimana-gimana gitu. Gimana-gimana maksudnya gimana? Yaahh.. yang sampe pake foundation tebal dan bulu mata anti badai hanya untuk sehari-hari atau dipakai waktu mau jogging. Untuk sehari-hari saya hanya pakai make up yang seperlunya saja. Itupun kalau gak lagi kumat penyakit mbabesnya. Make up saya hanya bedak, eyebrow powder, eyeliner dan yang paling penting LIPSTIK!!!

Setahun ini saya gila beli lipstick, sodarah-sodarah. Setiap kali lihat-lihat di konter make up, yang saya cari pertama kali adalah lipstick, yang selalu saya coba juga lipstick. Di belanja online pun, yang hanya di pikiran saya “Beli lisptik…. Beli lisptik…”. Kenapa lipstick? Mungkin karena hidup saya hanya hitam, putih saja, jadi saya butuh lipstick untuk menambah warna. Eh curcol… :p

By the way, saya lebih suka dengan lipstick matte daripada yang glossy. Khususon lipstick matte dengan warna yang menyala dan menggoda. Seperti, warna orange ngejreng, merah menyala, merah gelap tapi masih kelihatan menyala, dan warna fucia yang terang dan seger banget itu.

Bagi saya yang pekerjaannya bukan dibidang yang mengharuskan selalu terlihat cantik bermake up, membeli banyak lipstick hanya karena godaan iman adalah sesuatu yang berlebihan memang. Pernah, suatu hari saya di marahin sahabat karena kegilaan terhadap lipstick ini dan dia menyuruh saya pergi ke gunung untuk bertaubat -_- . Awalnya saya tidak terlalu khawatir dengan kegilaan ini, karena paling nanti juga bosen-bosen sendiri. Dan memang beberapa bulan kemarin saya puasa beli lipstick. Yeeaahh!!!

Tetapi satu bulan ini kumat lagi. Haiisshhh!!

Kalau dulu saya suka berburu dan menggunakan lipstick matte denga warna yang ngejreng, saat ini, lebih suka pake lip lint. Warnanya masih benderang sih, tapi tidak terlalu terlihat ihwaww karena bahan dasarnya lip tint adalah air. Enaknya pake lip tint dia juga lebih ringan kalau dipakai, beda sama lipstick. Jadi, kaya gak pakai pewarna bibir, lebih terlihat natural gitu deehh..

Meskipun mempunyai cukup banyak lipstick dengan berbagai warna, saya masih sering bosan dengan warna-wana yang saya punya *dasar!*. Karena bosan dengan warna yang itu-itu saja saya coba mencampurkan lipstick satu dengan yang lain untuk menghasilkan warna yang saya cari. Dan Yureekaaah, berhasil!! Saya pernah kepingin banget punya lipstick warna Coral. Tapi berhubung waktu itu sudah beli 4 lip tint dalam waktu satu bulan (segera bertaubatlah anak muda!!!), akhirnya saya urungkan niat beli lipstick baru. Alih-alih, beli yang baru, saya mencoba bereksperimen dengan mengoplos lipstick yang ada. Dan TARAAAAA, warna koral yang saya inginkan bisa di dapatkan. Tentunya tidak perlu membeli yang baru. Keren kan?? Keren dooong. Tepuk tangan lagi, yuk…!

B612_20151110_090948
Warna Coral

Suatu hari, sepupu saya terpana melihat saya. Hahahaha. Enggak ding, dia terpana dengan warna lipstick yang kupakai. Kata dia, saya gak punya lipstick dengan warna seperti itu. Dia tanya apakah saya beli lipstick baru lagi? Kemudian saya ceritakan hobi baru itu. Keesokan harinya, pagi-pagi sekali dia kerumah, hanya untuk minta diajari ngoplos warna lipstick seperti yang kemarin saya pakai (niat banget tu anak). Setelah saya praktekan ke bibir dia, lantas si sepupu berkomentar, “ Ini mah namanya bukan pake lipstick, tapi mewarnai bibir”.

B612_20151202_082821
Warna lipstick yang berhasil membuat sepupu terpana
B612_20151113_082218
Bimsalabim… jadilah warna ungu

Mewarnai?? Kayak anak TK saja… haha. Tapi memang lebih seperti mewarnai sih… Warna yang digunakan lebih dari satu. Tidak sekali poles langsung jadi warna yang diinginkan, tetapi harus beberapa kali. Seperti teknik mewarnai juga, ada bagian bibir yang diberi warna terang bagian bibir lainnya diberi warna gelap. Ribet yah? Emang… :p

Saya seneng banget dengan hobi baru ini. Selain alasan lebih ekonomis, hobi baru ini juga penyelamat saya. Koq bisa? Waktu itu saya lagi jalan-jalan, kemudian ketemulah dengan kawan lama. Pasti uda bisa nebak dong apa yang ditanyakan kawan lamamu ketika kalian bertemu lagi? Yup, betul sekali, KAPAN NIKAH. Adegan yang biasa terjadi seperti ini:   “Hey Mora, yokpo kabar e? Sudah nikah belum? Anakku sudah dua loh, kamu kapan?”. Sedih gak sih? Sedih banget!! Tapi semenjak ngoplos lipstick, adegan yang terjadi: “Hey Mora, yokpo kabar e? Hey, lipstickmu koq bagus? Beli dimana? Apa mereknya? Nomer berapa?”. Ajaib kan?? Serius, ini benar-benar terjadi pemirsah…! Terima Kasih Lipstick, sejak mengoplos kalian, saya tidak lagi ditanya Kapan Nikah.

Jadi, jika pemirsah-permisah sekalian ingin orang-orang berhenti bertanya kepada anda Kapan Nikah, mulailah memakai lipstick sekarang juga! Apa hubungannya? Emang gak gak ada

 

 

2014 in review

Barusan dapat email dari wordpress. Isinya tentang laporan blog saya selama satu tahun. Yang mengejutkan dan bikin malu itu, selama satu tahun ini saya cuma dua kali ngepost tulisan! Ya Tuhaannn…. Huakakakaka.. Bikin malu khan?

Uda ah… Saya sudahtidak bisa bisa berkata-kata lagi. Goodbye 2014, Welcome 2015… Semoga tahun depan saya lebih rajin nulisdi blog.

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2014 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Satu kereta gantung di San Francisco mengangkut 60 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 3.400 kali di 2014. Jika itu adalah kereta gantung, dibutuhkan sekitar 57 perjalanan untuk mengangkut orang sebanyak itu.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Liebster Award

Hallo…. Hallo… Apa kabar semua. Hehehe

Sepertinya suda lama saya tidak nge-blog. Saking lamanya, tetangga blog sebelah, iwed sampai kangen setengah mati katanya. Hahaha I miss you too iwedd. Dia komen di postingan terakhir seperti ini “Ahjumma I miss you. Where have you been? Udah bersarang nih blog gak disatronin”. Gak hanya bersarang wed, tapi banyak gelandangan yang tidur di sini juga. hehehe

Beberapa minggu yang lalu saya dapat award dari Fasya Aulia. Nama awardnya, The Liebster Award. Saya kaget loh dapet award ini. Kenapa blogger tidak niat seperti saya dapat award?? Hehe. Tapi, saya harus berterima kasih pada fasya aulia, karena dia,saya jadi punya bahan buat nulis di blog lagi. Hehehe. Karena selama ini memang tidak ada yang bisa saya bagikan lewat blog.

Tulisan tentang award ini bisa di baca disini. Untuk mendapatkan award ini, ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu:

  1. Post award ini ke blog kalian
  2. Sampaikan terimakasih kepada blogger yang mengenalkan award ini dan link back ke blognya
  3. Share 11 hal tentang diri anda
  4. Jawab 11 pertanyaan yang diberikan kepada anda
  5. Pilih 11 blogger lainnya dan berikan mereka 11 pertanyaan yang anda inginkan

Point pertama dan kedua sudah, berarti tinggal point kertiga dan seterusnya.

Share 11 hal tentang diri saya.

11 hal tentang diri saya adalah saya wanita 24 tahun single dan sedang cari jodoh (huehehehehe). Saya lebih suka di rumah daripada harus kelayapan di luar. Sampai sekarang saya tidak bisa setir sepeda motor karena takut nyetir di jalan raya. Tapi kalo kemana-mana saya lebih suka naik sepeda motor daripada mobil karena suka motion sickness alias mabok darat kalo naik mobil (tapi kalau mobilnya bagus biasanya enggak :v). Kadang saya suka “autis” kemana-mana sendiri dan biasanya jalan kaki. Saya jago bikin cake dan brownies, bukan karena saya hobi bikin kue, tetapi karena pertama kali bikin brownies langsung disuruh bikin 15 loyang (gimana gak langsung hapal tuh??) ketika membantu ibu bikin pesanan brownis, dan ternyata saya punya bakat bikin kue dan memasak. Saya suka ke toko buku, selain saya memang hobi membaca, saya juga suka beli bolpoint-bolpoint lucu, note-note lucu atau semua stationary yang lucu-lucu meskipun nantinya gak kepakai. Ketika sakit ada dua hal yang ku benci, minum obat dan gak boleh mandi.

Selanjutnya, saya harus menjawab 11 pertanyaan yang di berikan.

  1. Apa yang kamu tulis di blog dan kenapa kamu menulis blog? Yang saya tulis di blog adalah sesuatu yang ingin saya bagikan. Bisa curhatan saya, bisa pemikiran saya, resensi film atau drama yang baru saya tonton. Mungkin resensi novel juga nantinya. Pokoknya ketika saya ingin sharing sesuatu lewat blog. Kenapa saya menulis blog? Sebenarnya dulu saya gak sengaja loh bikin blog. Hehehe (kelihatan kalo tidak niat). Saya anggap blog adalah tempat sampah saya ketika saya ingin menyalurkan uneg-uneg saya.
  2. Apa manfaat dari nge-blog menurut kamu? Saya jadi nambah teman. Bisa mendapatkan info menarik dari membaca blog orang lain. Bisa buat katarsis juga saat sedang stress. Hehe
  3. Siapa teman pertama kamu di dunia blog? Dia adalah Empok juminah raradee  karena dia yang dulu memaksa saya bikin blog dan mengancam tidak mau berteman lagi kalau saya tidak segera bikin blog!! hahaha :p
  4. Apa buku yang bisa kamu rekomendasikan untuk orang lain?
    1. Pulang karya Leila S. Khudori. Novel ini baguuss binggittss sodara-sodara… Selain diksinya yang ringan renyah, isinya juga oke. Pokoknya recomended banget lah.
    2. Spiritual Journey of Emha Ainun Nadjib karya prayogi R. Saputra.  Kenapa buku ini recommended? Karena anda akan menemukan banyak informasi menarik di sana.
    3. Ketika Hujan Menyembuhkanmu oleh Wahyu Bramasto. Buku tentang psikologi spiritual. Buku ini mengajak kita mengenal diri sendiri lebih mendalam. Dan memberi tahu bagaimana menyembuhkan diri dari luka-luka emosi.
  5. Apa pencapaian yang ingin kamu dapatkan di tahun ini? Yang pertama terlintas adalah KAWINN!! Hahahaha… yaaa meskipun saya belum ada pasangan dan sedang cari pasangan, boleh lahh berharap dan berdoa, hehe. Toh , Jodoh gak kemana (tapi saingan yang dimana-mana. huhuhuhu).
  6. Kapan terakhir kamu menangis, dan apakah alasan nya? *mikir lama* kapan yahh?? Lupa. Kayaknya waktu liat drama atau film deehh. Tapi lupa juga kapan itu. hehehe
  7. Kapan terakhir kamu tertawa bahagia, dan siapakah orang yang ada sampingmu? (Jangan jawab sendiri ya, karena menurut buku psikologi positif yang saya baca, saat tertawa bahagia biasanya kita sedang bersama orang lain). Ada dua momen membahagiakan, beberapa minggu lalu saat sahabat saya berkunjung dan menginap di rumah, dan kita menggila bersama. Karena sudah lama kita tidak bertemu. Dan ketika minggu lalu berkunjung ke rumah kakak di Bogor, waktu bercanda sama ponakan-ponakan yang masih unyu-unyu, dan lihat tingkah laku mereka yang kadang suka aneh-aneh. Kumpul keluarga, meskipun gak lengkap karena kakak saya yang lain dan keluargaya gak ikut.
  8. Siapa orang yang menjadi inspirasi kamu? Ibuk, untuk kerja keras dan semangat beliau sampai sekarang. Untuk bimbingan dan pola asuh beliau yang mengajarkan saya banyak hal. Bapak, untuk keuletan, kreatifitas yang beliau punya. Selalu memberikan yang terbaik untuk setiap pekerjaan yang dikerjakan. Dan keistiqomahan beliau dalam melakukan Qiyamu Lail (kapan saya bisa rajin sholat malam kayak beliau?) Kakak pertama saya, untuk manner, sikap, perilaku, kepatuhan terhadap bapak dan ibu yang luaaar biasa. Mungkin saya gak akan bisa sepatuh kayak kakak saya ini. Dia tidak pernah membantah, apalagi membentak dan marah-marah pada bapak dan ibuk, sopan dan baik terhadap semua orang. Idola para ibu-ibu dan anak-anak. Kakak kedua saya, untuk kecerdasan dan kebijaksanaan yang dia punya. Meskipun kadang keliatannya mbabes dan mbladus. Tapi di balik kembladusan  dia, sebenarnya tersirat kebijaksanaan. Saya tahu, dia punya pandangan dan pemikiran yang berbeda dengan kakak pertama saya, tetapi kakak kedua saya ini sangat menghormati kakak pertama. Keduanya, kakak-kakak saya ini menurut saya adalah orang sukses. Karena mereka bekerja di bidang yang mereka suka, mereka bermanfaat bagi banyak orang, mereka berkarya dan karya mereka di apresiasi banyak orang. Hobi mereka adalah pekerjaan mereka. Melakukan hobi tapi dapat bayaran. Ini yang mungkin belum saya capai, dan mereka adalah inspirasi saya untuk mencapainya. Bagi saya semua orang bisa menjadi inspirasi buat saya. Apalagi saya ini mudah kagum pada kelebihan dan kebaikan orang lain. Jadi, saya mudah mendapat banyak pelajaran dari orang lain.
  9. Apa hal terindah dan terburuk dalam hidup kamu? Hal terindah, ketika saya bersyukur. Ketika saya menyadari nikmat-nikmat yang Tuhan berikan pada saya. Bukannya saya mau sok spiritualis atau sok bijaksana loh yaa. Untuk hal terburuk, hmmm~ saya teringat kata-katanya Cak Nun (Emha Ainun Nadjib), “Tidak ada peristiwa buruk di dunia, yang ada adalah orang memaknainya atau tidak.” .Peristiwa buruk pasti pernah saya alami, tapi sedikit demi sedikit peristiwa-peristiwa yang pernah mengecewakan, saya berusaha untuk memaknainya.
  10. Bagaimana saat kamu menggunakan gaji pertama mu dan berapakah itu? Hehehe Lupa juga.
  11. Tuliskan kalimat yang paling sering kamu ucapkan saat orang lain bersedih. Tergantung kepada siapa saya mengucapkannya. Kalo pada sahabat saya biasanya, puk puk juminah, juminah selalu di hati. Hahahahaha. Tapi memang tergantung pada siapa saya berbicara, dan masalah apa yang sedang dia hadapi. Biasanya saya hanya mendengarkan saja, karena terkadang mereka lebih suka di dengarkan karena hanya didengar saja sudah cukup terhibur.

Terakhir, saya harus memilih 11 teman blog untuk diikutertakan dalam award ini. Agak susah sebenarnya, karena saya tidak yakin akan menemukan 11 orang. Buat teman-teman yang saya tunjuk, maaf ya kalau tidak berkenan 😀

  1. Raradee
  2. Hazmi Fuaddila
  3. Endah Wijayanti
  4. Dewi Indriyani
  5. ClassieVIP
  6. Sakuranoona
  7. Interest
  8. Mbak Fascha
  9. Mita
  10. Riana Adzkiya
  11. Teguh Puja

Untuk teman-teman di atas kalo masih bingug, ikutin apa yang dibawah ini,

  1. Post award ini ke blog kalian
  2. Sampaikan terimakasih kepada blogger yang mengenalkan award ini dan link back ke blognya
  3. Share 11 hal tentang diri anda
  4. Jawab 11 pertanyaan yang diberikan kepada anda
  5. Pilih 11 blogger lainnya dan berikan mereka 11 pertanyaan yang anda inginkan

Dan pertanyaan yang saya berikan untuk teman-teman di atas adalah :

  1. Sejak kapan kamu menulis blog?
  2. Apa yang kamu tulis di blog?
  3. Tempat favorit untuk mendapat inspirasi menulis?
  4. Siapa inspirasi kamu untuk menulis?
  5. Pernah dong terserang block writer? Apa yang kamu lakukan ketika terserang block writer?
  6. Buku atau film yang bisa kamu rekomendasikan.
  7. Tempat/Kota yang paling berkesan yang pernah di kunjungi
  8. Lagu favorit sepanjang masa. Dan ada cerita apa di balik lagu itu?
  9. Seseorang yang paling ingin kamu temui. Dan apa saja yang akan kamu lakukan ketika bertemu dengan dia.
  10. Ketika sedang stres, atau banyak pikiran apa yang akan kamu lakukan?
  11. Quote atau kutipan terfavorit dari tokoh terkenal atau dari buku atau dari film. Kenapa?

 

 

Tolong Jawab Pertanyaan Ini

Bagaimana menyukai sesuatu yang tidak menarik di mata (apalagi di hati)???

Gambar

Saudara-saudaraku sekalian, yang membaca pertanyaan ini tolong jangan di abaikan (hehehe serius banget). Yahh, kalau tidak keberatan, saya minta tolong di jawab. hehehe. Soalnya saya penasaran, bagaimana caranya menyukai sesuatu yang kita tidak tertarik…? Di jawab yahh??? Oke? Oke?? shy-cheetah-emoticon

Sekian aja deh. hehe

Polisi Preman, Swasta Birokrat, dan The Great Greatest Godfather!

Ada yang pernah di persulit dengan Birokrasi di negara ini? seperti cerita ini.
SAYA PERNAHH~!!!!

MATAMU

Adalah pada suatu ketika saya kebingungan luar biasa. Istri saya sms minta NIK yang ada di KTP buat ngurus balik nama akte tanah. Karena KTP selalu nylempit di dompet barulah saya menyadari kalau dompet saya tidak terdeteksi keberadaannya, alias hilang. Bagi rakyat sudra macam saya, kehilangan KTP berarti kehilangan separuh nyawa kewarganegaraan.

Lihat pos aslinya 1.239 kata lagi