Review Base Make Up: Etude House Glow On and Fix & Fix Primer Tone Up

Welcome back to my channel~wakakakaka. Sok-sokan jadi beauty vlogger  padahal cuma pecinta gratisan dan sampel.wakakakak XD .

Oke… oke… Sudah lama gak curhatin masalah kusmetik nih. Sampe sungkan saya kalo lama gak apdet. Karena pengunjung saya kebanyakan dari pencarian review kosmetik. Biar gak ngomongin drama korea mulu lah yah… Tapi malah ngomongin make up korea. 😛

Jadi, saat Face Blur hampir habis, saya mulai cari-cari base make up lain. Bukan, bukan karena Face Blur gak bagus, tapi saya mau coba base make up lainnya. Face Blur sepertinya uda mulai kuno, tergeser dengan produk-produk serupa. Secara di Korea perkembangan kosmetik cepat sekali. Cepet nonggol produk-produk baru yang pada menggiurkan semuanya. zbl.

Sebenarnya saya mau coba brand lain selain Etude House. Brand kosmetik di korea itu sama kayak orang jualan Bakso di Malang atau orang jualan Batagor di Bandung. Buuaaanyyyaaaakkkkk!!! Kalau belinya cuma brand-brand itu tok, penghinaan namanya. Tapi entah ujung-ujungnya yang terbeli Etude House lagi. hehe.

Kenapa saya setia sekali memakai base make up? Karena saya suka no make up look alias kayak-gak-pakai-make up-padahal-sebenarnya-pakai. wakakaka. Nah, kalau pakai pelembab/ cream pagi saja sebagai alas bedak, masih kurang hehe. Sedangkan kalau pakai BB cream atau foundation terlalu tebel, kurang natural gitu. Opsyen paling pas yah pakai base make up atau primer ini.

Mereka adalaaah…

Glow On dan Fix & Fix Prime Tone Up

Karena masih coba-coba saya beli yang sample dan share in jar dulu. Karena kalo beli yang full size takut gak cucok cyynn. Kan sayang… Untungnya di Malang, ada olshop yang jual share in jar, jadi bagi orang macem aing yang suka coba-coba, itu sesuatu yang berkah ukthi~

Glow On

BFA1B6D9B5E5C7CFBFECBDBA_B1DBB7CEBFEC_BFC2_BAA3C0CCBDBA_00003
Sumber

Pertama kali lihat produk ini saya langsung ngesir karena pekejingnya yang unyuk dan simple. Kedua, penasaran karena base make up ini teksturnya cair dan bening, tidak seperti base make up lainnya yang liquid kental berwarna.

Dari namanya memang produk ini akan menghasilkan dewy look yang lembab dan glowing. Terdapat dua varian: Hydra Base dan Oil Volume Base. Hydra Base (yang bening) berbahan dasar air cocok untuk kulit berminyak. Sedangkan Oil Volume Base (yang emas) berbahan dasar oil untuk kulit kering. Meskipun berbahan dasar minyak dan dewy look, produk ini bebas minyak , ini yang paling saya suka.

IMG-20170320-WA0008
Satu set sample dapat dua varian. Weeenaakk to?

First impression, saya langsung suka dengan look wajah saya. Bersih bening seger gimana gitu… Tipe-tipe wajah rajin sholat tahajud yang selalu terbasuh oleh air wudhu, padahal aslinya?!! wakakaka. Yaoloh fake banget. XD Karena teksturnya yang lebih encer seperti air dan oil, produk ini sangat ringan diwajah. Jadi ketika saya ingin pake BB cream atau cushion, memakai base make up ini seperti mengurangi “beban” diwajah saya. Kelebihan lainnya, memakai teratur produk ini bikin kulit saya halus. Beneran. Bukan kesan halus saat pemakaian yang kemudian akan hilang setelah dibersihkan. Tapi efek halusnya itu terasa setelah saya cuci muka. Saya juga kaget, padahal kan ini kosmetik bukan skin care, tapi koq bisa bikin wajah halus yah?

Kalau dipakai apa bedanya  Hydra Base dengan Oil Volume Base?

Hydra Base (bening) memberikan efek segar dan basah/ dewy, yah yang kayak wajah-wajah muslimah sholehah itu tadi.wkkw. Sedangkan yang Oil Volume Base (emas) lebih terlihat glowing. Kalau saya lebih suka yang emas, padahal kulit saya tipe kulit berminyak loh. Tapi saya ngrasa kalau pake yang emas itu wajah lebih lembab tapi tidak berminyak. Gara-gara Glow on ini, sekarang saya jadi lebih suka dewy look yang glowing dan kinclong, padahal sebelumnya saya sangat tergila-gila dengan anything about matte.

Sangking kesengsemnya pake Glow On ini saya sampe lupa ngecek kandungan SPF-nya. Bagi saya, base make up kalo bisa harus ada SPF-nya, karena saya gak suka pake BB cream atau cushion dan sebangsanya untuk sehari-hari. Setelah saya cek, saya lumayan kecewa karena produk ini tidak mengandung SPF. hiks. Jadi, jika anda lebih sering berada diluar ruangan dan ingin memakai produk ini pastikan pakai juga sunblock, BB cream, foundation atau cushion terlebih dahulu yah?

Kelebihan Glow On:

  1. Dewy Look
  2. Lembab tapi bebas minyak
  3. Ringan diwajah
  4. Mudah diaplikasikan
  5. Mudah menyerap
  6. Bikin kulit halus

Kekurangan Glow On:

  1. Tidak menggandung SPF
  2. Lumayan Mahal untuk harga sebuah based make up. hehe 😛

Fix & Fix Primer Tone Up

IMG-20170320-WA0003
Yang ini satu set sample dapat tiga varian. Harga satu set sample cuma 15rb. Cukup dipakai 2 minggu.. wkkk

Base make up yang ini ada 4 varian warna: Rose, Mint, Lavender dan Pore. Tapi sample yang dijual di olshop cuma dapat tiga warna (rose, mint, lavender) saja. Iyes, satu set sample dapat tiga warna. Oke bingits kan?? hehe.

Rose (pink), direkomendasikan untuk kulit pucat, agar terlihat lebih merona. Mint (hijau), cocok untuk kulit yang kemerah-merahan atau merah karena jerawat dan dapat membantu meng-cover bekas jerawat. Kulit saya tipe kulit yang kemerahan dan tidak berjerawat. Ketika pakai yang warna mint ini, memang tone kulit saya nampak clean n clear, resik nyenengke pokok e. Lavender (ungu), untuk kulit kusam yang akan mencerahkan skin tone seharian. Dari ketiga warna, yang paling tidak cocok dengan skin tone saya yang warna ungu ini. Karena terlihat puuuuuttiiiiihhhhh sekali, kayak lampu taman. Silau!

Yang pore saya gak bisa kasih review-nya karena belum coba.Tapi kayaknya sih, itu untuk masalah pori-pori besar dan untuk mengontrol sebum/ minyak.

Selain berfungsi sebagai primer atau base make up, bisa juga berfungsi sebagai color correcting atau skin care untuk meratakan warna kulit . Itu sebabnya ada begitu banyak varian warna. Jadi, ketiganya bisa dipakai sekaligus untuk memberikan skin tone yang sempurna dan flawless. Karena yang sempurna-sempurna itu tidak baik menurut saya (opo seh?!! wkk), jadi saya kurang suka ketika memakai ketiganya sebagai color correcting. Gak bagus juga hasilnya di wajah saya. hehe.

Yang ini ada SPF-nya, jadi mayan tenang jalan-jalan diluar meskipun tidak memakai sunblock atau BB cream. Tapi saya kurang suka karena tidak melembabkan. Harus dicampur dengan face oil dulu agar kulit saya tidak kering dan tidak terlihat cakey. Karena kalo pakai primer ini tok dan tidak dicampur sama face oil, gak bagus dikulit saya. Mungkin kondisi kulit orang beda-beda yah. Jika dikulit saya kering belum tentu di kulit orang lain juga kering.

Eh tapi base make up ini awet loh… Meskipun setelah dipakai wudhu tanpa harus touch up lagi memakai bedak, wajah saya masih terlihat seger dan bersih.

Kelebihan Fix & Fix Tone Up:

  1. Terdapat tiga varian warna yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan kulit
  2. Bisa untuk color correcting
  3. Mengandung SPF 33 PA++
  4. Awet

Kekurangan:

  1. Tidak melembabkan kulit
  2. Tekstur sedikit pekat, jadi gampang kering

Kesimpulannya, sejauh ini masih belum ada produk yang mengalahkan Face Blur dihati saya. Hahahaha. Kalo dua base make up ini, harus pake make up lain agar hasilnya bagus. Sedangkan tidak dengan Face Blur. Setelah memakai krim pagi, terus pakai Face Blur hasilnya sudah sangat memuaskan.

Btw, kalo ada yang mau sharing atau tanya-tanya monggo loh… Daripada kolom komentar dianggurin gitu, kesian kan?

Nitip Belanja Ke Korea

Ceritanya, adik sepupu saya awal bulan lalu ke Korea. Karena kita sama-sama penggemar kosmetik Korea, dua bulan sebelum keberangkatan, dia sudah woro-woro (mengumumkan) ke saya. Saya senang bukan main. Karena apa? Iyeess, karena saya bisa minta oleh-oleh dan sekalian nitip belanja kusmetik disana. Woahahahaha. Dia, jauh-jauh hari sudah menyuruh saya me-list barang apa saja yang mau dibeli. Selama Dua bulan tersebut saya sudah tabung-tabung duit biar bisa nitip banyak. hehehe.

Dua minggu berlalu, pulanglah si adik sepupu dari liburannya. Saya yang tidak sabar melihat barang-barang titipan langsung membobol masuk kamarnya dan membongkar kopernya! Gak ding. Gak segitunya. Hahahaha. Sambil mengobrak-abrik barang belanjaannya dan mencari barang titipan saya, si adik sepupun bercerita, betapa di Korea adalah surganya belanja kusmetik.

Menurut cerita dia, salah satu tempat murah untuk berbelanja kusmetik murah di Korea adalah Lotte Duty Free yang terletak di Kota Busan. Kusmetik disini harganya gila-gilaan murrraaah. Tapi belinya tidak boleh satu biji, minimal harus dua. Jadi sematjam sudah di satu paketkan gitu deehh. Seperti Bedak Skin Food Buckwhet Loose Powder yang saya nitip ini. Dua biji bedak harganya 10.000 won atau 10 USD. Kalau di kruskan ke rupiah harganya 65.000 an lah per-bijinya. Sedangkan saya beli di Indonesia harganya 95.000-125.000 rupiah. Nantik kapan-kapan saya kasih reviewnya (kalau tidak lupa dan malas hehe), karena bedak ini okeee bangeett cyynn… :-*

img-20161011-wa0036
Bedak Tabur dan Masker

Pun sama halnya dengan masker Skin Food Black Sugar Mask Wash ini. Disana dua biji harganya 10.000 won. Sedangkan kalau di Indonesia, harganya kurang lebih 130.000 rupiah per itemnya. Apalagi mask sheet-nya. Sebagai penggemar mask sheet, saya memang nitip beberapa mask sheet merk The Face Shop. Saya nitipnya dua atau tiga biji. Itupun sebelum berangkat si sepupu sudah saya wanti-wanti untuk beli yang lagi promo buy one get one, karena cerita dari temennya temen saya yang pernah ke Korea, mask sheet selalu ada promo beli satu dapat satu. Eehhhh gak taunya koq harganya lebih murah. Di Indonesia, saya biasanya beli mask sheet seharga 15.000-25.000 rupiah per-bijinya. Di Korea sono, beli satu paket mask sheet yang isinya dapat 100 biji  harganya cuma 36.000 won. Kalau 100 biji harganya 36.000 won, berarti satu biji harganya 360 won. Jika dikurskan ke rupiah 360 won itu cuma sekitar 3.700 rupiah saja! Coba Ngana banyangkan betapa murrraahhnyyaa! Tapi yaaah gitu, belinya harus 100 biji. Dan belinya harus ke Korea. huehuehuehue

img-20161011-wa0044
10 Biji Mask Sheet harganya cuma 37.000 rupiah. Di Indonesia cuma dapat 2. Mayan bisa buat stock. huehuehuehue

Selain nitip bedak, masker dan mask sheet, saya juga nitip eyebrow pencil dan tidak lupa lip tint doong. hehe. Untuk eyebrow pencil 4 biji harganya 12.000 won. Beda harnganya gak banyak jika beli di olshop Malang.  Tapi gak masyalah karena Eyebrow pencil The Face Shop ini jarang ada olshop Malang. Makanya saya beli langsung 4 biji. “Kenapa sih pensil alis saja harus pakai merk Korea juga? Emang di Indonesia gak ada yang jual yah?” Ada yang tanya seperti itu? Ngacung! Saya punya alasannya sodara-sodara. Kapan-kapanlah saya ceritakan. Hahahaha

img-20161011-wa0043
Salah satu make up wajib: Pinsil Alis

Terakhir, Lip tint!!! Barang yang selalu bisa bikin saya kalap dan selalu ada aja alasan untuk membelinya. huehuehue. Btw, saya dapat 4 Lip tint. hehe. Yang dua bayar sendiri, yang satu dapat dari oleh-oleh dan yang satunya lagi itu bukan punya saya tapi titipan temen saya hehehe. Waktu di suruh milih oleh-oleh antara maskara dan lip tint, saya milih lip tint, karena gak begitu suka pake maskara. Nitip lip tint-nya cukup dua saja karena kemarin sebelum nitip ke korea saya baru beli dua lip tint baru soalnya. hehehe. *Nyengir kuda*

20161025121603
Dari Kiri: Aritaum Lip Cover Tint- Tony Moly Delight Tint (dapat dari oleh-oleh)- A’pieu Lip Fluid- Aritaum Pudding Tint (titipan teman)

Ohya! Selain dapat oleh-oleh lip tint, saya juga dapat mie pedas Samyang (yang lagi ngetrend di instagram). Terus dapat juga Banana Uyu atau Susu rasa pisang. Susu yang selalu muncul di hampir semua drama korea. hahaha. Terus ada beberapa sample kosmetik, gantungan kunci, nyicipi snack tradisional korea dan permen yupi kecutnya Korea. Lumayan banyak. Itulah enaknya jadi orang pertama yang ikutan ngobrak-abrik barang bawaan dan oleh-oleh. Hahahaha

img-20161012-wa0003
Banana Milk. Tidak seperti susu di Indonesia yang milky (alias Eneg) bgt, Susu Korea rasanya agar hambar juga.

By the way…

Tidak hanya kusmetik saja yang harganya murah-murah kata adik sepupu saya. Baju-baju disana juga murah-murah, kalau belinya enggak di mall alias di kaki lima atau pasarlah. Ehh tapi meskipun belinya dipasar, tapi barangnya lucuk lucuk T_T. Adik saya beli seabrek baju, harganya rata-rata cuma 10.000-12.000 won. Yang hobi nonton drakor pasti pernah nyinyir kayak gini, “Katanya orang miskin. Tapi koq bajunya lucu-lucu sih? Masak mau tidur aja bajunya unyu gitu?” ya kan? ya kan? Dan sekarang terjawab sudah pertanyaan kalian gaes. Orang miskin di Korea bisa pake baju yang lucuk-lucuk karena emang harga baju  disana murah.

Kalian tau, meskipun disana harga kusmetik dan bajunya murah atau bisa dibilang sangat murah, justru harga makanannya yang mahal. Si adik sepupu saya cerita, masa dia beli nasi goreng dipinggir jalan, harganya 13.000 won?! Itupun rasanya hambar katanya. Wakakaka. Ramyeon atau mie instan cup yang beli di sematjam indomart gitu harganya 4.000 won. Toppokki, ciloknya korea yang tampilannya merah menggoda itu harganya 2.000-3.000 won. Sedangkan kalau kalian tau yah  Lip tint Toy Moly Delight Tint yang lagi nge-trend di Indonesia ini, di Korea sono 10.000 won dapat 5 biji maaakk! Coba Ngana bayangkan, harga nasi goreng 13.000 won sedangkan harga lipstik / lip tint, 2.500 won aja sudah dapat. Yang lebih lucu lagi, harga air mineralnya lebih mahal daripada Soju (minuman keras khas korea). Sebotol air mineral di sono harganya 3.000 won sedangkan Soju harganya cuma 1.500 won. Jika di Indonesia Ngopi dan ngretek adalah salah satu budaya. Di Korea minum minuman keras dan mabuk-mabukan juga sebuah budaya. Itulah sebabnya harga Soju lebih murah dibandingkan air putih.

Kenapa di Korea harga gincu lebih murah daripada sepiring nasi goreng? Sedangkan di Indonesia malah kebalikannya. Harga makananya lebih murah dibandingkan kebutuhan lainnya. Mungkin di Korea urusan tampang dan penampilan lebih penting kali yaahh… Sedangkan orang Indonesia urusan perut lebih penting, urusan tampang mah belakangan.

Saya bangga menjadi orang Indonesia meskipun memakai produk kosmetik Korea. hahaha.

Merdekaaaa!!!!

 

 

Wajah Mulus Tanpa Ribet : Face Blur VS Baby Choux

20160630091104
Face Blur dan (sample) Baby Choux

Mempunyai wajah mulus natural dan sehat adalah imipian jamak para wanita. Tapi tidak semua wanita ditakdirkan mempunyai wajah mulus natural, terutama ketika beranjak dewasa dan hormon sudah mulai ikut campur terhadap kondisi kulit wajah. Wajah mulai kelebihan minyak, kusam dan berjerawat. Selesai masalah dengan jerawat, giliran bekas jerawat seperti pola polkadot yang menghiasi kulit wajah. Huehuehue

Sebagian besar wanita akan melakukan apapun demi merawat kulit wajah mereka agar tetap sehat, dan kalau bisa yah mulus. Atau sebaliknya?? Hehe. Dijaman sekarang ini, dimana perawatan wajah menjadi kebutuhan dan ber-makeup adalah gaya hidup, tidak sulit membuat wajah yang semula, maaf, kurang enak dipandang menjadi cantik rupawan. Dari cara yang paling ribet seperti perawatan rutin atau cara instan dengan memakai make up.

Adalah high coverage, istilah per-makeup-an yang artinya menutupi dengan sempurna kekurangan pada kulit wajah. Dan untuk lebih menyempurnakan garis wajah , kita mengenal istilah teknik contouring highlighting. Dan TARAAAAA jadilah wajah kita before and after bisa beda banget. Pasti pernah lihat kan meme-meme bertajuk “before after” atau “The Power of makeup” ini??!!! wakakakaka

Agar wajah bisa ter-high coverage dengan sempurna, memerlukan banyak polesan seperti, prime / based, foundation, BB cream atau CC cream, concealer baru powder/ bedak. Saya adalah orang yang  tidak terlalu suka dengan makeup high coverage kecuali ada acara-acara tertentu. Selain alasan terlalu berat karena tumpuk-tumpuk, saya tidak terlalu terlalu cocok memakai BB cream dan foundation. Keduanya, kalau kita tidak pintar memilih warna yang cocok untuk kulit asli kita, jadinya gak bagus. Kalau warnanya terlalu gelap malah terlihat kusam, kalau warnanya terlalu putih sedangkan warna asli kulit kita syoklat misalnya, tone kita bisa jadi abu-abu. Duhh!! Belum lagi kalau luntur karena berkeringat atau terkena air selesai wudlu, terus foundation atau BB cream gak menyatu dengan kulit. Weeewww…!! Jadilah saya tetap nyaman hanya memakai krim pelembab dan bedak tabur sebagai makeup sehari-hari.

Kemudian pada suatu hari…

Semenjak saya mengenal produk-produk, ehem, Korea. Yang bermula dari Lip tint kemudian skin care dan masker, sekarang saya mulai mencoba-coba dengan kosmetik wajah. Awalnya, apalagi kalau bukan karena dapet sample gratis dan minta punyanya adik sepupu. Hehe. Sampai pada suatu hari saya mencoba memakai primer / base makeup yang namanya lucuk binggits, Face Blur.

Primer/ base adalah dasaran makeup yang katanya akan menentukan seberapa awet makeup kita. Primer/ base lebih ringan daripada BB cream atau foundation dan mudah meresap. Primer/ base pertama yang saya coba ya si face Blur dari Etude House ini. Dan saya syukaak. Hehe

Meskipun hanya Primer/ based, tapi cukup untuk memberikan tampilan yang lebih kinclong dan mulus (hahahaha) tanpa harus menggunakan foundation atau BB cream. Sukanya lagi dari Face Blur ini adalah sudah ada SPF 33 PA++, jadi tidak perlu memaki tirai atau sun block lagi. Ada tiga kelebihan utama dari Face Blur yang bisa dilihat di foto: Smoothing. Menghaluskan dan melembutkan. Yes, betul sekali! Wajah memang Nampak lebih halus setelah memakai ini. Seperti namanya Face Blur, menjadikan kulit wajah nampak halus seperti efek blur dalam foto. Pore Hidding. Menutupi pori-pori tanpa menyumbat, sehingga terlihat halus sempurna. Kulit wajah saya termasuk berpori-pori cukup besar. Dengan memakai face Blur ini, meskipun tidak sempurna menutupi pori-pori, paling tidak menyamarkan. Namanya juga Face Blur. Blur = samar-samar. Wakakaka…  Tone up. Artinya, mencerahkan tone satu tingkat lebih cerah sehingga wajah Nampak lebih putih dan cerah.

Karena merasa cocok memakainya, akhirnya saya mulai coba-coba primer / base yang lain. Masih dari Etude House, Baby Choux namanya. Karena waktu itu sudah beli Face Blur yang full size akhirnya saya beli Baby Choux yang sample terlebih dulu. Murah, cuma lima rebu doang. Hehe

Jika Face Blur hanya memiliki satu varian, Baby Choux memiliki tiga varian warna, Mint Choux, Berry Choux dan Peach Choux. Tapi hanya ada 2 warna yang dijual di olshop malang yaitu Mint Choux dan Berry Choux. Mint Choux, cocok untuk wajah merah-merah karena jerawat. Katanya yang Mint Choux ini kalau dipake, merah-merah jerawat bisa tidak terlihat. Dan cocok untuk semua kulit. Sedangkan Berry Choux cocok digunakan untuk kulit pucat dan punya masalah dengan mata panda. Karena kulit saya tidak merah-merah dan berjerawat akhirnya sama memilih yang Berry Choux. Selain itu juga ingin membuktikan apa benar bisa menyembunyikan mata panda.

Face Blur vs Baby Choux

Baby Choux warna Berry terlalu putih untuk kulit saya. Ketika dipakai, wajah saya jadi putiihh bangeeet. Nampak cerah sih iya, tapi muka saya jadi kaya rainbow cake, warna wajah sama leher beda dan ada kesenjangan disana. Wakakakaka… Tapi sukanya dari Baby Choux ini adalah hasilnya matte banget. Saya sangat suka dengan matte look. Dan Baby choux memberikan hasil matte yang bagus. Biasanya jam 10 pagi kulit wajah saya, terutama daerah T, sudah seperti kilang minyak. Tapi dengan memakai Baby Choux ini sampe jam 2 siang masih terlihat segar dan matte, yaahh sedikit berminyak sih, tapi gak parah. Selain itu, kemampuan coverage Baby Choux juga lebih bagus daripada Face Blur.  Dan ternyataa, si Baby Choux ini sangat sedikit menyamarkan mata panda saya yang terlalu mengerikan!

Sedangkan Face Blur tidak cukup bagus mengontrol minyak. Kalau ingin hasil yang matte, biasanya saya harus pake Zero Sebum Gell dulu agar wajah gak terlalu berminyak. Tetapi, yang saya suka dari Face Blur ini dibandingkan Baby Choux adalah tidak merubah tone wajah kita seperti Baby Choux, hanya mencerahkan saja. Dan juga ada efek meronanya kalo pake Face Blur, seperti pakai blush. Jadi semakin terlihat manis gituuu,.Ciyeeeeehh… XD.

Bagi kulit saya, memakai primer dan bedak sudah cukup (terlihat mulus). Mungkin ada teman-teman yang lain, hanya memakai primer saja tidak cukup untuk me-coverage, jadi harus pake foundation atau concealer atau yang lain. Itu sih tergantung kebutuhan masing-masing. Mungkin ada juga yang sudah sangat cukup polosan hanya memakai bedak atau bahkan nyaman-nyaman saja tidak pakai bedak atau apapun. Oohh itu gak masyalahhh…

Karena hidup nyaman dan tanpa ribet adalah hak segala bangsa.

Sample: Kalau Ada Yang Lebih Murah Kenapa Harus Beli Yang Mahal?

 

20160426170134
Sample yang saya peroleh dari dapet gratisan maupun beli 😀

Jika kamuh-kamuh penggemar skin care dan kosmetik korea, pasti kamuh familiar dengan foto diatas. Oh, masih ada yang belum tau itu benda apaan?  Yuk mari merapat, saya akan bercerita dan kasih kamuh-kamuh sekalian info, biar kalian terhibur. Aku baik kaaaaannn….? Kan? Kan? Kan?

Pada suatu hari ada sebuah negara yang rakyatnya suka berdandan dan merawat kulit. Penampilan fisik merupakan sesuatu yang penting bagi mereka. Tidak hanya kaum perempuan yang peduli merawat kecantikan kulit, namun kaum laki-laki di negara ini juga sangat peduli terhadap kulit wajah mereka. Begitu pedulinya rakyat terhadap kesehatan dan penampilan fisik, melahirkan ahli-ahli kosmetik yang kreatif dan canggih. Dan begitu konsumtifnya mereka terhadap produk kecantikan, membuat insting-insting pebisnis negara ini membangun perusahaan-perusahaan besar yang siap memproduksi produk perawatan dan kecantikan yang dibutuhkan rakyatnya. Dan walaaaa, dewasa ini banyak sekali produsen kosmetik dan skin care yang menjamur di negara ini. Semua saling bersaing menggaet konsumen dengan berbagai macam cara: mempercantik dan memperlucu packaging atau kemasan sampai menciptakan skin care dari bahan unik, salah satunya lendir siput yang katanya alami dan pastinya aman bagi kulit. Namun, ada satu temuan mereka yang begitu luhur demi kemaslahatan umat bersama yaitu dengan menciptakan SAMPLE GRATIS.Hahahahaha

Dengan jumlah penduduk yang tidak terlalu banyak sedangkan produsen kosmetik yang sangat menjamur, pantaslah bagi mereka memberikan sample gratis untuk menggaet para pelanggan. Sample gratis ini diberikan kepada konsumen untuk mereka mencoba dan merasakan hasilnya kemudian menarik konsumen dengan membeli produk tersebut.

Emejingnya, sample gratis ini tidak hanya tersedia berupa perawatan umum seperti krim atau serum saja tapi banyak sekali mulai dari, sabun pembersih, toner, masker, krim mata, bedak, BB krim, foundation, krim tangan, bahkan Lip Tint juga ada sample-nya juga loohh!! Jika di Indonesia umunya tahapan merawat kulit dimulai dari membersihkan wajah pakai sabun kemudian lanjut pakai toner terus krim (pagi atau malam) dan mungkin ada yang pakai serum kalau ada yang punya—tapi itu jarang sekali. Tahapan perawatan kulit sehari-hari di korea sangaaatt panjang. Ada cleanser- toner-emulsion- essence – serum-krim- lotion-krim mata-sleeping pack (masker tidur). Itu masih perawatan wajah, belum kosmetiknya, seperti, gel pengontrol minyak– primer- BB krim- bedak atau yang lagi ngetrend saat ini adalah Cushion. Dan itu semua ada samplenya! So emejing kan?? Ini masih belum paket travel kit yang dijual dengan isi yang lebih sedikit dan harga yang lebih murah. Ada juga yang namanya special gift yang biasanya sebagi bonus tambahan. Belum lagi bonus-bonus yang lain seperti kalau beli cushion dapat refillnya, beli sabun pembersih bonus sponge, mask sheet yang  selalu ada promo beli satu gratis satu dan masih banyak lagi promo-promo yang bikin ngiler. By the way,  Ada yang berencana vacasyiong ke Korea? Saya nitip doooongg… Atau sebagai oleh-oleh juga boleh. *wink*

Sample-sample ini kalau di Korea diberikan secara gratis, tapi di luar kore seperti Indonesia dan banyak negara lainnya dijual belikan, bahkan ada olshop yang menjualnya secara grosir maupun eceran. Menurut saya, sample sangat berguna ketika kita tergoda pada suatu produk namun ragu jika harus membeli full size-nya. Iya nanti kalau cocok, kalau wajah jadi mruntus-mruntus kan bisa mubazir dan sakit hati jika sudah terlanjur beli kemasan besarnya.

 

 

20160229180733
Coba cari tulisan “Not Foe Sale”. hahaha 😀

Kalaupun memang cocok dengan salah satu produk dan gak punya duit jika harus beli yang full size— karena memang skin care korea lumayan mahal bagi saya, membeli sample-sample ini adalah alternatif lain yang lebih ekonomis. Jika beli krimnya saja, misalnya, kita harus mengeluarkan duit sampe 300ribu. Dengan membeli 10 sample dengan harga perbijinya 5ribu, kita hanya mengeluarkan budget sebesar 50ribu saja. Ekonomis banget kan??? Contohnya, saya lagi suka banget sama krim mata merk mahal punyanya Sulwhasoo, karena memang efektif mengurangi mata panda saya yang menggerikan. Samplenya saya beli 15ribu per-bijinya, sedangkan dua sample cukup dipakai sampai satu bulan dengan pemakaian setiap hari. Jadi, sebulan hanya keluar duit 30ribu kan? Coba Ngana bayangkan kalau beli full size-nya, saya harus merogoh kocek sebesar 1jt hanya untuk krim mata!! Hiiiiih…! Harganya saja lebih mengerikan daripada mata panda saya.

Jika kamuh-kamuh mau dapat sample gratis, gak perlu belanja langsung ke Korea, sista. Di Indonesia ada juga yang memberikan secara gratis. Biasanya sista-sista yang suka belanja online, kosmetik dan skin care korea, mereka akan mendapatkan sample gratis sebagai bonus. Dan saya sudah sering dapat sample gratis dari olshop yang saya beli. Yang pernah saya dapat bermacam-macam mulai dari krim, serum, lotion, emulsiom, cleanser sampai BB krim. Tidak semua sample yang saya dapatkan cocok di kulit saya. Ada beberapa yang bikin kulit saya mruntus-mruntus. Jika seperti itu biasanya saya hentikan pemakaiannya, terus saya pakai buat hand body. Wakakakaka…

20160229123104
Sample krim mata sampai lip tint juga ada

Namanya juga sample, selucuk apapun kemasan sachetnya, yah tetap sachet yang ribet jika sudah dibuka. Ngambilnya harus dipencet, kalau kebanyakan gak bisa dibalikin. Kalau mau dibawa kemana-mana juga tidak  praktis dan rawan mbleber. Biasanya,saya sih tarus isi sample tersebut kedalam Jar kecil khusus make up. Seperti ini:

20160229181246

Saya memang sedang tergila-gila dengan skin care dan kosmetik korea karena hasilnya yang terlihat natural, gak menor, dan rasanya gak berat dikulit. Saya memang tidak terlalu suka dengan make up yang high coverage kecuali kalau ada acara-acara tertentu. Selain alasan ke-alamian dan aman bagi kulit karena tanpa merkuri, tanpa paraben yang sudah saja jelaskan di review mask sheet kemarin, alasan lain adalah yaa karena mereka jual sample dengan harga murah dan mudah didapatkan. hahahaha. Saya mah orangnya realistis cyyn…

Saya masih menunggu produk  perawatan wajah lokal nantinya akan sekeren produk Korea. Karena jujur, saya tidak pernah menemukan produk perawatan wajah yang dijual dipasaran cocok dan memberikan hasil yang nyata di wajah saya. Kebanyakan perawatan wajah di Indonesia adalah produk-produk pemutih/ whitening, tapi entah kenapa gak bikin saya putih malah jerawatan. Hahahaha… Dan nantinya jika produk perawatan wajah di Indonesia sudah sekeren Korea, saya tidak berharap produsen kosmetik mengikuti langkah mereka dalam mencipatakan sample gratis. Karena apa? Karena jika itu terjadi di negeri tercinta kita ini, yang ada rakyatnya minta sample gratis terus tanpa beli produk yang berbayar. hahahaha. 😛

Iya gak sih? Iya kan? Kamu enggak??! Aku mah gitu orangnya…. XD

Review: Whitening & Brightening Mask Sheet

20160213165728
Dari Kiri Ke Kanan: SecretKey Gung Solution, SNP ANimal Mask, ET Korean Strawberry, ET Pearl, SecretKey STE Mask Sheet

Haii… Haiii…. Haiiii…

Saya hari ini lagi kepingin me-riview skin care nih… hehe. Ini sebenarnya blog apa sih?? Sematjam gak jelas gitu kan konsepnya..? Kadang curhat, kadang review drama korea, eh sekarang mau sok-sokan jadi beauty blogger. Hahahaha… Ya udalah maklumin aja.  Saya memang sudah random sejak dalam kandungan. Huehehe.

Setelah lipstick dan lip tint, sekarang saya lagi gila masker. Hehe. Masih juga begitu penasaran dengan produk dari negegri gingseng. Iya, penasaran, makanya semua masker pengen dicobain semua. Kurang lebih 11 macam masker yang sudah saya coba pakai. Dari sebelas itu bisa saya bagi dua macam: Whitening/ Brightening Mask sheet dan Moisturizing/ Hydrant Mask sheet.

Episode kali ini yang akan saya review adalah Masker yang mencerahkan atau Whitening/Brightening Mask sheet. Kalau saya review semua sekaligus, takutnya yang baca nanti kekenyangan dan sakit perut. Hehe.

Well, sedari dulu saya memang suka banget pake masker-masker gitu. Mulai dari masker yang bikin sendiri sampai masker beli jadi tinggal pakai. Karena semakin hari hidup saya semakin tidak simple dan saya terlalu lelah jika harus memakai masker ribet, maka yang simple-simpel menjadi pilihan saya dalam bermasker ria. Dia adalah Mask sheet, masker sekali pakai berupa lembaran/ sheet yang sudah direndam dengan essence atau formula cair yang mengandung berbagai macam manfaat.

Kenapa saya suka produk-produk Skin Care dan Kosmetik Made in Korea?

Karena produsen kosmetik di korea sangat banyak. Dan mereka semua berlomba-lomba menciptakan produk skin care atau make up yang se-natural dan seaman mungkin bagi kulit. Produsen kosmetik korea semakin hari semakin canggih dalam menciptakan skin care dan kosmetik yang aman. Banyak dari mereka yang sudah meninggalkan bahan-bahan berbahaya dan adiktif seperti alkohol, paraben, mineral oil, bebas pewarna, bahkan bebas minyak hewani!

Harga dan belinya dimana?

Biasanya saya beli masker ini di olshop. Di Malang ada banyak olshop Korean make up trusted dan sudah jadi langganan. Seperti :@koreanmakeupmalang, @beautylicious_korea dan @coccicosme. Harganya tergantung merk, bekisar 20-43rb per sheetnya. FYI, harga di olshop lebih murah loh daripada di konter aslinya. Bisa selisih 6-10ribu. Woww!!

Bagaimana cara pakai si Mask sheet ini?

Pertama dan wajib cuci wajah dengan sabun wajah. Setelah itu pakai toner. Pakai toner sunah yah, boleh dilakukan, tidak juga tidak apa-apa. Setelah itu keluarkan masker dari kemasannya, dan tempelkan di wajah selama 15-20 menit. Saya sih biasanya sampai 30 menit. Setelah selesai, pijat wajah sampai essence menyerap sempurna kedalam kulit. Kemudian langsung buang? JANGAN! Berikut saya beri tips unik menggelitik ala Mora. Hahaha

Tips Unik Menggelitik

Mask sheet biasanya berbentuk cair atau liquid. Setiap kemasan selalu ada sisa essence yang tertinggal. Sisa essence ini sayang banget kalau dibuang dan masih bisa gunakan lagi. Pertama, sediakan Jar / wadah kecil khusus make up, atau tempat sisa krim yang sudah tidak terpakai juga bisa. Simpan sisa essence ke Jar tersebut dan simpan dalam keadaan tertutup. Sisa essence ini bisa digunakan lagi setiap hari. Biasanya saya pakai setiap sore hari sampai sisa essence-nya habis. Jika sisa essence-nya banyak, bisa dipakai sampai lima hari kedepan looh..! Sedangkan Sheet atau lembaran yang sudah dipakai maskeran selama 20 menit itu biasanya masih ada sisa essence juga dan sayang kalau langsung di buang begitu saja. Tips dari saya, peras lembaran masker yang sudah selesai di gunakan ke atas tangan atau kaki, dan pakai sebagai handbody. Lumayan kan bisa handbody-an dengan essence pencerah yang harganya hampir sama dengan handbody satu botol???! Wakakakaka

Hasilnya bagaimana?

Ada 6 masker pencerah yang saya sudah saya coba. Mereka adalah:

  1. Etude House I Need You Mask sheet Pearl (Bright Complexion)

Terbuat dari ekstrak mutiara yang penuh dengan amino dan mineral, yang mencerahkan kulit kusam sehinnga wajah bersinar cerah seutuhnya. Keterangan di belakang kemasannya seperti itu. Apakah benar?

Mencerahkan kulit kusam: Yes

Wajah bersinar cerah : Yes

Terlihat putih : Yes

Terlihat bersih : Yes

  1. Etude Hose I Need You Mask sheet Korean Strawberry (Skin Brightening)

Terbuat dari ekstrak buah stoberi korea yang mencerahkan kulit kusam sehingga wajah menjadi bersinar cerah

Mencerahkan kulit kusam: tidak terlalu

Wajah bersinar cerah : biasa saja

Terlihat putih : biasa saja

Terlihat bersih : Yes

Semua mask sheet-nya Etude House yang paling saya sukai adalah ketika dipakai ada kesan dingin dan segar. Wanginya juga seger gak bikin enek. Dan sisa essence-nya banyak. hahahaha

  1. SecretKey Starting Treatment Essential Mask

Masker dengan 7 macam keajaiban perubahan kulit: anti kerut, memutihkan, meratakan warna kulit, elastis, menghaluskan, melembabkan, menghilangkan sebum. 7 Free System: Free paraben, free pigmented, free fragrance, free alcohol, free animal oil, free mineral oil, free benzopheone. Kandungan secretKey versi treatment essence dibandingkan dengan Brand lain versi Treatment Essence seperti SK II, secretKey jauh lebih unggul dalam hal keamanan, komposisi dan dengan KDFA approve (KDFA sama dengan BPOM, hanya saja ini adalah BPOM Korea).

Hasilnya, wajah memang tampak lebih putih dari sebelumnya, lebih bersih dan lebih kencang. Tapi menurut saya putihnya berlebihan. Mungkin masker ini cocok bagi mereka yang wajahnya kusam maksimal. Kalau wajanya sudah putih tapi kusam, tidak saya sarankan pakai masker ini. Tapi jika kamu punya warna kulit yang tidak merata, saya rekomendasikan masker ini.

  1. SecretKey Gung Solution Doctor’s Brightening

Masker dengan Vitamin C dosis tinggi. masker lembut yang menyegarkan, memutihkan, mencerahkan kulit yang gelap dan tidak rata dari dalam.

Sama seperti masker brightening lainnya, masker ini juga memberikan efek mencerahkan dan memutihkan wajah kusam. Tapi menurutku masker ini lebih memberikan efek mencerakan daripada memutihkan. Beda sama SecretKey STE yang efeknya benar-benar langsung terlihat putih.

5. NSP Amimal Whitening Mask – Panda

Masker ini adalah  masker karakter tapi yang ini bergambar panda. tidak terlalu banyak keterangan tentang masker ini. tapi katanya Whitening Mask Sheet. Hasilnya? Tidak terlalu memuaskan. Tapi setidak memuaskan produk korea mereka masih memberikan efek halus di kulit

6. The Face Shop Character Mask Frist Milk Nourishing – Cow

20160320132310
The Face Shop Character Mask – Cow

Seperti namanya, masker ini berbeda dengan mask sheet lainnya. Jika mask sheet lainnya berupa selembaran kertas putih, masker ini berkarakter hewan. Yang saya coba adalah Cow, jadi maskernya bergambar sapi. Lucuk banget kan??

Masker karakter yang mencerahkan dan mengencangkan wajah, membuat kulit menjadi cerah dan elastis. Membuat kulit tampak lebih muda, dengan nutrisi kolostrum. Teruji secara dermatologis dan tidak mengandung 6 formula additives.

Dari keenam masker yang saya sebutkan, yang paling favorit adalah the face shop ini. Wajah Nampak lebih cerah iya, lebih terkesan lebih bersih saja daripada putih (dan saya suka), dan yang paling terasa perbedaannya, setelah memakai masker ini pipi saya agak sedikit lebih tirus. Wakakakaka… sayangnya sisa essence-nya cuma sedikit banget. Saya harus memeras dari sheet-nya jika ingin dapat sisa essence-nya. Hahahaha…

Repurchse?

Apakah saya ingin membeli kembali masker-masker diatas? Selama ada duit pastinya. Hahahaha. Tapi tidak dengan Etude House yang Stroberi dan NSP Animal Mask itu. Entah saya kurang puas saja dengan hasilnya.

Sekian review panjang lebar dari saya. hehe. Semoga review saya tidak bikin kekenyangan sampai sakit perut. Dan tunggu review masker selanjutnya di episode mendatang. hahahaha